Karakteristik Populisme Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) dalam Postingan Instagram 27 Mei 2018 – 27 Juni 2018

Moses Stephen Pandu, Diah Ayu Candraningrum
| Abstract views: 141 | views: 87

Abstract

Populism is a phenomenon of political communication that can be a political strategy for politicians who want to represent themselves. In the campaign period for the Election of West Java Governor Ridwan Kamil as a candidate for governor used a populist strategy to gain political support from the people of West Java. Populism strategy is very important in democracy, the characteristics of Ridwan Kamil's populism can be found in the form of Instagram posts, starting from May 27, 2018 - June 27, 2018 during the campaign period of the West Java Governor General Ridwan Kamil giving Instagram posts that match 9 characteristics of polulism. To find out the characteristics of Ridwan Kamil's populism on Instagram using data collection methods by taking interview data from Mr. Khalid Zabidi, a Golkar Party cadre, Ridwan Kamil's Instagram direct observation, literature study to support research and document studies.

Populisme merupakan fenomena komunikasi politik yang dapat menjadi strategi politik bagi politikus yang ingin merepresentasikan dirinya. Dalam masa kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai calon gubernur menggunakan strategi populis untuk mendapatkan dukungan politik dari masyarakat Jawa Barat. Strategi populisme sangat penting dalam demokrasi, karakteristik populisme Ridwan Kamil bisa di temui dalam bentuk postingan Instagram,Terhitung dari 27 Mei 2018 – 27 Juni 2018 saat masa kampanye Pemilihan Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan postingan Instagram yang sesuai dengan 9 karakteristik polulisme. Untuk mengetahui karakteristik populisme Ridwan Kamil di Instagram menggunakan cara pengumpulan data dengan mengambil data wawancara Bapak Khalid Zabidi Kader Partai Golkar, observasi langsung Instagram Ridwan Kamil, studi pustaka untuk mendukung penelitian dan studi dokumen.

Keywords

political communication; populism; ridwan kamil

Full Text:

PDF

References

Adian, Donny Gahral. (2016). Pengantar Fenomenologi. Depok: Koekoesan.

Agustinova, Danu Eko. (2015). Memahami Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik . Yogyakarta: Calpulis.

Arikunto, Suharsimi. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Citra.

Gunawan, Imam (2013) Metode Penelitian Kualitatif. Jurnal Universitas Negri Malang. Terarsip di:

http://fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/3_Metpen- Kualitatif.pdf

Manzilati, Asfi. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma, MetodedanAplikasi. Malang: UB Press.

Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif: Cetakan ketigapuluhdelapan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Paramita, Sinta (2014) Komunikasi Politik dan Demokrasi Etnis Tionghoa Dalam Pemilu 2014. Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya Malang

Rahma, Anisa Nur Nia (2019). Pasang Surut Populisme: Satu Dekade Populisme Basyir Ahmad di Pekalongan. Yogyakarta: PolGov

Widodo. (2017). Metodologi Penelitian Populer dan Praktis. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.