Satirisme Cerdas Iklan Djarum 76 Filter Gold Versi Caleg Cerdas (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Octav Noriega, Gregorius Genep Sukendro
| Abstract views: 134 | views: 109

Abstract

This research discusses satirism in Djarum 76 Filter Gold advertisement - Caleg Cerdas version. This research uses Roland Barthes's semiotic thinking approach. Where the meaning of the message is obtained from the first sign (denotation) in the form of audiovisual that appears and captured by our five senses and has another meaning behind the first meaning (connotation) and the second meaning (myth). Djarum 76 Filter Gold advertisement Caleg Cerdas version aired during the democratic party took place or before May 21, 2019. The element of satirism in this ad is displayed with humor where these elements as a whole can be found scene by scene in this ad. From the results of the study there were six (6) types of satirism / satire for the legislative candidates: Empty Brain, Ecek-Ecek Brain, Off-Air Brain, Wani Piro Brain, Dugem Brain and Music. After concluding, it can be concluded that there is a satirism contained in Djarum 76 Filter Gold adverstisment – Caleg Cerdas version is legitaslitve candidates are stupid, believes in mystical things and hopes somethins instant without working hard.

 

Penelitian ini membahas tentang bagaimana gaya satirisme cerdas dalam iklan Djarum 76 Filter Gold versi Caleg Cerdas. Penelitian ini menggunakan pendekatan pemikiran semiotika Roland Barthes. Dimana makna pesan tersebut diperoleh dari tanda pertama (denotasi) berupa audio visual yang muncul dan ditangkap oleh panca indera kita serta memiliki makna lain dibalik makna pertama (konotasi) dan makna kedua (mitos). Iklan Djarum 76 Filter Gold versi Caleg Cerdas ditayangkan saat pesta demokrasi berlangsung atau sebelum tanggal 21 Mei 2019. Unsur satirisme pada iklan ini ditampilkan dengan penuh humor dimana unsur-unsur ini secara keseluruhan dapat ditemukan adegan per adegan dalam iklan ini. Dari hasil penelitian terdapat enam(6) macam sindiran/satire untuk para caleg yaitu: Otak Kosong, Otak Ecek-Ecek, Otak Off-Air, Otak Wani Piro, Otak Dugem dan Musik. Setelah disimpulkan, dapat disimpulkan terdapat makna satir yang terkandung pada iklan Djarum 76 Filter Gold versi Caleg Cerdas berupa seorang caleg yang kurang pintar yang mempercayai hal klenik atau mistis dan mengharapkan suatu hal yang instan tanpa bekerja keras.

Keywords

djarum 76 advertisement; roland barthes; semiotics analysis; satirism; smart legislative candidates; analisi semiotika; caleg cerdas; satirisme

Full Text:

PDF

References

Azeharie, Suzy. (2017). Analisis Semiotika Representasi Keluarga Ideal Dalam Iklan Layanan Masyarakat Di Majalah Colours. Jakarta. Diakses tanggal 16 Januari 2020 di http://dx.doi.org/10.24912/jk.v7i2.18.

Beam, M. A., LaMarre, H. L., Landreville, K. D. (2009). The Irony of Satire “Political Ideology and the Motivation to See What You Want to See in The Colbert Report”. International Journal of Press/Politics, Vol 14. NO. 2, Pages 212-231, Published April 2009

Baksin, Askurifai. (2006). Jurnalistik Televisi: Teori dan Praktik. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Bungin, Burhan. (2010). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana

Bayuadhy, Gesta. (2016). Tresna Jalaran Saka Arta, Satire ala Jawa terhadap Ketimpangan Perilaku Manusia. Yogyakarta: DIVA Press

Hertindha, Rindhi Rezqi. n.d. Kehidupan Remaja Pecinta Dunia Gemerlap. Universitas Yogyakarta

Craig, Stark. (2003). “What’s Me Worry?” Teaching Media Literacy Through Satire and Mad Magazine. The Celaring House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, Vol 76. No. 6, Published 3 April 2010, 309 pages

Gilkerson, Nathan David. (2012). Participatory Satire? Political Humor, the Colbert Super PAC Project, and the Colliding Worlds Of Late Night Comedy and Modern American Politics. University of Minnesota Ph.D. dissertation. September (2012). Major: Mass Communication. Advisor: Brian G. Southwell. 1 computer file (PDF); v, 265 pages, appendices A-B

Halim, Janne, Widayatmoko, Widayatmoko. (2015). Representasi Kampanye Politik Dalam Game (Analisis Semiotik Dalam Game Jokowi Go! Dan Game Prabowo The Asian Tiger). Jakarta. Diakses pada tanggal 16 Januari 2020 di Jurnal Fikom Untar http://dx.doi.org/10.24912/jk.v7i1.10

Lee, Monle & Johnson, Carla. (2007). Prinsip-Prinsip Periklanan dalam Perspektif Global. Jakarta: Kencana

Mangkunegara, Awan P. (2005). Evaluasi Kinerja. Bandung: Refika Aditama

Moleong, Lexy J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Moriarty, Sandra. (2011). Advertising. (Edisi Kedelapan). Jakarta: Kencana.

Morisan. (2010). Periklanan, Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Kencana

Prasetyo, Agung Mukti. (2016). Hubungan Antara Kesenangan Mendengarkan Musik Dangdut Dengan Tingkat Produktivitas Musik Dangdut Dengan Tingkat Produktivitas Karyawan Home Industry Trio di Desa Tegalwangi Kabupaten Tegal

Romli, Khomsahrial. (2016). Komunikasi Massa. Jakarta: PT Gramedia

Rukmana, Febri Inda. (2015). Pengaruh Musik DJ Terhadap Persepsi, Perilaku, dan Penampilan Para Pengunjung di Liquid Café Semarang. Universitas Negeri Semarang

Sastrabaryu, Akhmad Mu’izzanur. (2017). Penggunaan Virtual Studio Technology Dalam Proses Produksi Electronic Dance Music. Universitas Negeri Yogyakarta

Septiantya, Alva. (2016). Bentuk, Makna dan Tujuan Tuturan Sarkasme pada Serial Televisi House MD episode 1 sampai 5, musim 1. Universitas Gajah Mada

Silitonga, Immanuel D.B. (2019). Analisis Semiotika Makna Pesan Pada Iklan Djarum 76 versi “Caleg Cerdas-Otak Kosong”. Bahasa Indonesia Prima, Vol 1, No. 2, 16 Agustus 2019. 46 halaman

Sobur, Alex. (2006). Analisis Teks Media. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Sobur, Alex. (2009). Analisis Teks Media. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Sobur, Alex. (2017). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Widhyatama, Sila. (2012). Sejarah Musik dan Apresiasi Seni di Asia. Jakarta: PT. Balai Pustaka (Persero)

Copyright (c) 2020 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.