PEMBERIAN MODUL DAN PELATIHAN KONSELING VOLUNTEER KOMUNITAS RUMAH BELAJAR SENEN TERHADAP PENDAMPINGAN REMAJA

Penny Handayani, Reneta Kristiani, Therese Arnesthy Danupratista, Novela Clara, Caecilia Anggita, Arifa Dwiratri, Nindita Naura Ramadhan
| Abstract views: 107 | views: 83

Abstract

Rumah Belajar Senen merupakan komunitas sosial yang peduli terhadap anak-anak jalanan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Komunitas ini menaungi anak-anak jalanan dari berbagai macam usia. Rumah Belajar Senen (RBS) berada di kawasan yang kumuh dan ditempati oleh masyarakat kaum marjinal. Anak-anak remaja yang berada di RBS memiliki lingkungan yang tidak kondusif, mereka tidak memiliki dukungan sosial yang baik mulaiĀ  dari lingkup keluarga, teman, tetangga, bahkan sekolah. Tidak adanya dukungan sosial membuat anak-anak remaja RBS tidak memiliki sosok untuk bercerita, sehingga mereka sering memendam masalahnya sendiri. Dengan demikian, intervensi ini bertujuan untuk memberikan pelatihan konseling melalui modul untuk kakak pendamping di RBS agar dapat menjadi sosok yang bisa memberikan dukungan kepada remaja RBS dimulai dari sebagai tempat bercerita. Data-data yang dikumpulkan menggunakan metode observasi dan wawancara terhadap beberapa kakak pendamping dan juga beberapa remaja di RBS. Intervensi dilakukan dengan cara memberikan pelatihan cara pengaplikasian modul konseling yang sudah disusun sebelumnya. Hasil yang didapatkan dari aspek kognitif, para pendamping sudah menguasai materi. Namun untuk aspek behavior dan afeksi, para pendamping belum menguasai dengan baik. Hal ini disebabkan karena waktu yang terbatas dalam melatih kemampuan konseling sehingga behavior dan afeksi belum terlatih dengan baik.

Keywords

komunitas;konseling;remaja

Full Text:

PDF

References

Beutler, L. E., & Harwood, T. M. (2000). Prescriptive psychotherapy: A practical guide to systematic treatment selection. New York, NY, US: Oxford University Press.

Chan, J. F. (2010). Training fundamentals: Pfeiffer essential guides to training basics.

San Francisco, CA: John Wiley and Sons, Inc.

Crow, G., & Allan, G. (1994). Community life: An introduction to local social relations

[e-book]. Diakses pada 1 April 2019 pada https://books.google.co.id.

Kamil, M. (2012). Model pendidikan dan pelatihan: Konsep dan aplikasi. Bandung: Alfabeta.

Kertajaya, H. (2008). Arti komunitas. Bandung: Gramedia Pustaka.

Nurhayati, T. (2015). Perkembangan perilaku psikososial pada masa pubertas. Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi, 4(1). Diakses pada 1 April 2019 dari http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/edueksos/article/view/649.

Santrock, J. W. (2015). Life-span development (15th ed.). New York, USA: McGraw-Hill Education.

Wenger, E., McDermott. R., & Snyder, W. M. (2002). A guide to managing knowledge: Cultivating communities of practice. Boston, USA: Harvard Business School Press


Refbacks

  • There are currently no refbacks.