Analisis Model Komunikasi Dalam Foto Jurnalistik

Derli Omega Sombu, Eko Harry Susanto
| Abstract views: 125 | views: 180

Abstract

Today's technological developments make access to information quicker and faster, with no space and time constraints. Mass Media is one of the channels for most people to know the latest information. Each media has a different model of communication and a separate way of delivering information to attract audiences. The presence of photojournalism in the news becomes one of the fascinations for media audiences when reading news. The selection of phototypes and elements of supporting value in journalistic photographs can affect the reaction (feedback) and emotions of the reader. Tempo.co is one of the media that uses the work of photojournalism in the news to captivate its rise.  The garbage Problema Bantargebang becomes a difficult thing to overcome. Functioning as a means of educating and providing information on the media community has its way of addressing this problem, one of which is Tempo.co. Communication is considered effective if there is feedback from the intent of the communicator. The purpose of this research is to analyze the communication model in photojournalism used by Tempo.co related to Bantargebang garbage edition Friday, April 5, 2019, and Friday 6 September 2019 against audience feedback. This research is a qualitative study that uses the foundation of phenomenology theory. Researchers want to understand the communication model used from the news of Bantargebang Garbage by Tempo.co for the audience, feedback arising from the preaching, and whether there is awareness from the audience to reduce the use of plastic as a form of Response to the news. After conducting various research and interviews, researchers get data and statements that are the answer to the problem. The results of this study were the differences in reactions arising from the different communication models used in photojournalism. Awareness in society to reduce the use of plastic waste.

 

Perkembangan teknologi masa kini membuat akses terhadap informasi menjadi semakin cepat dan pesat, tanpa adanya batasan ruang dan waktu. Media massa menjadi salah satu saluran bagi orang kebanyakan untuk mengetahui informasi terkini. Setiap media memiliki model komunikasi yang berbeda-beda dan cara tersendiri dalam menyampaikan informasi agar dapat menarik perhatian khalayak. Kehadiran foto jurnalistik dalam berita menjadi salah daya pikat bagi khalayak media ketika membaca berita. Pemilihan jenis foto dan unsur pendukung nilai dalam foto jurnalistik dapat berpengaruh terhadap reaksi (umpan balik) dan emosional dari pembaca. Tempo.co merupakan salah satu media yang menggunakan karya foto jurnalistik dalam beritanya untuk memikat khalayaknya.  Problema sampah Bantargebang menjadi hal sukar untuk diatasi. Berfungsi sebagai sarana dalam mengedukasi dan memberi informasi pada masyarakat media memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan permasalahan ini, salah satunya Tempo.co. Suatu komunikasi dianggap efektif bila ada umpan balik yang sesuai dengan maksud komunikatornya. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisa model komunikasi dalam foto jurnalistik yang digunakan oleh Tempo.co terkait pemberitaan sampah Bantargebang edisi Jumat 5 April 2019 dan Jumat 6 September 2019 terhadap feedback khalayak.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memakai landasan teori fenomenologi. Peneliti ingin memahami model komunikasi yang digunakan dari pemberitaan sampah Bantargebang oleh Tempo.co bagi khalayak, feedback yang timbul dari pemberitaan itu, dan apakah ada kesadaran dari khalayak untuk mengurangi penggunaan plastik sebagai bentuk dari respon terhadap berita tersebut. Setelah melakukan berbagai penelitian dan wawancara, peneliti mendapatkan sebuah data dan pernyataan yang menjadi jawaban atas permasalahan yang ada. Hasil penelitian ini adalah adanya perbedaan reaksi yang timbul dari akibat perbedaan model komunikasi yang digunakan dalam foto jurnalistik. Adanya kesadaran dalam masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.

Keywords

photographs of journalistic; communications model; feedback; tempo.co; foto jurnalistik; model komunikasi; umpan balik

Full Text:

PDF

References

Alo liliweri. (2011). Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Prenada Media Group.

Cangara, Hafied (2016). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers

Gani, Rita., & Kusumalestari, Ratri Rizki. (2013). Foto Jurnalistik Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Moleong, Lexy J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sujarweni, V. Wiratna. (2014). Metode Penelitian: Lengkap, Praktis, dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Susanto, Eko Harry. (2018). Komunikasi Manusia: Teori dan Praktik Dalam Penyampaian Gagasan. Jakarta: Mitra Wacana Media

Tatang. (2016). Dinamika Komunikasi. Bandung: Pustaka Setia

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.