Keterlibatan Alumni Universitas Tarumanagara dalam Pemilihan Presiden Melalui Media Sosial Instagram

Isi Artikel Utama

Maria Steffi Gunadi
Ahmad Junaidi

Abstrak

Saat ini Instagram sebagai new media, kerap digunakan sebagai alat propaganda politik, baik di dunia maupun di Indonesia. Instagram sebagai media sosial digunakan untuk menggiring demokrasi, yang terkadang belum tentu serupa dengan kondisi sebenarnya. Namun demikian, masih banyak orang yang masih mempercayai informasi yang diperoleh melalui Instagram sehingga terbentuk komunikasi politik yang merupakan keterlibatan para masyarakat dalam hal politik, atau efikasi politik. Tulisan ini dibuat untuk menggugah masyarakat semakin bijak dalam mengeluarkan pendapat melalui media sosial, terutama dalam pilihan politik.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Gunadi, M. S., & Junaidi, A. (2019). Keterlibatan Alumni Universitas Tarumanagara dalam Pemilihan Presiden Melalui Media Sosial Instagram. Koneksi, 3(1), 22–27. https://doi.org/10.24912/kn.v3i1.6140
Bagian
Articles

Referensi

Cangara, Hafied (2016). Komunikasi Politik. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Halim, Rahmawati & Lalongan, Muhlin. (2016). Partisipasi Politik Masyarakat Teori

dan Praktik. Makasar: CV SAH MEDIA.

Little John, Stephen W & Foss, Karen A. (2009). Teori komunikasi. Jakarta: Salemba

Humanika.

Mauludi, Sahrul (2018). Socrates Cafe. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Nimmo, Dan. (2011). Komunikasi politik. Bandung: PT Remanaja Rosdakarya.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.