Resepsi Remaja terhadap Konten @BotakTikTok di Media Sosial TikTok

Steven Kesuma, Daniel Tamburian
| Abstract views: 118 | views: 145

Abstract

TikTok is an application that gives users access to create short videos with their creations and creativity. In the TikTok application, there are lots of content creators who create content - content ranging from positive content to negative content. The author focuses more on @BotakTikTok creator content because this creator's content is unique, namely having 3 TikTok accounts. The purpose of this study is to describe the reception of adolescents to the content of @BotakTikTok on social media. The research method used in this research is a qualitative approach with phenomenological research. Phenomenological research is used by the author because it allows to find out and understand about the meaning of content in social media (TikTok). The results of the data were obtained through direct interviews with 3 sources, direct observation and literature study. Observation is used by the author by making direct observations so that the author can find out how the subject sees the object under study. The result of this research is that the meaning received by adolescents in positive content is denotative meaning and the meaning that is received by adolescents in negative content is the connotative meaning and the reception of adolescents is included in the hegemonic - dominant position.

TikTok merupakan aplikasi yang memberikan akses kepada penggunanya untuk membuat video berdurasi pendek dengan kreasi dan kreativitas yang dimiliki. Dalam aplikasi TikTok terdapat banyak sekali konten kreator yang membuat konten mulai dari konten positif hingga konten negatif. Penulis lebih memfokuskan kepada konten kreator @BotakTikTok karena konten kreator ini memiliki keunikan yaitu memiliki tiga akun TikTok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan resepsi remaja terhadap konten @BotakTikTok dalam media sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan penelitian fenomenologi. Penelitian fenomenologi digunakan oleh penulis karena memungkinkan untuk mencari tahu dan memahami mengenai pemaknaan konten dalam media sosial (TikTok). Hasil data diperoleh melalui wawancara langsung dengan tiga narasumber, observasi langsung serta studi kepustakaan. Observasi digunakan oleh penulis dengan cara melakukan pengamatan langsung agar penulis bisa mengetahui cara pandang subjek terhadap objek yang diteliti. Hasil dari penelitian ini adalah makna yang diterima remaja dalam konten positif merupakan makna denotatif dan makna yang diterima remaja dalam konten negatif merupakan makna konotatif serta resepsi remaja termasuk kedalam posisi hegemonik-dominan.


Keywords

Content Creator; Reception; TikTok

Full Text:

PDF

References

Hall, Stuart. (2011). The work of representation: ”Representation: Cultural Representations and Signifying Practices (Culture, Media and Identities series). Ed Stuart Hall. USA: Sage Publication.

Nazir, Mohammad. (2011). Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia

Putra, Adhitya Wibawa. (2018). TikTok – sosial media berbasis video yang sedang sangat populer. Gadgettren.com. Diakses pada Maret 16, 2018. Terarsip di:

https://gadgetren.com/2018/03/16/apa-itu-tik-tok-video-media-sosial/

Rosmalia, Putri. (2020). Sulitnya menghalau konten negatif di TikTok. Media Indonesia. Diakses pada September 19, 2020. Terarsip di:

https://m.mediaindonesia.com/read/detail/346006-sulitnya-menghalau-konten-negatif-di-tiktok

Sobur, Alex. (2011). Analisis Teks Media. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Copyright (c) 2021 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.