Persepsi Pengguna Kosmetik Focallure terhadap Tayangan Youtube Tasya Farasya

Agatha Christy Adriani, Septia Winduwati
| Abstract views: 151 | views: 104

Abstract

In this era, customers are using social media, Youtube. They use beauty vlogger’s content tomake it easy for cosmetic users to get references based on reviews given by beauty vloggers. The development of cosmetics such as examples of Focallure Products. Focallure was updated by one of the vlogger's beauties, Tasya Farasya. This research was made to find out the perceptions created by Focallure cosmetics users on beauty vlogger on Tasya Farasya's Youtube. Theories used in this research are communication theory, social media theory and perception theories. This study uses qualitative considerations with descriptive characteristics. The results of the study show the fact of Focallure cosmetics users on the YouTube show Tasya Farasya is Tasya Farasya is a beauty vlogger that helps explain Focallure products by detailed and honest reviews in providing reviews. There are also internal and external factors that support the creation of this perception. Internal factors that support such as; Tasya Farasya has a beautiful face, has a special desire in cosmetology, good emotions when watching, and remembers that Tasya Farasya was once MUA. External factors such as; Tasya Farasya has a close relationship with Focallure, the lighting on the show is bright, the use of the background on the show is elegant and the number of subscribers provided by Tasya Farasya.

Di era sekarang ini, para konsumen memanfaatkan media sosial yaitu Youtube. Mereka memanfaatkan konten beauty vlogger untuk memudahkan kalangan pengguna kosmetik untuk mendapatkan referensi berdasarkan ulasan yang diberikan oleh beauty vlogger. Perkembangan kosmetik seperti Produk Focallure. Produk Focallure diulas oleh salah satubeauty vlogger yaitu Tasya Farasya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi yang tercipta dari pengguna kosmetik Focallure pada tayangan Youtube beauty vloggerTasya Farasya. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori komunikasi, media sosial dan persepsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dari pengguna kosmetik Focallure pada tayangan Youtube Tasya Farasya adalah Tasya Farasya merupakan beauty vloggeryang informatif dalam menjelaskan produk Focallure secara lengkap dan jujur dalam memberikan ulasan. Terdapat juga faktor internal dan eksternal yang mendukung terciptanya persepsi tersebut. Faktor internal yang mendukung seperti; Tasya Farasya dipandang paras yang cantik, memiliki kesamaan minat di bidang makeup, emosi yang baik pada saat menonton, dan mengingat bahwa Tasya Farasya pernah menjadi MUA. Faktor eksternal seperti; Tasya Farasya memiliki hubungan yang erat dengan Focallure, lighting pada tayangan tersebut terang, penggunaan background pada tayangan tersebut yang elegan dan jumlah subscriber yang dimiliki oleh Tasya Farasya.

Keywords

beauty vlogger; cosmetics; perception

Full Text:

PDF

References

Baskoro, Adi. (2009). Panduan Praktis Searching di Internet. Jakarta: PT TransMedia

Bimo, Walgito. (2010). Pengantar Psikolog Umum. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

Fadila, Dewi dan Sari Lestari Zainal Ridho.(2013) .Perilaku Konsumen. Palembang: Citrabooks Indonesia

Gunawan, Imam. (2014). Metode Penelitian Kualitatif, Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Kotler, Philip and Kevin Lane Keller. (2012). Marketing Management 13. New Jersey: Pearson Prentice Hall, Inc

McQuil, Denis. 2011. Teori Komunikasi Massa edisi ke-5. Jakarta: Slaemba Humanika

Nasrullah, Rulli. (2016). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, Sosioteknologi, Cet.kedua.Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Nazir,.Mohammad. (2011). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia:

Ruslan, Rosady. (2010). Metode Penelitian : Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2014). Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Copyright (c) 2020 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.