Relasi Interpersonal dan Trust Building dalam Dinamika Hubungan pada Generasi Z di Aplikasi Bumble
Main Article Content
Abstract
Online dating among Generation Z shows that many relationships begin in virtual spaces, yet their continuation depends on interpersonal relationship quality and trust. This study describes interpersonal relationship development and trust-building processes within the relationship dynamics of Generation Z Bumble users. It draws on DeVito and Knapp’s stages of interpersonal relationship development and Octaviolan and Ardi’s concepts of virtual communication and trust-building stages. Using a qualitative case study approach, the findings indicate that relationships typically progress from light conversations that create positive emotions to routine communication, moving to other platforms, increased self-disclosure, and face-to-face meetings. However, relationships may decline when expectations do not align with real experiences. Trust is built through identity verification, consistent communication, and direct interaction, but can easily collapse when dishonesty or mismatches in self-presentation occur. Relationship dynamics are often fluctuating connections may strengthen quickly yet also loosen rapidly due to the availability of alternative partners. Overall, interpersonal relationships and trust building act as the central drivers of relationship dynamics on Bumble, shaping the direction, intensity, and sustainability of relationships, whether they develop, stagnate, or end.
Fenomena penggunaan aplikasi online dating di kalangan Generasi Z menunjukkan bahwa banyak hubungan dimulai di ruang virtual, namun keberlanjutannya tergantung pada kualitas relasi interpersonal dan kepercayaan yang terbangun. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan relasi interpersonal dan proses trust building dalam dinamika hubungan Generasi Z pengguna Bumble. Penelitian menggunakan konsep tahapan perkembangan relasi interpersonal menurut DeVito dan Knapp, serta konsep komunikasi virtual dan tahapan trust building Octaviolan dan Ardi sebagai landasan teoritis. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi interpersonal berkembang dari obrolan ringan yang memunculkan emosi positif, berlanjut pada komunikasi rutin, perpindahan platform, peningkatan keterbukaan diri, hingga pertemuan tatap muka, lalu dapat menurun ketika ekspektasi tidak sesuai kenyataan. Trust building dibangun melalui verifikasi identitas, konsistensi komunikasi, dan pengalaman interaksi langsung, namun mudah runtuh ketika muncul kebohongan atau ketidaksesuaian citra diri. Dinamika hubungan tampak fluktuatif, cepat menguat namun juga cepat merenggang karena banyaknya alternatif pasangan. Secara keseluruhan, relasi interpersonal dan trust building menjadi poros utama yang menggerakkan dinamika hubungan di Bumble karena keduanya menentukan arah, intensitas, serta keberlanjutan hubungan, baik itu berkembang, stagnan, atau berakhir.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Koneksi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.References
Aestetika, N. M. (2021). Buku Ajar Komunikasi Interpersonal. In Umsida Press (Issue 0). Umsida Press. https://press.umsida.ac.id/index.php/umsidapress/article/view/211
Arum, L. S., Zahrani, A., & Duha, N. A. (2023). Karakteristik Generasi Z dan Kesiapannya dalam Menghadapi Bonus Demografi 2030. Accounting Student Research Journal, 2(1), 59–72. https://doi.org/10.62108/ASRJ.V2I1.5812
Brata, P. N., Lasmarito Pasaribu, A., & Pramiyanti, A. (2023). Studi Fenomenologi Keterbukaan Diri Remaja Akhir Perempuan Pengguna Aplikasi Kencan Online Bumble di Kota Bandung. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(2), 328–336. https://doi.org/10.33366/JKN.V5I2.338
Carpenter, A., & Greene, K. (2016). Social Penetration Theory. In C. R. Berger & M. E. Roloff (Eds.), The International Encyclopedia of Interpersonal Communication (First Edition). John Wiley & Sons, Inc. https://doi.org/10.1002/9781118540190.wbeic0160
Curry, D. (2025). Bumble Revenue and Usage Statistics (2025). https://www.businessofapps.com/data/bumble-statistics/
DeVito, J. A. (2019). The Interpersonal Communication Book (Fifteenth). Pearson. https://lccn.loc.gov/2017037905
Fadilla, S., Setiaman, A., & Karimah, K. El. (2023). Keterbukaan diri pengguna aplikasi kencan online Bumble dalam Mencari pasangan. Comdent: Communication Student Journal, 1(1), 102–118. https://doi.org/10.24198/COMDENT.V1I1.45735
Febriani, E., Pentury, E., & Andrariladchi, H. (2022). The Use Of Dating Application and The Relationship Development (Phenomenological Approach On Tinder). Communicare : Journal of Communication Studies, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.37535/101009120221
Hasna, A. H., & Utami, L. S. S. (2023). Komunikasi Interpersonal dan Kepercayaan Diri Pengguna Dating Apps. Koneksi, 7(2), 274–281. https://doi.org/10.24912/KN.V7I2.21351
Iswahyudi, F. A. N. I., Gono, J. N. S., & Rahardjo, T. (2024). Memahami Dinamika Hubungan Berpacaran Jarak Jauh pada Mahasiswa Universitas Diponegoro. Interaksi Online, 12(4), 925–937. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/47462
Ivanka, Z. S., & Loisa, R. (2025). Komunikasi Interpersonal Generasi Z dalam Mencapai Kesepahaman pada Aplikasi Kencan. Kiwari, 4(2), 410–417. https://doi.org/10.24912/KI.V4I2.35005
Kartini, K., Sahlaya, M. R., Syahridani, M. A., Mubina, F., Syahputra, R., & Agni, M. (2024). Dinamika Komunikasi Antarpribadi dalam Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 1125–1130. https://doi.org/10.31004/JPTAM.V8I1.12515
Kautsara, N. R., & Rahmadina, R. (2024). Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Aplikasi Bumble Dalam Menjalani Pertemanan. Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(4), 222–228. https://doi.org/10.62383/FILOSOFI.V1I4.395
Keko, R., Wutun, M., & Aslam, M. (2022). Komunikasi Virtual Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana Angkatan 2020. Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 2(2), 156–168. https://doi.org/10.59895/DELIBERATIO.V2I2.49
Knapp, M. L., Vangelisti, A. L., & Caughlin, J. P. (2014). Interpersonal Communication and Human Relationships. Pearson. https://experts.illinois.edu/en/publications/interpersonal-communication-and-human-relationships
Octaviolan, T. C., & Ardi, R. (2021). Gambaran Proses Trust-Building pada Interaksi Pengguna Situs Perkencanan Daring. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 577–584. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.26763
Populix. (2024). 63% Generasi Muda Merupakan Pengguna Aplikasi Kencan Online. https://info.populix.co/articles/generasi-muda-merupakan-pengguna-aplikasi-kencan-online
Putri, A., Matahari, F. F., Machmud, A., Primarianda, R., H.P., R., & Wati, S. S. (2025). Integrasi Lintas Media dalam Proses Kencan Daring: Studi Kasus Pengguna Tinder dan Bumble di Kalangan Mahasiswa Jakarta: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 1279–1286. https://doi.org/10.31004/JERKIN.V4I1.1673
Rahmat, A. M., & Irwansyah, I. (2021). Penggunaan Reduksi Ketidak Pastian ketika Memulai Hubungan dalam Aplikasi Online Dating di Indonesia. Linimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 31–43. https://doi.org/10.23969/LINIMASA.V4I1.3378
Rustandi, R., & As, E. (2023). Komunikasi Virtual Pada Masa Pandemi Covid-19. AL-IBANAH, 8(1), 71–76. https://doi.org/10.54801/IBANAH.V8I1.163
Syarif, V. A., & Farid, F. (2025). Pengaruh Penggunaan Bumble pada Komunikasi Interpersonal Generasi Z. Kiwari, 4(2), 214–224. https://doi.org/10.24912/KI.V4I2.34976
Wibowo, K. A., Rahardjo, T., & Ayun, P. Q. (2022). Pengembangan Hubungan menuju Relasi Romantik dalam Ta’aruf. Interaksi Online, 11(1), 237–247. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/37168
Wulandari, A. P., & Nur, A. (2024). Persepsi Pengguna Aplikasi Kencan terhadap Keamanan dan Privasi Pengguna. Kohesi: Jurnal Sains Dan Teknologi, 4(12), 71–80. https://doi.org/10.3785/KOHESI.V4I12.6737