Pesan Propaganda Rasisme Film “8 Mile”

Nathan Tjhai, Sinta Paramita
| Abstract views: 19 | views: 9

Abstract

Racism is used to define people based on perceptions of physical differences that imply genetic differences. Racism has become a social and cultural fact and this can be used to justify policies and discrimination and affect the lives of both the majority and minority races. This study uses Charles's theory, where this theory is famous for its triangles of meaning, namely signs, objects and interpretan to study the film "8 Mile". This research uses qualitative research methods and uses Charles Sanders Peirce's semiotic analysis. Propaganda has the meaning of a doctrine or act of a person or group of people spread through words, sounds, advertisements, commercials, music, pictures, and other symbols. Propaganda and Racism can be explained in the film "8 Mile". There are 24 scenes that can explain the author felt the existence of a strong racism and films that made Western propaganda for the world.

 

Rasisme digunakan untuk mendefinisikan orang berdasarkan persepsi perbedaan fisik yang menyiratkan perbedaan genetik. Rasisme telah menjadi fakta sosial dan budaya dan hal ini dapat digunakan untuk membenarkan kebijakan dan diskriminasi dan mempengaruhi kehidupan, baik ras mayoritas maupun ras minoritas. Penelitian ini menggunakan teori Charles, di mana teori ini terkenal dengan segitiga maknanya yaitu atas tanda (sign), objek

(object), dan intrepretan (interpretant) untuk mengkaji film 8 Mile”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Propaganda memiliki arti suatu doktrin atau tindakan seseorang atau sekelompok orang yang disebarkan melalui kata-kata, suara, iklan, komersial, music, gambar, dan simbol-simbol lainnya. Dalam Propaganda dan Rasisme dapat dijelaskan dalam film “8 Mile”. Terdapat 24 adegan yang dapat menjelaskan penulis merasakan adanya Rasisme yang kuat dan film yang dijadikan propaganda orang barat untuk dunia.

Keywords

Racism; Propaganda; Film; Rasisme

Full Text:

PDF

References

Biagi, Shirley. (2010). Media/Impact: An Introduction to Mass Media, 9th. Penerjemah Mochammad Irfan dan Wulung Wira M. 2010. Jakarta: Salemba Humanika.

Chaniago, Aileen., & Paramita, Sinta. (2017). Representasi Identitas Tomboy Dalam Film Inside Out. Semiotika, Vol. 11 No. 2.https://journal.ubm.ac.id/index.php/semiotika/article/view/1169/1015

Hidayat, Deddy Nur. (2012). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Rajawali Pers.

Rossian, Widyanilam., & Loisa, Riris. (2019). Analisis Gaya Komunikasi Kepemimpinan Kharismatik (Kepemimpinan Dewa Osiris dalam film “God of Egypt”). Koneksi, Vol. 3 No. 1. Juli 2019.https://journal.untar.ac.id/index.php/koneksi/article/view/6150/4210

Sobur, Alex. (2004). Semiotika Komunikasi, Ed. 2. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2009). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: AlfaBeta.

Tinarbuko, Sumbo. (2008). Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta: Jalasutra.

Wibowo, Indiwan SetoWahyu. (2011). Semiotika Komunikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.