Perlawanan Mahasiswi Bercadar Sebagai Kelompok Bungkam

Alma Syafiera, Suzy S. Azeharie
| Abstract views: 325 | views: 833

Abstract

Public oftenly stigmatized students who wear the veil. They are afraid of approaching them because the media depicted women with veils as terrorists. Therefore, women with veils categorized can be a mute group. This paper will see how the resistance a women wearing veil who joined the real organization named activities of the muslim student. The goals of this research is to find out how those students with veil as a resistance group against the dominant group in the campus environment. The theory used in the study is a mute group theory. The study uses case study methods with a qualitative descriptive approach to understand phenomenon about the behavior, perception and motivation of a person who is not negotiating. The research data was taken from a semi-structured interview with three key informants through documentation study and literature study. The conclusion of this themselves as well as channeling ideas, developing potential and their lack of confidence in the campus environment. They make their organization as a piece against the defection with open resistance such as following an external work program, campaign and channeling their potential. Closed resistance is done as a discussion between fellow members.

 

Mahasiswi yang menggunakan cadar umumnya mendapatkan stigmatisasi dari lingkungan sekitarnya. Orang-orang takut mendekati mereka karena pengaruh pemberitaan bahwa perempuan bercadar termasuk kategori kelompok radikal. Jumlah mahasiswi bercadar yang sedikit dalam lingkungan kampus dianggap sebagai kelompok bungkam. Penelitian ini akan meneliti bagaimana perlawanan yang dilakukan mahasiswi bercadar yang tergabung dalam organisasi kerohanian di tingkat universitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlawanan yang dilakukan mahasiswi bercadar sebagai kelompok bungkam terhadap kelompok dominan di lingkungan kampus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelompok bungkam. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami seseorang seperti perilaku, persepsi dan motivasi yang tidak bersifat negosiasi. Data penelitian diperoleh dari wawancara semi terstruktur, pengamatan, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Kesimpulan penelitian ini adalah mahasiswi bercadar memiliki ruang terbatas dalam mengekspresikan diri, menyalurkan ide, mengembangkan potensi dan tidak memiliki kepercayaan diri di lingkungan kampus. Mereka menjadikan organisasi kerohanian yang mereka ikuti di kampus sebagai tempat melawan kebungkaman dengan perlawanan terbuka seperti mengikuti program kerja eksternal, kampanye dan menyalurkan potensi yang mereka miliki. Perlawanan tertutup yang dilakukan seperti berdiskusi antar sesama anggota.

Keywords

muted group resistance; students use the veil; mahasiswa bercadar; perlawanan kelompok bungkam

Full Text:

PDF

References

Azeharie, Suzy (2019) Representasi Perempuan Pelaku Kejahatan Dalam Media Sosial: Analisa Kasus Afriani Susanti. Jurnal SNIT 2012.

Basrowi. Dan Suwandi. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Jakarta Rineka Cipta.

Bungin, Burhan. (2006). Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Prenada Media Group.

Herdiyansyah, Haris. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Khoiri, Alim M. (2016). Fiqih Busana: Telaah Kritis Pemikiran Muhammad Syahrur. Yogyakarta: Kalimedia.

Moleong, Lexy J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Scott. James. C. (1981). Domination and The Arts Of Resistance: Hidden Transcripts. New Haven, CT: Yale University Press.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

West, Richard. dan Turner, Lynn H. (2013). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Jakarta Salemba Empat.

https://www.liputan6.com/regional/read/3523607/sebelum-ledakan-bom-surabaya -sosok-bercadar-masuki-halaman-gki-diponegoro

https://www.liputan6.com/news/read/ 3531841/wanita-bercadar-gelar-aksi-peluk-saya-di-cfd-bundaran-hi

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.