Representasi Femininitas Pada Tokoh Juno dalam Film “Kucumbu Tubuh Indahku” (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Theo Triansa Wijaya, Gregorius Genep Sukendro
| Abstract views: 131 | views: 135

Abstract

Film is one of the most influential and massive mass communication media. The film "Kucumbu Tubuh Indahku" is one of the films that has this influence. This film tells the story of the life journey of a professional dancer and choreographer in Indonesia, Rianto. In this film, Rianto is told as Juno, an orphaned boy who has a sad and violent life journey, so as to melt the feminine and masculine characters that exist in his body. This research is a qualitative descriptive study with a semiotic approach, one of which is Roland Barthes' semiotics. The purpose of this research is to find out and show how and what are the signs, meanings of the results of the representation of femininity in the character Juno in the film "Kucumbu Tubuh Indahku". There are several theories that the author uses in this research, namely, the theory of film as mass communication, mass media, representation, Roland Barthes' semiotics, and Simone de Beauvoir's main theory of femininity. Based on the results of the analysis and findings made by the author about the representation of femininity in the character Juno in the film "Kucumbu Body Indahku". Juno's character can be said to be a man who tends to be feminine and less masculine, according to the description of Simone de Beauvoir's femininity characteristics, namely, cowardice, caring, emotional, multitasking, kind, patient, obedient, loves beauty and shy. But that doesn't matter, because these characters tend to be positive.

Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang paling berpengaruh dan masif. Film “Kucumbu Tubuh Indahku” salah satu film yang memiliki pengaruh tersebut.. Film ini menceritakan alur perjalanan hidup seorang penari dan koreografer profesional di Indonesia, Rianto. Dalam film ini, Rianto diceritakan sebagai Juno, seorang bocah yatim piatu, yang memiliki perjalanan hidup yang pilu dan penuh kekerasan, sehingga dapat meleburnya karakter feminim dan maskulin yang ada pada tubuhnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif  dengan pendekatan semiotika, salah satunya semiotika Roland Barthes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memperlihatkan bagaimana dan apa saja tanda-tanda, makna-makna dari hasil representasi femininitas pada tokoh Juno dalam film “Kucumbu Tubuh Indahku”. Ada beberapa teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini, yaitu, teori film sebagai komunikasi massa, media massa, representasi, semiotika Roland Barthes, dan teori utama femininitas Simone de Beauvoir. Berdasarkan hasil analisis dan temuan yang penulis lakukan tentang representasi femininitas pada tokoh Juno dalam film “Kucumbu Tubuh Indahku”. Tokoh Juno dapat dikatakan sebagai laki-laki yang cenderung feminim dan kurang maskulin, sesuai dengan penjabaran karakteristik femininitas Simone de Beauvoir, yaitu, penakut, peduli, lemah, emosional, multitasking, baik, sabar, taat, menyukai keindahan dan pemalu. Tetapi hal itu tidak menjadi masalah, karena karakter tersebut cenderung positif.

Keywords

feminity; film; Roland Barthes; semiotic

Full Text:

PDF

References

Effendy, Onong Uchjana. (1986). Dimensi Dimensi Komunikasi. Bandung: Alumni.

Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Prasetya, Arif Budi. (2019). Analisis Semiotika Film Dan Komunikasi. Malang: Intrans Publishing.

Widyastuti, Diah Kusuma. (2018). Representasi Feminitas Pada Karakter Affandi Dalam Film 3 Dara. http://repository.isi-ska.ac.id/2713/, diunduh pada tanggal 8 Desember 2020.

Yustiana, Melia & Ahmad Junaedi. (2019). Representasi Feminisme dalam Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Analisis Semiotika Roland Barthes). 3(1), 118 - 125. https://journal.untar.ac.id/index.php/koneksi/article/view/6154/4214, diunduh pada tanggal 6 Oktober 2020.

Copyright (c) 2021 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.