Analisis Brand Activation Hellobeauty dalam Membangun Loyalitas Konsumen

Yuli Yantimas, Diah ayu Candranigrum
| Abstract views: 62 | views: 88

Abstract

HelloBeauty merupakan perusahaan start-up yang berkembang dalam usaha bisnis jasa kecantikan nomor satu di Indonesia. HelloBeauty yang berbasis online. Dalam mengembangkan bisnisnya HelloBeauty melakukan promosi secara online maupun offline. HelloBeauty menggandeng sejumlah beauty artist sekitar kurang lebih 10.000. Dennish Tjandra yang memulai bisnisnya terinspirasi dari istrinya yang kesulitan dalam mencari makeup artist. Hal itu yang membuat Dennish mencoba untuk membuat sebuah program yang memudahkan perempuan di Indonesia untuk mencari beauty artist yang sesuai dengan lokasi, harga, dan kecocokan makeupnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menggunakan teknik wawancara. Beberapa event offline maupun online yang diselenggarakan adalah event makeup dengan Giovanni, Bubah Alfian, dan Gathering Makeup Artist. Untuk event offlinenya dilakukan dengan melakukan berbagai giveaway. Beberapa cara promosi yang dilakukan HelloBeauty adalah dengan melakukan brand activation. Dua strategi yang dipilih adalah social media activation dan marketing event activation. Kegiatan promosi melalui media sosial dijalankan oleh HelloBeauty dari awal mula berdiri. Event yang sudah diselenggarakan sebanyak 40 event mulai dari tahun 2017 sampai pertengahan 2019. Dennish meyakini bahwa dengan adanya event offline ini,  akan sangat membantu HelloBeauty dalam berkomunikasi secara langsung dengan beauty artist maupun konsumen HelloBeauty. Hasil dari penelitian ini adalah loyalitas yang terbangun dari konsumen HelloBeauty.

Keywords

HelloBeauty; Brand Activation; Instagram; Event

Full Text:

PDF

References

Emzir (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT. Raja grafindo persada.

Irawan, H. (2009). 10 Prinsip Kepuasan Pelanggan. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Kodong, Frans Richard (2012), Model Aplikasi E-Market Sebagai Sarana Promosi Dan tukar – menukar informasi antara penjual dan pembeli. Volume 8, Nomor 2, Januari 2012.

http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/telematika/article/viewFile/446/414

Kotler dan Keller.(2009). Manajement Pemasaran. Jilid1. Jakarta: Erlangga.

Lexy,J.Moleong.(2008) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lexy.J.Moleong.(2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lubis, Mahdalena (2017), Pencapaian Brand Corporate melalui Brand Activation Pendekatan Experimental Marketing, Volume 9, Nomor 1, Juli 2017

https://media.neliti.com/media/publications/137668-ID-pencapaian-brand-corporate-melalui-brand.pdf

Maulana Miftah Shabur, Susilo Heru,Riyadi (2015), Implementasi e-commerce sebagai media penjualan online, Volume 29, Nomor 1, Desember 2015.

https://media.neliti.com/media/publications/86512-ID-none.pdf

Noor, Ani.(2009). Management Event. Bandung: Alfabeta

Sujarweni.v. Wiratna.(2014). Metode Penelitian : Lengkap, Praktis, dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: pustaka baru press.

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3905013/kadin-akui-marketplace-berikan-akses-pasar-besar-buat-ukm

Copyright (c) 2019 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.