Pola Komunikasi Pengguna Media Sosial dalam Perilaku People Pleasing terhadap Ekspektasi Sosial

Isi Artikel Utama

Apriyani Anggraeni
Riris Loisa
Lydia Irena

Abstrak

The development of technology and social media encourages users to adjust their communication patterns to gain social acceptance, which in turn gives rise to the phenomenon of people pleasing in the digital space. This study examines the communication patterns of Instagram users in meeting social expectations, particularly through the phenomenon of people-pleasing, from the perspective of Erving Goffman's dramaturgy. Social media, especially Instagram, is used by users to project a more perfect self-image as part of impression management, while their true identities are more often displayed in private spaces. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method through in-depth interviews, observation of informants' Instagram accounts, and documentation. The results show that pressure from the social environment influences how a person communicates, selects content, edits posts, and chooses language to gain recognition from others. The phenomenon of people-pleasing emerges as a way to maintain a positive image and elicit responses from the audience through various channels such as stories, comments, and direct messages. The research findings also indicate that users utilize the DM feature as a place for more authentic interactions, while public posts become a "front stage" for presenting an ideal version of themselves. This research helps understand how social expectations shape communication in the digital world and emphasizes the importance of honest and balanced interactions.


Perkembangan teknologi dan media sosial mendorong pengguna untuk menyesuaikan pola komunikasinya demi memperoleh penerimaan sosial, yang kemudian memunculkan fenomena people pleasing di ruang digital. Penelitian ini membahas pola komunikasi pengguna Instagram dalam berkomunikasi untuk memenuhi harapan sosial, khususnya melalui fenomena people pleasing, dilihat dari sudut pandang dramaturgi Erving Goffman. Media sosial, terutama Instagram, digunakan oleh pengguna untuk menunjukkan gambaran diri yang lebih sempurna sebagai bagian dari pengelolaan kesan, sementara identitas sebenarnya lebih sering ditampilkan di area pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi melalui wawancara mendalam, pengamatan akun Instagram informan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan dari lingkungan sosial memengaruhi cara seseorang berkomunikasi, memilih konten, mengedit unggahan, serta memilih bahasa untuk memperoleh pengakuan dari orang lain. Fenomena people pleasing muncul sebagai cara untuk mempertahankan citra positif dan memancing respons dari audiens melalui berbagai saluran seperti story, komentar, dan pesan langsung. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pengguna memanfaatkan fitur DM sebagai tempat interaksi yang lebih autentik, sementara unggahan publik menjadi tempat "panggung depan" untuk menampilkan versi diri yang ideal. Penelitian ini membantu memahami bagaimana harapan sosial membentuk komunikasi di dunia digital dan menekankan pentingnya interaksi yang jujur serta seimbang.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Anggraeni, A., Loisa, R., & Irena, L. (2026). Pola Komunikasi Pengguna Media Sosial dalam Perilaku People Pleasing terhadap Ekspektasi Sosial. Koneksi, 10(1), 106–115. https://doi.org/10.24912/kn.v10i1.36378
Bagian
Articles
Biografi Penulis

Apriyani Anggraeni, Universitas Tarumanagara

Fikom Untar

Riris Loisa, Universitas Tarumanagara

Fikom Untar

Lydia Irena, Universitas Tarumanagara

Fikom Untar

Referensi

Abdussamad, Z. (2022). Buku Metode Penelitian Kualitatif. 8793. https://repository.ung.ac.id/karyailmiah/show/8793/buku-metode-penelitian-kualitati.html

Andi Asari, -, Efa Rubawati Syaifuddin, -, Nurfitria Ningsi, -, Sudianto, -, Hana Diana Maria, -, Iwan Adhicandra, -, Rini Nuraini, -, Achmad Baijuri, -, Adie Pamungkas, -, Firdan Gusmara Kusumah, -, Genik Puji Yuhanda, -, & Sudaru Murti, -. (2023). Komunikasi Digital. Komunikasi Digital, 40–53. https://www.researchgate.net/publication/374912819_KOMUNIKASI_DIGITAL

Digital 2025 - We Are Social Indonesia. (2025). https://wearesocial.com/id/blog/2025/02/digital-2025/

Luky, A., Amin, S., Ilmu, P., Sosial, P., Tarbiyah, I., & Keguruan, D. (2022). Analisis Self-Presenting Dalam Teori Dramaturgi Erving Goffman Pada Tampilan Instagram Mahasiswa. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 173–187. https://doi.org/10.18860/DSJPIPS.V1I2.1619

Mazaya, N. N., & Suliswaningsih, S. (2023). Perancangan Ui/Ux Aplikasi “Dengerin” Berbasis Mobile Menggunakan Metode Design Thinking. Komputa : Jurnal Ilmiah Komputer Dan Informatika, 12(2), 39–49. https://doi.org/10.34010/KOMPUTA.V12I2.10157

Mochamad Nashrullah, O., Okvi Maharani, Sp., Abdul Rohman, Sp., Eni Fariyatul Fahyuni, Sp., Nurdyansyah, I., & Sri Untari MPd, R. (2023). Metodologi Penelitian Pendidikan (Prosedur Penelitian, Subyek Penelitian, dan Pengembangan Teknik Pengumpulan Data) Diterbitkan oleh UMSIDA PRESS.

Nisa;, F. R. Z. A. T. (2024). Hubungan Self Boundaries Terhadap Perilaku People Pleaser Pada Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Islam Di Uin Raden Mas Said Surakarta. //fud2.uinsaid.ac.id/akasia/index.php?p=show_detail&id=12572&keywords=

Nissi, K., & Azeharie, S. (2022). Dramaturgi pada Serial Korea True Beauty. Koneksi, 6(2), 440–448. https://doi.org/10.24912/KN.V6I2.15825

Nurrisa, F., & Hermina, D. (2025). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian: Strategi, Tahapan, dan Analisis Data. 02, 793–800.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Sulistyawati. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. Https://Www.Scribd.Com/Document/728395084/Buku-Ajar-Metode-Penelitian-Kualitatif-Sulistyawati.

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami Sumber Data Penelitian : Primer, Sekunder, Dan Tersier. Edu Research, 5(3), 110–116. https://doi.org/10.47827/JER.V5I3.238

Valentino, K., & Hendrawan, D. (2025). Tinjauan Sistematis: Gambaran Quarter-life Crisis, Dampak, serta Faktor-faktor yang Memengaruhinya. Buletin Psikologi, 33(1), 26 — 47. https://doi.org/10.22146/BULETINPSIKOLOGI.98848

Wibowo, G., & Soraya, I. (2023). Dramaturgi Dalam Membentuk Persentasi Diri Presenter. Jurnal Komunikasi, 14(1), 59–72. https://doi.org/10.31294/jkom.v14i1.14650

Widyaputri, N., Suwu, E. A. A., & Tumiwa, J. (2022). Analisis Pemanfaatan Aplikasi Instagram Dalam Pemasaran Bisnis Online Shop Di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Society, 2(2). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jurnalilmiahsociety/article/view/41776

Wulandari, T., Sari, D. P., & Nasution, A. R. (2024). Deskripsi Mendalam untuk Memastikan Keteralihan Temuan Penelitian Kualitatif. Jurnal Literasiologi, 11(2). https://doi.org/10.47783/LITERASIOLOGI.V11I2.674

Yuliana, M. E., Wahyu, D., Arini, W., & Renjani, I. A. (2025). Analisis Instagram terhadap Gaya Hidup dan Pola Komunikasi pada Remaja Karang Taruna Cempaka Putih, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 6(1), 128–138. https://doi.org/10.35870/JIMIK.V6I1.1129

Zalika, F. R., & Nisa, A. T. (2024). The Relationship between Self Boundaries and People Pleaser Behavior in Islamic Guidance and Counseling Students at UIN Raden Mas Said Surakarta/Hubungan Self Boundaries Terhadap Perilaku People Pleaser Pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam di UIN Raden Mas Said Surakarta. Al-Hiwar Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah, 12(2), 15–25.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.