Fenomena Curhat Online pada @Cerminlelaki di Instagram

Ben Thiodanu, Wulan Purnama Sari
| Abstract views: 198 | views: 135

Abstract

@cerminlelaki is an Instagram account that contains male ventures uploaded to feeds so that people can get advice. Patriarchal culture requires men to behave masculine and women to behave feminine. In this highly developed digital age, it greatly influences the behavior of human communication, the anonymity that occurs in the digital world that provides space for men to confide in the digital world, especially Instagram. This research was conducted by interviewing the owner of the @cerminlelaki account and the survey method of followers of @cerminlelaki who had confide in @cerminlelaki. The purpose of this study was to determine the phenomenon of male ventilation conducted on Instagram. The interview results show that by confiding in @cerminlelaki people can confide in a very sensitive topic that cannot even be told because confide here can be based on anonymous so that the identity of the person doing the confession will be kept confidential by the @cerminlelaki account holder. The mirror of the man opened a room for men to confide in. With the presence of mirror men prove that not only women who do confide, men also confide.

 

bisa mendapatkan saran dari orang. Budaya patriarki menuntut laki-laki untuk berperilaku maskulin dan perempuan untuk berperilaku feminim. Di era digital yang sangat berkembang ini sangat mempengaruhi perilaku komunikasi manusia, anonimitas yang terjadi di dunia digital yang memberikan ruang untuk laki-laki untuk melakukan curhat di dunia digital khususnya instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena curhat laki-laki yang dilakukan di instagram.  Penelitian ini dilakukan dengan metode mix methods dengan teknik pengumpulan data  berupa wawancara dengan pemilik akun @cerminlelaki dan metode survei terhadap followers @cerminlelaki yang telah melakukan curhat di @cerminlelaki. Hasil wawancara menunjukkan bahwa dengan melakukan curhat di @cerminlelaki orang bisa melakukan curhat dengan topik yang sangat sensitif yang bahkan tidak akan bisa diceritakan karena melakukan curhat disini bisa berbasis anonim sehingga identitas orang yang melakukan curhat akan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik akun @cerminlelaki. @cerminlelaki membuka ruang untuk laki-laki melakukan curhat. Dengan hadirnya @cerminlelaki membuktikan bahwa tidak hanya perempuan yang melakukan curhat, laki-laki juga melakukan curhat

Keywords

digital era; instagram; patriarchal culture; budaya patriarki; era digital

Full Text:

PDF

References

Aang, Ridwan. (2016). Komunikasi Antarbudaya:Mengubah Persepsi dan Sikap Dalam Meningkatkan Kreativitas Manusia. Bandung: Pusaka Setia Bandung.

Azeharie, S., & Sari, W. P. (2015). Penyingkapan Diri Ibas Yudhoyono Dalam Instagram Dan Reaksi. Jurnal Komunikasi, 112. November 10, 2019. Terarsip di: https://journal.untar.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/11/32

Bungin, B. (2017). Sosiologi Komunikasi : Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat Edisi Pertama. Jakarta: KENCANA.

Harsono, F. H. (2018, 3 14). Stres Rentan Dialami Orang dengan Usia Ini. November 1, 2019. Retrieved from Liputan 6: https://www.liputan6.com/health/read/3370200/stres-rentan-dialami-orang-dengan-usia-ini

Juliano, P. Sangra. (2015). Komunikasi dan Gender : Perbandingan Gaya Komunikasi Dalam Budaya Maskulin dan Feminim .Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi.

https://repository.unikom.ac.id/30705/1/sangra-juliano-p.pdf

Kartsen, K. (2017, 2 15). Benarkah Menikah Pilihan Hidup? Menilik Fenomena Lajang di Indonesia. November 1, 2019. Retrieved from Buletin KPIN: https://buletin.k-pin.org/index.php/arsip-artikel/154-benarkah-menikah-pilihan-hidup-menilik-fenomena-lajang-di-indonesia

Mindad. (2019, 11 20). Curhat online di @cerminlelaki. (Ben, Interviewer)

O, D. S., Peplau, L. A., & E, S. T. (2009). Social psychology. Jakarta: Kencana.

West, R., & Turner, L. H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi, Edisi 3. Jakarta: Salemba Humanika.

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.