Representasi Feminisme dalam Video Klip ‘Nightmare’ oleh Halsey

Faiz Zulia Maharany, Ahmad Junaidi
| Abstract views: 214 | views: 188

Abstract

'Nightmare' is the title of a video clip belonging to a singer and singer called Halsey, in which the video clip is explained about the figure of women who struggle against patriarchal culture which has been a barrier wall for women to get their rights, welfare and the equality needed they get. This research uses descriptive qualitative research methods. Data collection techniques are done through documentation, observation and study of literature. Then, analyzed using Charles Sanders Peirce's semiotics technique. The results of this study show the fact that signs, symbols or messages representing feminism in the video, 'Nightmare' clips are presented through scenes that present women's actions in opposing domination over men and sarcastic sentences contained in the lyrics of the song to discuss with patriarchy. Youtube as one of the social media platforms where the 'Nightmare' video clip is uploaded is very effective for mass communication and for conveying the message contained in the video clip to the viewing public.

‘Nightmare’ adalah judul video klip milik musisi sekaligus penyanyi yang bernama Halsey, dimana pada Video klipnya tersebut menceritakan tentang figur perempuan-perempuan yang berusaha melawan budaya patriarki yang selama ini telah menjadi dinding penghalang bagi perempuan untuk mendapatkan hak-haknya, keadilan dan kesetaraan yang seharusnya mereka dapatkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi dan studi kepustakaan. Kemudian, dianalisis menggunakan teknik semiotika milik Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tanda-tanda, simbol atau pesan yang merepresentasikan feminisme di dalam video klip ‘Nightmare’ yang dihadirkan melalui adegan-adegan yang menyajikan aksi perempuan dalam menolak dominasi atas laki-laki dan kalimat-kalimat sarkas yang terkandung dalam lirik lagunya untuk ditujukan kepada patriarki. Youtube sebagai salah satu platform media sosial dimana video klip ‘Nightmare’ diunggah sangat efektif untuk melakukan komunikasi massa dan untuk menyampaikan pesan yang terkandung di dalam video klip tersebut kepada masyarakat yang menonton.

Keywords

representation; feminism; semiotics; video clips; patriarchy

Full Text:

PDF

References

Bungin, Burhan. (2007). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Hall, Stuart. (2003). The work of Representation. Representation: Cultural Representation and Signifying Practices. Ed. Stuart Hall. h 17

https://kbbi.web.id/feminisme (diakses: pada 29 Mei 2020)

Morissan, A.M. (2013). Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Peirce, Charles Sanders. (1982). Logic as Semiotics: The Theory of Signal. Bloomington: Indiana University Press.

Rokhmansyah. Alfian. (2016). Pengantar Gender dan Feminisme: Pemahaman Awal Kritik Sastra Feminis. Yogyakarta: Garudhawaca

Sari, Wulan Purnama. (2015). Konflik Budaya Dalam Konstruksi Kecantikan Wanita Indonesia (Analisis Semiotika Dan Marxist Iklan Pond’s White Beauty Versi Gita Gutawa)https://journal.untar.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/18/39 (diakses pada: 20 Febuari 2020)

Sobur, Alex. (2012) Analisis Teks Media : Suatu Pengantar Analisis Wacana, Analisis Semiotika, dan Analisis Framing. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.