TikTok sebagai Media dalam Membentuk Opini Publik melalui Film Netflix Ice Cold

Main Article Content

Michel Adriana
Sinta Paramita

Abstract

The 2016 cyanide coffee murder case was widely discussed in the mass media at the time, with Jessica Wongso as a suspect in the murder of Mirna. This case was brought up again in 2023 through a documentary film entitled "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso," which aired on Netflix. The film clip video spread through various social media, one of which was TikTok, made the case that caused a stir in 2016 discussed again. Many provided information, views, and opinions to participate in the cyanide coffee case discussion actively. This study uses a qualitative approach with a case study method to analyze the stages of public opinion formation. Using the thinking of the stages of public opinion formation by Cutlip and Center and Erikson and Tedin. The study results show that TikTok is an effective platform for forming public opinion. Through four stages, namely the emergence of issues, there is attention from opinion leaders, discussing solutions, and determining solutions. Through data collection through in-depth interviews, observations, literature studies, and documentation, it is hoped that results that are close to the truth can be obtained. In addition, the results of this study are expected to gain insight into the stages of public opinion formation.


Kasus pembunuhan kopi sianida pada tahun 2016 ramai dibahas pada masanya di media massa, dengan Jessica Wongso sebagai tersangka pembunuhan terhadap Mirna. Kasus ini terangkat kembali pada tahun 2023 melalui film dokumenter yang berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" yang tayang di Netflix. Video cuplikan film tersebar melalui berbagai media sosial salah satunya TikTok, membuat kasus yang menghebohkan pada tahun 2016 tersebut kembali dibahas. Banyak yang memberikan informasi, pandangan, dan pendapat mereka untuk turut aktif dalam berpartisipasi diskusi kasus kopi sianida. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis tahapan terbentuknya opini publik. Menggunakan pemikiran tahapan pembentukan opini publik Cutlip dan Center serta Erikson dan Tedin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok menjadi platform yang efektif dalam membentuk opini publik. Melalui empat tahapan yaitu munculnya isu, terdapat perhatian opinion leader, mendiskusikan solusi, dan menetapkan solusi. Melalui pengumpulan data dengan wawancara secara mendalam, observasi, studi pustaka dan dokumentasi, diharapkan dapat memperoleh hasil yang mendekati kebenaran. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat mendapatkan wawasan mengenai tahapan pembentukan opini publik.

Article Details

How to Cite
Adriana, M., & Paramita, S. (2026). TikTok sebagai Media dalam Membentuk Opini Publik melalui Film Netflix Ice Cold. Koneksi, 10(1), 22–29. https://doi.org/10.24912/kn.v10i1.33312
Section
Articles
Author Biographies

Michel Adriana, Universitas Tarumanagara

Fikom Untar

Sinta Paramita, Universitas Tarumanagara

Fikom Untar

References

Ayu, M. (2022, April). Pengertian Opini Publik Menurut Ahli. Kompas.Com.

Cecep Suryana, H. (2019). Komunikasi Politik Teori Dan Praktik. Mimbar Pustaka.

Fauzan, A., Sanusi, H., & Wafa, M. A. (2021). Dampak Aplikasi Tiktok pada Interaksi Sosial Remaja “Studi di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar.” Universitas Islam Kalimantan. https://eprints.uniska-bjm.ac.id/8724/1/artikel%20fauzan.pdf

Fitraeni, S. A., & Febriana, P. (2024). Analisis Framing Pemberitaan Online Film “Ice Cold: Murder, Coffee, And Jessica Wongso.” Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Sosial Dan Informasi, 9(2), 274–290. https://doi.org/10.52423/jikuho.v9i2.192

Indonesia Punya Pengguna TikTok Terbanyak ke-2 di Dunia. (2023, November). Databoks. https://databoks.katadata.co.id/teknologi-telekomunikasi/statistik/e648305dcaf6b0f/indonesia-punya-pengguna-tiktok-terbanyak-ke-2-di-dunia

Kusumastuti, A., & Mustamil Khoiron, A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif . Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo .

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif . PT Remaja Rosdakarya .

Muhamad, N. (2023, October). “Ice Cold” Jessica Wongso Masuk Daftar Film Populer Netflix Global Oktober 2023. Databoks. 2. https://databoks.katadata.co.id/media/statistik/33b5b86125ad1e7/ice-cold-jessica-wongso-masuk-daftar-film-populer-netflix-global-oktober-2023

Mulyadi, Amelia, Kheisya Alliyah Gumay, D., Tiya Yolanda Nur Fadhila, G., Wulandari, H., Rosa Purnama Esther, R., Wulandari Hania, Steffanie Renatta, J., & Naila Wandani, S. (2024). Respons Masyarakat Tentang Kasus Pembunuhan Jessica Kumalawongso Terhadap Film Ice Cold Murder, Coffee and Jessica Wongso: Sebuah Analisis Sosiologi Hukum. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 3(1).

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Prawiyogi, A. G., Sadiah, T. L., Purwanugraha, A., & Elisa, P. N. (2021). Penggunaan Media Big Book untuk Menumbuhkan Minat Membaca di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 446–452. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.787

Rizki Edinbur, A., & Cahyo Prabowo, R. (2021). Opini Warga Jakarta Pusat (Studi Analisis ROBERT J. SCHREITER Pada PEMILU 2024). Jurnal Oratio Directa, 3.

Syahputra, I. (2018). Opini Publik. Simbiosa Rekatama Media.

Zempi, C. N., Kuswanti, A., & Maryam, S. (2023). ANALISIS PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBENTUKAN PENGETAHUAN POLITIK MASYARAKAT. EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI, 6(1), 116–123. https://doi.org/10.33822/jep.v6i1.5286

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >> 

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.