Analisis Strategi Kreatif dan Tujuan Konten Youtube (Studi Kasus Konten prank Yudist Ardhana)

Shera Aske Cecariyani, Gregorius Genep Sukendro
| Abstract views: 2065 | views: 8337

Abstract

Youtube telah menjadi salah satu media favorit di kalangan masyarakat. Banyak konten creator yang menggunakan youtube sebagai tempat untuk menuangkan ide serta kreativitasnya dalam konten yang disajikannya. Konten yang saat ini banyak diminati oleh konten creator adalah prank. Prank berisikan video seorang prankster yang sedang menjahili seseorang. Salah satu konten creator yang membuat prank adalah Yudist Ardhana. Penulis tertarik untuk menganalisa konten prank yang dibuat oleh Yudist Ardhana karena prank yang ia buat sangat menarik dan unik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kreatif dan tujuan yang dilakukan oleh Yudist Ardhana dalam konten prank yang dibuat. Dasar teoritik yang digunakan dalam penelitian ini mencangkup teori strategi kreatif, logika dasar, humor dan konten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui strategi kreatif dan tujuan konten prank Yudist Ardhana melalui wawancara, observasi dan hal-hal lain yang terkait dengan penelitian ini. Dapat disimpulkan, strategi kreatif konten prank yang dibuat oleh Yudist Ardhana merupakan strategi yang terbilang unik dan beda dari yang lainnya karena Yudist Ardhana berusaha untuk memodifikasi kontennya dengan karakteristik Yudist Ardhana Sendiri, sehingga membuat para viewers-nya terhibur dan tidak bosan dengan konten prank yang disajikannya. Dan tujuan Yudist Ardhana untuk menghibur berhasil, yang terlihat dari reaksi orang yang menonton videonya dan juga dari jumlah viewers videonya. Meskipun jumlah like pada video Yudist Ardhana tidak sebanyak jumlah viewersnya, karena orang yang menonton dan merasa terhibur tidak semuanya akan menekan like pada video yang disajikan oleh Yudist Ardhana.

Keywords

Yudist Ardhana; strategi kreatif; konten prank

Full Text:

PDF

References

Bogdan dan Taylor, 1975 dalam J. Moleong, Lexy. (1989). Metodologi Penelitian

Kualitatif. Bandung: Remadja Karya.

Denis McQuail. (1987). Mass Communication Theory (Teori Komunikasi Massa).

Jakarta: Erlangga.

Miles, Matthew dan Huberman, A. Michael. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tantang Metode-Metode Baru. Jakarta:UI Press.

Moleong, L.J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT

Remaja Rosdakarya.

Soekadjo. (1994). Logika DasarTradisional, Simbolik, Dan Induktif. Jakarta:

PT.Gramedia Pustaka Utama.

Vivian, John. (2008). Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Kencana Prenada Group.

http://sastra.um.ac.id/wp-content/uploads/2009/10/Sejarah-Teori-Jenis-dan-Fungsi-Humor.pdf

https://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2011-2-00436-mc%202.pdf

https://inet.detik.com/cyberlife/d-4191950/konten-youtube-apa-sih-yang-paling-digemari-netizen

Copyright (c) 2019 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.