Komunikasi Interaktif Nikon Ambassador Dalam Mempertahankan Citra Merek (Studi Kasus Akun Media Sosial Instagram @Sukiminthio)

Ignacia Ardelia, Gregorius Genep Sukendro
| Abstract views: 100 | views: 84

Abstract

In today's digital era, marketing communication activities are supported by the presence of social media. Social media, one of which is Instagram, allows users to get additional information about a brand through contents uploaded by Brand Ambassadors. Brand Ambassador as a bridge of communication between brands and users, is one important factor in maintaining a positive image of a brand. This study aims to find out how interactive communication is carried out by Nikon Ambassador’s Sukimin Thio on Instagram. This research uses descriptive qualitative approach and case study method. Instagram is very suitable as Nikon marketing communication media that target Millenials (young people), besides that interactive communication carried out by Sukimin as Nikon Ambassador plays an important role in maintaining a positive brand image. Sukimin's interactive communication is done every day by replying to each comment, Direct Message, presenting content that is liked by followers, and utilizing the features found on Instagram to the fullest. The conclusion from the results of this study is through interactive communication, the public become more convinced that Nikon is a good product and get comfort in discussing Nikon products. Sukimin's image as someone inspiring and fun on social media and also his youthful personality is the same as the image that Nikon Indonesia wants to form. With the presence of Nikon Ambassador helping Nikon Indonesia to increase credibility, selling points, as well as maintaining a positive image.

 

Di era digital saat ini, kegiatan komunikasi pemasaran didukung oleh hadirnya media sosial. Media sosial salah satunya Instagram memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi tambahan mengenai suatu merek melalui konten yang diunggah oleh para Brand Ambassador. Brand Ambassador sebagai jembatan komunikasi antara merek dan pengguna, menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan citra positif sebuah merek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi interaktif yang dilakukan oleh Nikon Ambassador Sukimin Thio di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus. Instagram sangat cocok sebagai media komunikasi pemasaran Nikon yang targetnya Millenials (anak muda), selain itu komunikasi interaktif yang dilakukan Sukimin sebagai Nikon Ambassador berperan penting dalam mempertahankan citra positif merek. Komunikasi interaktif dilakukan Sukimin setiap hari dengan cara membalas tiap-tiap komentar, Direct Message, menyajikan konten yang disukai pengikut, serta memanfaatkan fitur yang terdapat pada Instagram secara maksimal.  Simpulan dari hasil penelitian ini adalah melalui komunikasi interaktif khalayak menjadi lebih yakin bahwa Nikon adalah produk yang bagus dan mendapatkan kenyamanan dalam berdiskusi mengenai produk Nikon. Citra Sukimin sebagai seseorang menginspirasi dan menyenangkan di media sosial serta kepribadiannya yang anak muda sama seperti citra yang ingin dibentuk Nikon Indonesia. Dengan adanya Nikon Ambassador membantu Nikon Indonesia untuk meningkatkan kredibilitas, nilai jual, juga mempertahankan citra yang positif.

Keywords

Brand Ambassador; Interactive Communication; Instagram; Brand Image; Komunikasi Interaktif; Citra Merek

Full Text:

PDF

References

Basrowi & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Reneka Cipta.

Bungin, Burhan. (2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenama Media Group.

Creswell, John W. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Donovan, LM. (2019). November 15, 2019. Social Marketing Statistics to Motivate you to Market Your Business. thewordpro.com/socialmarketing-statistics-to-motivate-you-to- market-your-business/

Kotler, Philip., & Keller, Lane Kevin. (2009). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip., & Keller, Lane Kevin. (2012). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

McQuail, Denis. (2011). Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Salemba Humanika.

Prawira Y, Mulyana S, Wirakusumah TK. (2012). Pengaruh Brand Ambassador Honda Spacy Helm-In dengan Keputusan Pembelian Konsumen. Jurnal Mahasiswa Universitas Padjajaran, 1, 1, 1-14.

Pujileksono, Sugeng. (2015). Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif. Malang: Kelompok Intrans Publishing.

Rusdi F., Sukendro GG. (2018). Oktober 5, 2019. Analisis Industri Kreatif Dalam Memanfaatkan Identitas Kota Melalui Media Baru. Jurnal Komunikasi, 10, 1, 95-102.

Saufika A, Retnaningsih, & Alfiasari. (2012). Gaya Hidup dan Kebiasaan Makan Mahasiswa. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 5, 2, 157-165.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Copyright (c) 2020 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.