Persepsi Penggemar Pasangan Boys Love (BL Ship) terhadap Homoseksualitas

Sintya Frank Sianturi, Ahmad Junaidi
| Abstract views: 734 | views: 1243

Abstract

These past few years, Thailand’s entertainment industry has been increasing their production of Boys’ Love series and movies. The genre blew up in 2014, and until 2020, around 57 BL series had been produced and released. This has led to the phenomenon of the escalation of the number of Thai BL fans in Indonesia. The aim of this research was to find out how BL Ship’s fans or shippers perceive homosexuality. Perception is a meaning making activity of a sensory stimulus through gathering and interpreting process of information or message. To elaborate it, this research used the qualitative research method with case studies approach towards the members of BL ship Off Jumpol-Gun Atthaphan’s fans kingdom. Data was gathered by interview, observation, and documentation. To analyze it, researcher conducted Glaser and Strauss’s constant comparative method, and Mahpur’s coding steps. The results showed that shippers’ perception of homosexuality more or less got affected by what they consumed through media, such as BL series and ships. Along the way, their cultural background, religious views, personal experiences and values also influenced their views of the meaning of homosexuality. Researcher suggest that the professionals who are working in the industry of this genre to be mindful and take extra care since it’s going to affect the audience’s perception.

Beberapa tahun terakhir, industri hiburan Thailand semakin gencar memproduksi drama serial dan film romantis bergenre Boys’ Love (BL). Sejak pertama kali meledak tahun 2014 hingga 2020, terdapat setidaknya 57 serial drama BL yang telah dibuat dan ditayangkan. Hal ini menyebabkan fenomena peningkatan penggemar pasangan Thai Boys’ Love (BL Ship) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana persepsi penggemar BL Ship terhadap homoseksualitas. Persepsi merupakan kegiatan pemberian makna pada stimulus sensorik yang diperoleh melalui proses menyimpulkan dan menafsirkan informasi dan atau pesan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota kelompok penggemar pasangan BL Off Jumpol-Gun Atthaphan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian direduksi, dikategorisasi, disintesisasi, dan kemudian ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor personal dan situasional yang mempengaruhi persepsi individu terhadap homoseksualitas. Latar belakang budaya, kepercayaan secara religius, dan nilai-nilai dari sekitar maupun pribadi individu turut mengambil peran dalam proses pembentukan persepsi individu atas homoseksualitas. Penting bagi pegiat genre ini untuk memerhatikan apa yang diproduksi karena apa yang ditampilkan akan mempengaruhi persepsi yang diterpanya.

Keywords

boy's love; fans kingdom; homosexuality; perception

Full Text:

PDF

References

Abdullah, I. (2010). Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

APA. (2015). Definitions Related to Sexual Orientation and Gender Diversity. , diunduh tanggal 4 Oktober 2020

Ayudyasari, Dara. (2016). Konstruksi Makna Gay Bagi Penggemar Manga Yaoi (Fujoshi) Pada Anggota Komunitas Otaku di Pekanbaru. Jurnal Online Mahasiswa FISIP. 3(2). 1-15

Burton, Graeme. (2008). Pengantar Untuk Memahami Media dan Budaya Populer. Yogyakarta: Jatasutra

DeVito, J. A. (2011). Komunikasi Antarmanusia. Edisi 5. Tangerang: Karisma Publishing Group

Futekiya (2020). What is Boys’ Love?. 8 Mei 2020. , diunduh tanggal 6 Oktober 2020

Galbraith, Partick W. (2011). ‘Fujoshi: Fantasy Play and Transgressive Intimacy among “Rotten Girls” in Contemporary Japan’. Signs: Journal of Women in Culture and Society, 37 (1). 211-232

Levi, Antonia, McHarry Mark, Pagliossotti, Dru (Eds.). (2010). Boys’ Love Manga: Essays on the Sexual Ambiguity and Cross-cultural Fandom of Genre. Jefferson, North Carolina: McFarland & Company, Inc.

Mahpur, Mohammad. (2017). Memantapkan Analisis Data Kualitatif Melalui Tahapan Koding. , diunduh tanggal 26 November 2020

McCudden, M. L. (2011). Degrees of Fandom: Authenticity & Hierarchy in the Age of Media Convergence. Dissertation. Lawrence: University of Kansas.

Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Rahmawati, dkk. (2020). An Ethnography of Shipping as a Communication Practice Within the Fujoshi Community in Indonesia. Dalam 3rd International Conference on Vocational Higher Education (ICVHE 2018) (hal 440-450). Amsterdam: Atlantis Press.

Rakhmat, J. (2011). Psikologi Komunikasi. Edisi 2. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

UNDP, USAID. (2014). Being LGBT in Asia: Thailand Country Report. Bangkok

UNDP, USAID. (2014). Hidup Sebagai LGBT di Asia: Laporan Nasional Indonesia. Jakarta

University of Oxford. (2003). Oxford Learner’s Pocket Dictionary. 3rd Edition. Oxford: Oxford University Press

Welker, J. (2015). A Brief History of Shonen’ai, Yaoi, and Boys Love. Dalam M. McLelland, K. Nagaike, K. Suganuma, & J. Welker, Boys Love Manga and Beyond (hal 42-75). Jackson: University Press of Mississippi.

Winduwati, Septia. (2013). Fujoshi Remaja dan Kenikmatan Bermedia Yaoi (Studi Kasus Pada Remaja Putri Penggemar Fiksi Romantis Homoerotis Jepang). Karya Ilmiah Dosen. diunduh tanggal 3 September 2020

Yusuf, A Muri. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana

Copyright (c) 2021 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.