Komunikasi Antarpribadi antara Orang Tua dan Anak Usia Remaja dalam Pembentukan Kepercayaan Diri Anak

Prima Frieda, H.H Daniel Tamburian
| Abstract views: 60 | views: 118

Abstract

Communication between parents and children is one of the most important factors for a child's confidence. However, according to several surveys conducted, it shows that there are still many parents who do not really care about how to raise their children. Many parents only focus on the physical growth and education of the child, without paying attention to the mental development of the child's self-confidence. This study aims to learn how interpersonal communication between parents and teenagers in the formation of child's self-confidence. Interpersonal communication and self-confidence theory are the basis of this research. This research was conducted using qualitative descriptive methods. Data collection methods used are interviews, observation, and through secondary data. The results of the study indicate that interpersonal communication activities undertaken by parents and teenagers are crucial to the formation of child's self confidence. Parents who use the right communication style when communicating with children will influence their child to be more open and this openness that builds confidence in a child's personality.

 

Komunikasi antara orang tua dan anak merupakan salah satu faktor terpenting dalam membentuk kepercayaan diri anak. Namun, menurut beberapa survey yang dilakukan, menunjukkan bahwa masih banyak orang tua yang tidak benar-benar peduli terhadap pola didik yang mereka berikan terhadap anak-anaknya. Banyak orang tua yang hanya fokus pada pertumbuhan fisik dan pendidikan anak saja, tanpa memperhatikan perkembangan mental khususnya kepercayaan diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan komunikasi antarpribadi orang tua dengan anak usia remaja dalam pembentukan kepercayaan diri anak. Teori komunikasi antarpribadi dan kepercayaan diri menjadi dasar dari penelitian ini. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan wawancara, observasi, dan melalui data-data sekunder. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa aktivitas komunikasi antarpribadi yang dilakukan orang tua dan anak usia remaja sangat menentukan pembentukan kepercayaan diri anak. Orang tua yang menggunakan gaya komunikasi yang tepat saat berkomunikasi dengan anak membuat anak lebih terbuka dan kemudian keterbukaan ini yang membangun kepercayaan diri dalam pribadi anak.

Keywords

interpersonal communication; parents; teenagers; self confidence; anak remaja; kepercayaan diri; komunikasi antarpribadi; orang tua

Full Text:

PDF

References

Budyatna, Muhammad dan Leila Mona Ganiem. (2012). Komunikasi Antarpribadi. Jakarta: Kencana.

DeVito, Joseph. A. (2016). The Interpersonal Communication Book (14th Ed.). England: Pearson Education.

Gunarsa, Singgih D. (2008). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Gunawan, Imam. (2014). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara

Harapan, Edi dan Syarwani Ahmad. (2016). Komunikasi Antarpribadi: Perilaku Insani Dalam Organisasi Pendidikan (ed.1, cet.2). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Kholifah, Siti dan I Wayan Suyadnya. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif: Berbagi Pengalaman dari Lapangan. Depok: Rajawali Pers.

Liliweri, Alo. (2017). Komunikasi Antar Personal. Jakarta: Prenada Media.

Mulyana, Deddy. (2005). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Setiawan, Catherine dan Suzy Azeharie. (2017). Studi Komunikasi Antarpribadi Anak dengan Orang Tua Tiri. Laporan Penelitian Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Juli, 1, 2017. Terarsip di: https://journal.untar.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/79/646

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.