Penerapan Kode Etik Jurnalistik Media Online Tribunnews dan Efek Pemberitaan pada Pembacanya

Rachel Yolanda Silalahi, Eko Harry Susanto
| Abstract views: 416 | views: 517

Abstract

Freedom of the press is one thing that is a journalist's right which is regulated in Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 1999 concerning the Press to weigh the rights obtained by members to carry out their duties as a connector between the community and what is most recent done there. In carrying out their duties, journalists must still determine the rules that have been made, while the right to freedom of the press is given equality. The rules are written in a journalistic code of ethics established by the Indonesian Press Council, where one of the codes of ethics requires journalists to report accurate matters, which means that the approved writing must have proven its truth. This research uses qualitative with content analysis methods. Theories used to support this research are mass media theory, journalism, online journalism, news, and news accuracy. The results showed that news about the virus that was published on the tribunnews.com news portal was actually in accordance with the journalistic code of ethics set by the Indonesian Press Council, and also in accordance with the theory put forward by Romli which actually happened.

Kebebasan pers merupakan salah satu hal yang menjadi hak jurnalis yang telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers untuk menimbang hak-hak yang didapat anggota pers untuk menjalankan tugasnya sebagai penyambung antara masyarakat dengan keadaan terbaru yang terjadi di sekitar. Dalam menjalankan tugasnya, jurnalis harus tetap mengacu pada aturan-aturan yang telah dibuat, meskipun hak kebebasan pers diberikan mutlak. Aturan tersebut tertulis dalam kode etik jurnalistik yang ditetapkan oleh Dewan Pers Indonesia, yang mana salah satu kode etiknya mengharuskan jurnalis untuk memberitakan hal-hal akurat, yang mana berarti tulisan yang dipublikasikan harus sudah teruji kebenarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Teori yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah teori media massa, jurnalistik, jurnalisme online, berita, dan akurasi berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita mengenai virus corona yang dipublikasikan di portal berita tribunnews.com aktual dan sudah sesuai dengan kode etik jurnalistik yang berlaku yang ditetapkan oleh Dewan Pers Indonesia, dan juga sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Romli bahwa berita yang dipublikasikan harus sesuai dengan apa yang sebenar-benarnya terjadi.

Keywords

journalism; online journalism; news actuality; tribunnews.com

Full Text:

PDF

References

Kriyantono, Rachmat. (2012). Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta. Kencana

Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya.

Musman, Asti., & Mulyadi, Nadi. (2017). Jurnalisme Dasar: Panduan Praktis Para Jurnalis. Yogyakarta: KOMUNIKA.

Romli, Asep Syamsul. (2012). Jurnalistik Online: Panduan Mengelola Media Online. Bandung. : Nuansa Cendikia.

Romli, Asep Syamsul. (2014). Jurnalistik Online: Panduan Mengelola Media Online. Bandung: Nuansa Cendikia.

Susanto, Eko. (2014). Analisis Isi Pemberitaan Event Internasional di Indonesia Mengacu Pada Konsep Objektivitas (Studi Pemberitaan Miss World 2013 Pada Koran Sindo Periode September 2013). Jurnal Komunikasi Universitas Tarumanagara Vol.6, No.1. , ISSN 2085 – 1979. Halaman 1-11.

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.