Komunikasi Cyber Beauty Vlogger Fatya Biya dalam Mendukung Citra Merek Wardah

Yolanda Octha Verren, Septia Winduwati
| Abstract views: 125 | views: 102

Abstract

In the case of the development of media massa now is a supporter of the needs in community activities.  In the era of globalization, developing technology can make it easier for people to get information practically and effectively by following the times.  YouTube is one example of new media that is currently quite popular.  This study aims to determine Fatya Biya's cyber beauty vlogger communication in supporting Wardah's brand image.  Theories used in this research are cyber communication theory, new media theory and brand image theory.  This research was conducted using descriptive qualitative methods.  Data collection methods from this research are interviews, document studies and online data.  Interviews were conducted with 1 key informant and 3 informants consisting of one beauty vlogger namely Fatya Biya and three Fatya Biya subribers who watched the Wardya one brand makeup video tutorial on YouTube.  The results of this study explain the cyber communication done by beauty vlogger Fatya Biya in supporting Wardah's brand image on YouTube, which is that he uses YouTube as a means to communicate about Wardah products in a video titled Wardah one brand makeup tutorial in supporting Wardah's image, which is halal and economical.

Pada hal perkembangan media massa saat ini merupakan sebuah pendukung kebutuhan dalam aktivitas masyarakat. Dalam era globalisasi, teknologi yang berkembang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara praktis dan efektif dengan mengikuti perkembangan zaman. YouTube adalah salah satu contoh dari new media yang saat ini cukup digemari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi cyber beauty vlogger Fatya Biya dalam mendukung citra merek Wardah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi cyber, teori new media dan teori citra. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif secara deskriptif. Metode pengumpulan data dari penelitian ini adalah wawancara, studi dokumen dan data online. Wawancara dilakukan kepada 1 key informan dan 3 informan yang terdiri dari satu beauty vlogger yaitu Fatya Biya dan tiga subribers Fatya Biya yang  menonton video Wardah one brand makeup tutorial Fatya di YouTube. Hasil dari penelitian ini menjelaskan  komunikasi cyber yang dilakukan oleh beauty vlogger Fatya Biya dalam mendukung citra merek Wardah di YouTube yaitu ia menggunakan YouTube sebagai sarana untuk mengkomunikasikan mengenai produk Wardah dalam video yang berjudul Wardah one brand makeup tutorial dalam mendukung citra Wardah yaitu halal dan ekonomis.

Keywords

beauty vlogger; brand image; new media; Wardah; YouTube

Full Text:

PDF

References

Argenti Paul.A. (2010). Komunikasi korporat. Jakarta : Salemba Humanika

Andriadi, Fayakhum. (2016). Demokrasi di tangan netijen. Jakarta : RMBOOKS

Carl I. Hovland. (2017). Definisi Komunikasi. PT. Raja Gravindo Persada : Jakarta

Daryanto dan Rahardjo Muljo. (2016). Teori komunikasi. Yogyakarta : Gava Media

J.Moleong, Lexy. (2014) – Metode penelitian kualitatif, edisi revisi. PT. Remaja Rosdakarya : Bandung

Shimp (2014). Integrated Marketing communications is advertising and promotions : seventh edaition, Mason : Thomson South – Western

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitaif, kualitatif dan R&D. Bandung : Afabeta.

Tjanatjantia Widika. (2013). Sejarah berdirinya YouTube

Copyright (c) 2020 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.