Penggunaan Media Sosial Tinder dan Fenomena Pergaulan Bebas di Indonesia

Cervia Ferdiana, Eko Harry Susanto, Sisca Aulia
| Abstract views: 134 | views: 96

Abstract

Tinder is an online dating social media that is used by the majority of young people. The presence of Tinder at the moment, has an unconscious influence on daily life. The existence of Tinder can help someone to find a friend or life partner. However, now there is a phenomenon of the function of social media online dating that is misused by the public. The purpose of this study is to find out the shift in function of social media Tinder, the choice of social media Tinder as medium to find promiscuity friends, and an increase in promiscuity among young Indonesians using social media Tinder. This study is a qualitative study with phenomenological methods. Data collection techniques in this study were in-depth interviews, participant observation, literature and the online data article. The results of this study are that there is an increase in promiscuity among young people in Indonesia using social media dating online Tinder because the majority of Tinder users has an open mindset then has high curiosity of something that has never been felt, and last because the environmental factors that support the individual to enter promiscuity.

 

Tinder merupakan media sosial kencan daring yang digunakan mayoritas kalangan anak muda. Media sosial kencan daring Tinder dapat membantu seseorang untuk menemukan teman ataupun pasangan hidup. Namun, kini muncul fenomena fungsi media sosial kencan daring Tinder yang disalahgunakan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui adanya pergeseran fungsi dari media sosial Tinder, pemilihan media sosial Tinder sebagai sarana untuk mencari teman pergaulan bebas, dan adanya peningkatan pergaulan bebas yang terdapat di kalangan anak muda Indonesia menggunakan media sosial Tinder. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipan, studi pustaka dan juga penelusuran data secara daring. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat adanya peningkatan pergaulan bebas di kalangan anak muda Indonesia dengan menggunakan media sosial kencan daring Tinder. Hal ini karena mayoritas pengguna Tinder mempunyai pemahaman atau pola pikir yang terbuka, rasa penasaran dan keingintahuan yang tinggi untuk mencoba sesuatu yang baru, dan faktor lingkungan yang mendukung individu untuk memasuki pergaulan bebas.

Keywords

dating apps; promiscuity indonesia youth; social media Tinder; aplikasi kencan daring; media sosial Tinder; pergaulan bebas

Full Text:

PDF

References

Abraham Herdyanto. (2019).7 Aplikasi Kencan yang Bisa Kamu Gunakan. September 12,2019 https://www.idntimes.com/tech/gadget/abraham-herdyanto/rekomendasi-dating-apps-terbaik

Bungin, Burhan. (2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Hamid, Usman. (2014). Dinamo: Digital National Movement. Yogyakarta:PT. Bentang Pustaka

Ihsan, Masykur. (2016). Pengaruh Terpaan Media Internet Dan Pola Pergaulan Terhadap Karakter Peserta Didik. Hal 106

Kiki Oktaviani. (2015). Tak Selalu Gagal, Ini Kisah Sukses Cari Jodoh Lewat Tinder. September 15 ,2019 https://wolipop.detik.com/love/d-2805765/tak-selalu-gagal-ini-kisah-sukses-cari-jodoh-lewat-Tinder

Lexy, J Moleong. (2008) Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mark Jansen.(2019). The best dating apps for 2019. Desember 12, 2019. https://www.digitaltrends.com/mobile/best-dating-apps/

Mawa Kresna. (2017). Aplikasi Kencan: Cari Jodoh atau Teman Bobo?. September 15 ,2019 https://tirto.id/aplikasi-kencan-cari-jodoh-atau-teman-bobo-ctrR

Mawa Kresna. (2017). Seks Bebas dalam Praktik Hookup. September 15 ,2019 https://tirto.id/seks-bebas-dalam-praktik-hookup-crPy

Moch Prima Fauzi. (2017). Pengguna Aplikasi Kencan Tertinggi di Rusia, Indonesia Nomor Berapa?. September 15 ,2019 https://techno.okezone.com/read/2017/02/16/207/1620005/pengguna-aplikasi-kencan-tertinggi-di-rusia-indonesia-nomor-berapa

Nick Bilton. (2014). Tinder, the Fast-Growing Dating App, Taps an Age-Old Truth. September 12 ,2019 https://www.nytimes.com/2014/10/30/fashion/Tinder-the-fast-growing-dating-app-taps-an-age-old-truth.html

Susanto, Eko Harry. (2018). Komunikasi Manusia: Teori dan Praktik Dalam Penyampaian Gagasan. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media

Tim Editor. (2019). 9 Aplikasi Kencan Yang Populer Di Kalangan Pemburu Jodoh. September 12 ,2019 https://kumparan.com/@kumparanstyle/9-aplikasi-kencan-online-yang-populer-di-kalangan-pemburu-jodoh-1546672121249302476

Tim Editor. (2019). Kisah 3 Perempuan Yang Sukses Menikah Dari Kencan Online. September 15 ,2019 https://kumparan.com/@kumparanstyle/it-s-a-match-kisah-3-perempuan-yang-sukses-menikah-dari-kencan-online-1546656818966760062

Turner, Jonathan H. (1988). A Theory of Social Interaction. Stanford: Stanford University Press

Yougov Staff. (2017). Sepertiga orang Indonesia pernah menggunakan layanan kencan online. September 15 ,2019 https://id.yougov.com/id/news/2017/11/23/internet-dating/

Yourdan. (2016). Hari Pertama Kenalan di Tinder, Hari Kedua Dibelikan Mobil, Hari Ketujuh Nikah! Senangnya Rey Utami. September 15 ,2019 https://www.hipwee.com/hiburan/dikasih-mobil-di-hari-kedua-berkenalan-lalu-dilamar-di-hari-keenam-senangnya-presenter-ini/

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.