Interaksi Sosial Etnis Tionghoa dengan Etnis Dayak di Kota Pontianak

Nico Abelio, Ahmad Junaidi
| Abstract views: 52 | views: 44

Abstract

This research entitled Social Interaction of Chinese Ethnicity with Ethnic Dayak in Pontianak City. The Dayak ethnic group in Pontianak is the first ethnic group to have previously inhabited the city of Pontianak. This study aims to determine the form of social interaction that occurs between ethnic Chinese and Dayak in the city of Pontianak. This research uses a case study method with a qualitative approach. Collecting data through interviews, observation, and literature study. The subjects of this research are Chinese and Dayak ethnic in Pontianak, and the object is social interaction. The theory used in this research is social interaction. Social interaction according to Gillin & Gillin is a mutual social relationship related to the relationship between individuals, between groups of individuals, and between individuals and groups of people. The results of this study indicate that the Chinese and Dayak ethnic groups in the city of Pontianak communicate between cultures and social interactions with mutual respect between ethnic groups. However, there are some obstacles that occur between ethnic Chinese and Dayak ethnic groups in Pontianak, namely language barriers that can lead to inter-ethnic prejudice.

Penelitian ini mengangkat tentang interaksi sosial etnis Tionghoa dengan etnis Dayak di Kota Pontianak. Etnis Dayak di Pontianak merupakan etnis pertama yang telah terlebihi dahulu mendiami kota Pontianak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bentuk interaksi sosial yang terjadi antar etnis Tionghoa dengan etnis Dayak di kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Subjek penelitian ini adalah etnis Tionghoa dan etnis Dayak di Pontianak, dan objeknya adalah interaksi sosial. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah interaksi sosial. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial saling yang berkaitan dengan hubungan antara individu, antara kelompok individu, maupun antara individu dengan kelompok manusia. Dari hasil penelitian ini menunjukan etnis Tionghoa dengan etnis Dayak di kota Pontianak saling melakukan komunikasi antar budaya dan interaksi sosial dengan sikap saling menghargai antar etnis. Namun terdapat sedikit hambatan yang terjadi antar etnis Tionghoa dengan etnis Dayak di kota Pontianak yaitu kendala dalam bahasa yang dapat menimbulkan prasangka antar etnis.

Keywords

Chinese Ethnic; Dayak Ethnic; Social Interaction

Full Text:

PDF

References

Kalbariana. (2011). Sejarah Suku Tionghoa di Kalimantan Barat. September 14, 2020. Terarsip di: https://kalbariana.web.id/sejarah-suku-tionghoa-di-kalimantan-barat/

Kevin, Kurniawan, Sinta Paramita. (2017). Interaksi Sosial Etnis Tionghoa Dengan Etnis Jawa di Kawasan Petak Sembilan. Terarsip di: https://journal.untar.ac.id/index.php/koneksi/article/view/2020/0

Nazir, Mohammad. (2011). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia

Petebang, Edi dan Eri Sutrisno. 2000. Konflik Etnis di Sambas. Jakarta : Institut Studi Arus Informasi (ISAI)

Soekanto, Soerjono. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Somers, Mary. (2003). Golddiggers, Farmers, and Traders in the ”Chinese Districts” of West Kalimantan, Indonesia. New York: Cornell Universty, Southest Asia Program Publications.

Tribunnews. (2018). Mengulas Sejarah dan Asal Muasal Pontianak. September 14, 2020. Terarsip di: https://www.google.com/amp/s/pontianak.tribunnews.com/amp/2018/10/22/mengulas-sejarah-dan-asal-muasal.

Tribunnews. (2019). Profil Singkat Pontianak. September 4, 2020. Terarsip di: (http://www.indonesia-frankrut.de/pendidikan-budaya/sekilas-tentang- budaya-indonesia/).

Copyright (c) 2021 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.