Live Shopping dalam Industri Komunikasi Digital melalui Instagram

Vinia Fransiska, Sinta Paramita
| Abstract views: 100 | views: 84

Abstract

Live shopping is an online shopping activity that is done directly and within a certain duration. This research discusses the live shopping process in the digital communication industry.. The theory used is the theory of marketing communication, social media, Instagram, and digital communication. This study discusses the phenomenon of live shopping activity in the digital communications industry. The method used is a case study with a qualitative approach and using the techniques of interview, observation, and documentation. The results of this study can be seen that the live shopping activity that uses social media to utilize the features of Instagram namely Stories. The birth of live shopping is based on the phenomenon that has been formed over a long time, namely ‘jastip’. Goods sold in the live shopping activity are also more diverse than shop online as usual. It also offers more interactive shopping activities and fun so that buyers feel the thrill of shopping directly on the spot and the limited duration so that the buyers will be encouraged with time. Before live shopping, sellers will promote it by using Instagram Ads or endorsement to influencers. It can be concluded that the live shopping process starts with 3 main steps, promotion, interaction, and transaction.

 

Live shopping merupakan suatu kegiatan berbelanja secara online yang dilakukan secara langsung dan dalam durasi tertentu saja. Penelitian ini membahas tentang proses live shopping dalam industri komunikasi digital. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi pemasaran, media sosial, Instagram, dan komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kegiatan live shopping yang menggunakan media sosial Instagram ini memanfaatkan fitur Instagram yaitu Instagram Stories. Lahirnya live shopping didasari oleh fenomena yang sudah terbentuk lebih lama yaitu jasa titip atau jastip. Barang yang dijual dalam kegiatan live shopping juga lebih beragam dibandingkan berbelanja online seperti biasa. Kegiatan ini juga menawarkan kegiatan belanja yang lebih interaktif dan menyenangkan sehingga pembeli merasakan sensasi berbelanja langsung di tempat dan durasi waktu yang terbatas sehingga pembeli akan berpacu dengan waktu. Sebelum melakukan kegiatan live shopping, penjual terlebih dahulu akan memasarkannya dengan memanfaatkan fitur Instagram ads atau endorsement kepada influencer. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa proses live shopping dimulai dari 3 langkah utama yaitu promosi, interaksi, dan terakhir transaksi.

 

Keywords

digital communication; instagram; live shopping; online shopping; social media; belanja online; komunikasi digital

Full Text:

PDF

References

Cangara, Hafied. (2018). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Dijk, Jan Van. (2013). The Network Society. London: SAGE Publication, Ltd.

Kotler, Philip & Keller, Kevin Lane. (2016). Marketing Management, 15th Edition. England: Pearson Education.

Anwar, Rully Khairul & Rusmana, Agus. (2017). Komunikasi Digital Berbentuk Media Sosial Dalam Meningkatkan Kompetensi Bagi Kepala, Pustakawan, dan Tenaga Pengelola Perpustakaan. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 205. Desember 15, 2019. Terarsip di: http://jurnal.unpad.ac.id/dharmakarya/article/download/14891/7918

Kulsia, C. E., & Paramita, S. (2018). Analisis Akun Instagram Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (@Jokowi) Dalam Membangun Reputasi Pada Masyarakat Virtual. Koneksi, 1(2), 303–309. https://doi.org/10.24912/KN.V1I2.1985

Rosliana, R., & Loisa, R. (2019). Strategi Cyber Public Relatons dalam Memanfaatkan Media Sosial untuk Membangun Citra Perusahaan. Prologia, 2(2), 480. https://doi.org/10.24912/pr.v2i2.3733

Nasrullah, Rulli. (2017). Blogger dan Digital Word of Mouth: Getok Tular Digital Ala Blogger Dalam Komunikasi Pemasaran di Media Sosial. Jurnal Sosioteknologi Institut Teknologi Bandung, 2. November 23, 2019. : http://journals.itb.ac.id/index.php/sostek/article/view/3659/2489

Ridwan, Harnina., Masrul & Juhaepa. (2018). Komunikasi Digital Pada Perubahan Budaya Masyarakat E-Commerce Dalam Pendekatan Jean Baudrillard. Jurnal Komunikasi, 100. November 20, 2019. Terarsip di: https://jurnalrisetkomunikasi.org/index.php/jrk/article/download/17/11/

Daniel, Wahyu. (2019, 11 3). Wow Transaksi E-commerce RI 2018 capai Rp 77 T Lompat 151%. Retrieved August 21, 2019, from CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/tech/20190311101823-37-59800/wow-transaksi-e-commerce-ri-2018-capai-rp-77-t-lompat-151

Widowati, Hari. (2019, 25 4). Indonesia jadi negara dengan pertumbuhan e-commerce tercepat di dunia. Retrieved August 21, 2019, from Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/04/25/indonesia-jadi-negara-dengan-pertumbuhan-e-commerce-tercepat-di-dunia

Rachman, Fadhly Fauzi. (2019, 3 3). Serba serbi bisnis jastip yang lagi ngetren. Retrieved November 18, 2019, from Detik. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4451410/serba-serbi-bisnis-jastip-yang-lagi-ngetren

Copyright (c) 2020 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.