Interaksi Simbolik dalam Kegiatan After Sales di Dealer Nissan (Studi Kasus PT. Wahana Wirawan)

Alanwari Bulan Putra, Muhammad Adi Pribadi
| Abstract views: 73 | views: 72

Abstract

Symbolic interactions are interactions with others where communication and participation play a very important role. Symbolic interaction theory focuses on the importance of self-concepts and perceptions of individuals based on interactions with other individuals. Symbolic interactionism plays an important role in After Sales activities. After sales is one of the activities to satisfy customers on a product. The purpose of After Sales Activities at PT. Nissan Motor Indonesia aims to increase customer satisfaction and add Company Profit. After Sales plays a very important role in the automotive world, because After Sales can maintain good relations in the long run between the Company and Customers. After Sales is in the form of service, warranty and others. PT. Nissan Motor Indonesia is one of the automotive companies that have excellent After Sales. In carrying out activities After Sales Theory of symbolic interaction of mind, self, and society plays an important role. This study uses a qualitative methodology with the Case Study method. Data collection was done by in-depth interviews with a team from PT. Wahana Wirawan,, participant observation, Documentation and archive record. The conclusion of this research is in conducting After Sales activities, PT. Nissan Motor Indonesia has 8 stages consisting of Proactive Contact Program (PCP), Appointment, Reception, Job Progress Control, Service Work, Quality Control, Vehicle Submission, and Follow Up. At this stage there is the Symbolic Interaction theory of Mind, Self, and Society. This After Sales activity or process is to increase Customer Satisfaction.

Interaksi Simbolik adalah interaksi dengan orang lain dimana komunikasi dan partisipasi memegang peranan sangat penting. Teori interaksi simbolik berfokus kepada pentingnya konsep diri dan persepsi yang dimiliki individu berdasarkan interaksi dengan individu lainnya. Interaksi simbolik berperan penting dalam kegiatan After Sales. After sales adalah salah satu kegiatan untuk memuaskan pelanggan pada suatu produk. Tujuan Kegiatan After Sales pada PT. Nissan Motor Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan menambahkan profit perusahaan. After Sales berperan sangat penting di dalam dunia Otomotif, karena After Sales ini dapat menjaga hubungan baik dalam jangka panjang antara Perusahaan dengan Pelanggan. After Sales ini berupa pelayanan Service, Garansi, dan lain-lain. PT. Nissan Motor Indonesia adalah salah satu perusahaan otomotif yang memiliki After Sales sangat baik. Dalam melakukan kegiatan After Sales Teori Interaksi simbolik mind, self, dan society berperan penting. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode Studi Kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan tim dari PT. Wahana Wirawan, Observasi partisipan, Dokumentasi, dan Rekaman Arsip. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam melakukan kegiatan After Sales, PT. Nissan Motor Indonesia memiliki 8 tahapan yang terdiri dari Proactive Contact Program (PCP), Appointment, Penerimaan, Job Progress Control, Pekerjaan servis, Kontrol kualitas, Penyerahan kendaraan, dan Follow Up. Pada tahapan tersebut terdapat teori Interaksi Simbolik dari Mind, Self, dan Society. Kegiatan atau proses After Sales ini untuk meningkatkan Kepuasan Pelanggan.

Keywords

after sales; case studies; symbolic interaction; customer satisfaction; qualitative; interaksi simbolik; kualitatif; kepuasan pelanggan; studi kasus

Full Text:

PDF

References

Budhy Suryanto. (2019, November 28). Wawancara pribadi.

J.D. Power. CSI (Customer Satisfaction Index). September 23, 2019.https://japan.jdpower.com/press-releases/jd-power-2019-indonesia-customer-service-index-mass-market-study-bahasa.

Nazir, Moh. (2011). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nissan. (n.d). Tentang Nissan. September 23, 2019. https://www.nissan.co.id/artikel.html

Pribadi, Muhammad Adi, Suganda, Venus & Susanto, Eko Harry (2018). Dinamika Perusahaan Periklanan Indonesia: Studi Kasus Komunikasi dan Budaya Organisasi Dwi Sapta IMC dan Fortune Indonesia. Disertasi Universitas Padjadjaran. Bandung: Universitas Padjajaran.

Rakhmat, Jalaluddin, 2007. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya

Richard West, Lynn H.Turner. (2008). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi (Buku 1) (Edisi 3). Jakarta: Salemba Humanika

Shinta Fransiska. (2019, November 28). Wawancara Pribadi.

Totok. (2019, November 28). Wawancara Pribadi

Yin, Robert K. (2013). “Studi Kasus”(Desain dan Metode), Jakarta : PT Raja Grafindo.

Copyright (c) 2020 Prologia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.