Makna Otonomi Ekonomi Perempuan dalam Lagu Miss Independent: Analisis Semiotika Roland Barthes

Main Article Content

Fellycia Muaya
Diah Ayu Candraningrum

Abstract

This study examines the representation of perceptions of women’s economic autonomy in Ne-Yo’s "Miss Independent" (2008) using Roland Barthes’ semiotic approach. The lyrics serve as the subject, while the focus is on understanding how young women internalize messages of financial independence, decision- making freedom, and self-reliance. Analysis is conducted across three semiotic levels: denotation, connotation, and myth, to explore how the song constructs the image of an independent woman. Findings indicate that the lyrics reinforce liberal feminist values by emphasizing autonomy, equality, and empowerment, while also reflecting the social realities and aspirations of. The study demonstrates that popular music functions as a cultural medium that can shape perceptions, inspire agency, and foster critical media literacy. By linking lyrical representation with the lived experiences of young women, this research highlights the role of music in promoting gender equality and empowering to embrace independence both socially and economically. The study contributes to cultural communication scholarship and provides insight for creating more inclusive and empowering cultural works.


 


 


Penelitian ini menelaah representasi persepsi terhadap otonomi ekonomi perempuan melalui lirik lagu Ne-Yo, "Miss Independent" (2008) menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Subjek penelitian adalah lirik lagu, sedangkan objeknya adalah kemandirian ekonomi perempuan, termasuk kemampuan mengelola keuangan, membuat keputusan, dan menegaskan identitas diri. Analisis dilakukan pada tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos, untuk memahami bagaimana lagu membangun citra perempuan mandiri. Temuan menunjukkan bahwa lirik lagu menguatkan nilai-nilai feminisme liberal dengan menekankan otonomi, kesetaraan, dan pemberdayaan, sekaligus mencerminkan realitas sosial dan aspirasi. Musik populer berfungsi sebagai medium budaya yang membentuk persepsi, mendorong kemandirian, dan meningkatkan literasi media kritis. Dengan menghubungkan representasi lirik dan pengalaman nyata perempuan muda, penelitian ini menyoroti peran musik dalam mempromosikan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan untuk mandiri secara sosial dan ekonomi. Studi ini diharapkan memperkaya kajian komunikasi budaya serta memberikan inspirasi bagi penciptaan karya yang lebih inklusif dan memberdayakan.

Article Details

How to Cite
Muaya, F., & Candraningrum, D. A. (2026). Makna Otonomi Ekonomi Perempuan dalam Lagu Miss Independent: Analisis Semiotika Roland Barthes. Koneksi, 10(1), 254–262. https://doi.org/10.24912/kn.v10i1.36390
Section
Articles

References

Banet-Weiser, S. (2018). Empowered: Popular feminism and popular misogyny. Duke University Press.

Gill, R. (2019). Post-postfeminism?: New feminist visibilities in postfeminist times. In An intergenerational feminist media studies (pp. 54–74). Routledge.

Jannah, R., & Mauliya, A. (2025). Kesetaraan Laki-Laki dan Perempuan dalamPerspektif Feminisme Kontemporer. Sagoe Cendikia, 2(1), 16–37.

Kartono, D. T., Demartoto, A., Hakim, F. N., & Marsela, C. A. (2023). Krisis Keluarga dalam Perkembangan Otonomi Perempuan. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 12(3).

Laka, L., Darmansyah, R., Judijanto, L., Lase, J. F., Haluti, F., Kuswanti, F., & Kalip, K. (2024). Pendidikan karakter Gen Z di era digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Mohammad, W., & Maulidiyah, N. R. (2023). Pengaruh akses internet terhadap aspek kualitas kehidupan masyarakat Indonesia. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 1(02), 30–45.

Octavianti, A., Purwanto, E., Hidayati, A., Sari, H. J., & Rachman, Z. (2025). Teori Feminis dalam Dekonstruksi Representasi Perempuan di Media Sosial. CONVERSE Journal Communication Science, 2(1), 12.

Ramadhani, A. F., & Jatnika, D. C. (2024). DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL REMAJA DI ERA DIGITAL DAN PERAN PEKERJA SOSIAL. Share: Social Work Journal, 14(2), 148–155.

Rosyidi, L., & Rofiq, A. (2025). Peran Perempuan Dalam Pembangunan Ekonomi dan Penguatan Kesetaraan Gender. Jurnal Istiqro, 11(1), 20–34.

Yansyah, D., Wati, E. R. K., Nurrizalia, M., Kurniawan, M. I., Batrisya, A., & Wulandari, R. (2024). Pengaruh pendidikan bagi perempuan untuk mendapat kesempatan kerja guna meningkatkan perekonomian keluarga. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(3), 13.

Yulianti, R., Putra, D. D., & Takanjanji, P. D. (2018). Women Leadership: Telaah Kapasitas Perempuan Sebagai Pemimpin. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 10(2), 14–29.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 29 30 31 32 33 34 35 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.