Keterlibatan Alumni Universitas Tarumanagara dalam Pemilihan Presiden Melalui Media Sosial Instagram

Maria Steffi Gunadi, Ahmad Junaidi
| Abstract views: 18 | views: 18

Abstract

Saat ini Instagram sebagai new media, kerap digunakan sebagai alat propaganda politik, baik di dunia maupun di Indonesia. Instagram sebagai media sosial digunakan untuk menggiring demokrasi, yang terkadang belum tentu serupa dengan kondisi sebenarnya. Namun demikian, masih banyak orang yang masih mempercayai informasi yang diperoleh melalui Instagram sehingga terbentuk komunikasi politik yang merupakan keterlibatan para masyarakat dalam hal politik, atau efikasi politik. Tulisan ini dibuat untuk menggugah masyarakat semakin bijak dalam mengeluarkan pendapat melalui media sosial, terutama dalam pilihan politik.

Keywords

media baru; media sosial; demokrasi; komunikasi politik; efikasi politik; keterlibatan politik

Full Text:

PDF

References

Cangara, Hafied (2016). Komunikasi Politik. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Halim, Rahmawati & Lalongan, Muhlin. (2016). Partisipasi Politik Masyarakat Teori

dan Praktik. Makasar: CV SAH MEDIA.

Little John, Stephen W & Foss, Karen A. (2009). Teori komunikasi. Jakarta: Salemba

Humanika.

Mauludi, Sahrul (2018). Socrates Cafe. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Nimmo, Dan. (2011). Komunikasi politik. Bandung: PT Remanaja Rosdakarya.

Copyright (c) 2019 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.