Analisis Jaringan Bullying dalam Film “Compassion”

Fransisca Graciela M B, Wulan Purnama Sari
| Abstract views: 164

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai jaringan bullying dalam sebuah film. Hal ini dilatarbelakangi kasus bullying yang terus terjadi bahkan cenderung meningkat. Film yang menjadi objek penelitian ini berjudul “Compassion”, sebuah film mengenai bullying yang terjadi pada lingkungan sekolah dan dibuat berdasarkan kisah nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jaringan bullying yang terjadi melalui relasi antar aktor dalam film. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dan menggunakan metode analisis jaringan komunikasi dalam menganalisis data. Penelitian ini menggunakan model desain studi jaringan berpusat pada ego (ego networks) di level sistem untuk menganalisis data. Terdapat beberapa jenis pengukuran, diantaranya ukuran (size), kepadatan (density), jarak (distance) dan diameter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepadatan, jarak dan diameter ditentukan oleh relasi antar aktor. Jaringan bullying yang diukur tidak padat, disebabkan karena adanya faktor pemimpin dalam kelompok yang membuat relasi antar aktor asimetris. Segala tindakan bullying diarahkan oleh pelaku utama, yang sekaligus menjadi inisiator dan perantara bagi aktor lainnya dalam melakukan bullying kepada korban.

Keywords

Analisis Jaringan Komunikasi, Bullying, Komunikasi Kelompok

References

Astuti, P.R. (2008). Meredam Bullying: 3 Cara Efektif Menanggulangi Kekerasan Pada Anak. Jakarta: PT Grasindo.

Bungin, Burhan. (2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Eriyanto. (2014). Analisis Jaringan Komunikasi: Strategi Baru dalam Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Prenadamedia Group.

Kaman, Coleen. (2012, Februari 20). What Country Has The Most Bullies? It's Not The U.S. Retrieved September 13, 2017, from Latitude News: http://www.latitudenews.com/story/what-country-has-the-most-bullies/

Ngalimun, (2017). Ilmu Komunikasi: Sebuah Pengantar Praktis. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Copyright (c) 2018 Koneksi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.