Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu dalam Pengambilan Keputusan Konsumen di Bidang Jasa Pendidikan

Feren Andrian Jasinta, Roswita Oktavianti
| Abstract views: 53 | views: 50

Abstract

Schools implement integrated marketing communication strategies to attract student candidates as consumers in selecting higher education services. Integrated marketing communication is a concept that involves six elements of personal communication, advertising, sales promotion, publicity and pr, corporate learning materials and corporate design. The study aims to recognize integrated marketing communication strategies in consumer decision making selecting educational services. The study uses a mixed method of quantitative and qualitative approaches. Quantitative data retrieval techniques using questionnaires to our new students at University Tarumanagara Academic year 2019/2020. Qualitative data retrieval techniques are done by interviews to students, pr and marketing. Studies have shown that students who chose educational services by a recommendation of 80,4%, a 10,3% promotion, publicity of 5.1%, 4.1% advertising. Meanwhile no student chooses education services from corporate learning and design. The dimension of recommendation comes with greater result because of parental factors. The dimension promotions are done by continuing to do exhibitions and scholarships. The dimension of advertising takes precedency to build image or branding. Finally the dimensions of publicity done by publicists in a way, actively uploading information on websites and social media.

 

calon mahasiswa sebagai konsumen dalam memilih jasa pendidikan tinggi. Komunikasi pemasaran terpadu adalah sebuah konsep yang melibatkan enam elemen yaitu komunikasi personal, periklanan, promosi penjualan, publisitas dan humas, materi pembelajaran dan rancangan korporat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran terpadu dalam pengambilan keputusan konsumen memilih jasa pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengambilan data kuantitatif dengan cara melakukan penyebaran kuesioner kepada para mahasiswa baru di Universitas Tarumanagara Tahun Akademik 2019/2020. Teknik pengambilan data kualitatif dilakukan dengan cara wawancara kepada mahasiswa/i, humas dan marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang memilih jasa pendidikan dari rekomendasi sebesar 80,4%, promosi 10,3%, publisitas 5,1%, iklan 4,1%. Sementara itu tidak ada mahasiswa yang memilih jasa pendidikan dari materi pembelajaran dan rancangan korporat. Dimensi rekomendasi mendapatkan hasil yang lebih besar karena faktor orang tua. Dimensi promosi dilakukan dengan cara terus melakukan pameran dan beasiswa. Dimensi iklan diutamakan untuk membangun citra atau branding. Terakhir dimensi publisitas yang dilakukan oleh humas dengan cara, aktif mengunggah informasi di website dan media sosial.

Keywords

consumer decision-making; education services; integrated marketing communication; jasa pendidikan; komunikasi pemasaran terpadu; pengambilan keputusan konsumen

Full Text:

PDF

References

Anggarina, P. T. (2019, Agustus). Peringkat nasional untar melesat naik. Insta (Informasi Seputar Universitas Tarumanagara), 08 : 2.

Bungin, B. (2005). Metodologi penelitian kuantitatif (edisi kedua). Depok: Prenadamedia Group

Data mahasiswa Tahun Akademik 2019/2020. Jakarta: Biro Adak Universitas Tarumanagara.

Hussein, A. (2011). Mix Methodology dalam penelitian komunikasi. Yogyakarta: Mata Padi Pressindo.

Kusniadji, S. (2017). Strategi komunikasi pemasaran dalam kegiatan pemasaran produk consumer good (Studi kasus pada PT Expand Berlian Mulia di Semarang). Jurnal Komunikasi Untar, 8 (1), 83-98.

https://journal.untar.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/49/54

Lovelock, C. Wirtz. J. & Mussry, J. (2010). Pemasaran Jasa: Manusia, Tekonologi, Strategi (jilid 1 edisi ketujuh), (Dian Wulandari & Devri Barnadi Putera, Penerjemah). Jakarta: Erlangga.

Priansa, D. J. (2017). Komunikasi pemasaran terpadu : pada era media sosial. Bandung: CV Pustaka Setia.

Prayitno, S & Harjanto, R. (2017). Manajemen komunikasi pemasaran terpadu: integrated marketing communications management. Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Setiadi, N. J (2003). Perilaku Konsumen: Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta: Prenada Media.

Sujarweni, V. W. (2014). Metode penelitian: Lengkap, praktis, dan mudah dipahami. Yogyakarta: Pustakabarupress.

Sabandar, S. (2019, Mei 02). 3 Fakta kondisi pendidikan Indonesia di era revolusi industri 4.0. September 13, 2019). Liputan 6. https://www.liputan6.com/regional/read/3955606/3-fakta-kondisi-pendidikan-indonesia-di-era-revolusi-industri-40

Copyright (c) 2020 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.