Pengaruh volatilitas harga minyak, kurs, dan BI rate terhadap indeks harga saham gabungan 2018-2022

Isi Artikel Utama

Yohanes Yohanes
Ignatius Roni Setyawan

Abstrak

Harga minyak dunia, kurs, dan BI Rate merupakan variabel ekonomi makro yang dapat memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ketiga variabel independen merupakan cerminan perekonomian dunia dari berbagai sisi. Harga minyak dunia mengacu pada West Texas Intermediate menunjukkan permintaan minyak dunia, nilai tukar diukur menggunakan kurs tengah mencerminkan keadaan perekonomian Indonesia dan BI Rate yang mengacu pada BI7 Days Repo Rate merupakan kebijakan bank sentral menghadapi gejala ekonomi di Indonesia. Ketiga variabel menunjukkan jika perekonomian sedang kuat, maka indeks saham juga menguat. Penggunaan metode TARCH dalam penelitian ini untuk menguji volatilitas variabel independen serta pengaruhnya terhadap variabel dependen. Penggunaan metode TARCH ini karena ada indikasi volatilitas asimetris. Hasil dari penelitian ini menunjukkan harga minyak dunia dan BI Rate memengaruhi IHSG secara positif dan signifikan, serta nilai tukar Rupiah memengaruhi secara negatif dan signifikan. Karena jika nilai konversi menurun (Rupiah menguat) maka perekonomian di Indonesia juga sedang kuat. Hasil uji simultan juga menunjukkan ketiga variabel memengaruhi IHSG. Variabel-variabel ini diteliti dengan tujuan mengetahui pengaruh variabel ekonomi makro terhadap indeks saham sehingga pembaca diharapkan memiliki wawasan keadaan ekonomi dunia sebelum berinvestasi saham.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yohanes, Y., & Setyawan, I. R. (2024). Pengaruh volatilitas harga minyak, kurs, dan BI rate terhadap indeks harga saham gabungan 2018-2022. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan, 8(1), 29–40. https://doi.org/10.24912/jmbk.v8i1.28396
Bagian
Articles
Biografi Penulis

Yohanes Yohanes, Universitas Tarumanagara

Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana

Ignatius Roni Setyawan, Universitas Tarumanagara

Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana

Referensi

Amadeo, K. (2022, May 26). Bretton Woods system and 1944 agreement. the balance. https://www.thebalancemoney.com/bretton-woods-system-and-1944-agreement-3306133

Ambalau, P. D. V., Kumaat, R. J., & Mandeij, D. (2019). Analisis pengaruh jumlah uang beredar, kurs dan sibor terhadap suku bunga pinjaman bank umum melalui suku bunga acuan BI periode 2016:m09 - 2018:m12. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 19(3), 23–33. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/view/25271

Amin, M. Z., & Herawati, T. D. (2012). Pengaruh tingkat inflasi, suku bunga SBI, nilai kurs dollar (USD/IDR), dan indeks Dow Jones (DJIA) terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Periode 2008-2011). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 1(1), 1–17. https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/145

Ang, R. (1997). Buku pintar pasar modal Indonesia (The intelligent guide to Indonesia capital market). Mediasoft Indonesia.

Auliana, F., & Tahmat. (2019). Pengaruh harga minyak dunia, suku bunga, inflasi dan nilai tukar terhadap harga saham sektor pertambangan pada indeks LQ45 periode 2011-2018. JEMPER (Jurnal Ekonomi Manajemen Perbankan), 1(2), 128–135. https://doi.org/10.32897/jemper.v1i2.243

Basit, A. (2020). Pengaruh harga emas dan minyak dunia terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) periode 2016-2019. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 5(1), 42–51. https://doi.org/10.29303/jaa.v5i1.89

Blanchard, O., & Johnson, D. R. (2013). Macroeconomics (6th ed.). Pearson.

Broz, J. L., & Frieden, J. A. (2001). The political economy of international monetary relations. Annual Review of Political Science, 4(1), 317–343. https://doi.org/10.1146/annurev.polisci.4.1.317

Das, D., Kannadhasan, M., & Bhattacharyya, M. (2022). Oil price shocks and emerging stock markets revisited. International Journal of Emerging Markets, 17(6), 1583–1614. https://doi.org/10.1108/IJOEM-02-2020-0134

Devi, S. S. (2021). Pengaruh inflasi dan nilai tukar/kurs terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada masa pandemi Covid-19 bulan Januari-Desember tahun 2020. JIMEN: Jurnal Inovatif Mahasiswa Manajemen, 1(2), 139–149. https://jom.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jimen/article/view/31

Fabozzi, F. J. (1999). Manajemen investasi 1. Salemba Empat.

Hanoeboen, B. R. (2017). Analisis pengaruh harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, inflasi dan suku bunga SBI terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG). Jurnal Cita Ekonomika, 11(1), 35–40. https://doi.org/10.51125/citaekonomika.v11i1.2630

Hens, T. (2004). Advance portfolio theory (Lecture notes). NHH.

Jayaprana, O. (2014). Perbandingan return saham LQ45 di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan capital asset pricing model (CAPM) dan arbitrage pricing theory (APT) [Thesis, Universitas Pendidikan Indonesia]. https://repository.upi.edu/12516/

Jogiyanto. (2014). Teori portofolio dan analisis investasi (8th ed.). BPFE.

Kasmir. (2009). Bank dan lembaga keuangan lainnya. Rajawali Pers.

Koesoemadinata, R. P. (1987). Reef carbonate exploration, Program IWPL-Migas. Institut Teknologi Bandung.

Kozeliski, B. (2021a). What is the arbitrage pricing theory? [Video]. https://www.youtube.com/watch?v=wZsPfHUt6xs

Kozeliski, B. (2021b). What is the capital asset pricing model? [Video]. https://www.youtube.com/watch?v=O3MMz3ZpWtQ

Lintner, J. (1965). The valuation of risk assets and the selection of risky investments in stock portfolios and capital budgets. The Review of Economics and Statistics, 47(1), 13–37. https://doi.org/10.2307/1924119

Mahendra, A., Amalia, M. M., & Leon, H. (2022). Analisis pengaruh suku bunga, harga minyak dunia, harga emas dunia terhadap indeks harga saham gabungan dengan inflasi sebagai variabel moderating di Indonesia. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 6(1), 1069–1082. https://doi.org/10.33395/owner.v6i1.725

Markowitz, H. M. (1959). Portfolio selection: Efficient diversification of investments. Yale University Press.

Markowitz, H. M. (2009). The utility of wealth. Journal of Political Economy, 60(2), 43–50. https://doi.org/10.1086/257177

Masri, Z. A. H., & Hadi, S. (2016). Nilai tukar dan kedaulatan Rupiah. Sosio E-Kons, 8(1), 62–71. https://doi.org/10.30998/sosioekons.v8i1.771

Mishkin, F. S. (2008). Ekonomi uang, perbankan, dan pasar keuangan (L. Soelistianingsih & B. Yulianita G. (trans.)). Salemba Empat.

Ningsih, M. M., & Waspada, I. (2018). Pengaruh BI rate dan inflasi terhadap indeks harga saham gabungan (Studi pada indeks properti, real estate, dan building construction, di BEI periode 2013 - 2017). Manajerial, 17(2), 247–258. https://doi.org/10.17509/manajerial.v17i2.11664

Noor, M. H., & Dutta, A. (2017). On the relationship between oil and equity markets: Evidence from South Asia. International Journal of Managerial Finance, 13(3), 287–303. https://doi.org/10.1108/IJMF-04-2016-0064

Pratikno, D. (2009). Analisis pengaruh nilai tukar rupiah, inflasi, SBI, dan indeks Dow Jones terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) [Master Theses, Universitas Sumatera Utara]. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/42732

Purba, B., Purba, D. S., Purba, P. B., Nainggolan, P., Susanti, E., Damanik, D., Parinduri, L., Lie, D., Fajrillah, Rahman, A., Basmar, E., & Sudarmanto, E. (2021). Ekonomi internasional. Kita Menulis.

Salvatore, D. (1992). Theory and problems of microeconomic theory (3rd ed.). McGraw-Hill.

Shabbir, A., Kousar, S., & Batool, S. A. (2020). Impact of gold and oil prices on the stock market in Pakistan. Journal of Economics, Finance and Administrative Science, 25(50), 279–294. https://doi.org/10.1108/JEFAS-04-2019-0053

Sharpe, W. F. (1964). Capital asset prices: A theory of market equilibrium under conditions of risk. The Journal of Finance, 19(3), 425–442. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1964.tb02865.x

Sitompul, E. T. F., & Setyawan, I. R. (2021). Pengaruh inflasi, suku bunga SBI dan jumlah uang beredar terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) dengan model Arch-Garch. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 3(3), 688–698. https://doi.org/10.24912/jmk.v3i3.13152

Spahija, D., & Xhaferi, S. (2018). Fundamental and technical analysis of the stock price. International Scientific Journal Monte, 1(1), 5–11. https://doi.org/10.33807/monte.1.201904160

Sunariyah. (2011). Pengantar pengetahuan pasar modal (6th ed.). UPP STIM YKPN.

Suryanto. (2017). Pengaruh harga minyak dan emas terhadap indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. JURISMA : Jurnal Riset Bisnis & Manajemen, 7(1), 1–13. https://doi.org/10.34010/jurisma.v7i1.439

Tandelilin, E. (2010a). Dasar-dasar manajemen investasi. In Manajemen Investasi (p. 34). Kanisius.

Tandelilin, E. (2010b). Portofolio dan investasi: Teori dan aplikasi. Kanisius.

The U.S. Energy Information Administration (EIA). (2023). Oil and petroleum products explained. EIA. https://www.eia.gov/energyexplained/oil-and-petroleum-products/prices-and-outlook.php#:~:text=Crude oil prices are driven,goods from producers to consumers

Timotius, & Setyawan, I. R. (2023). Pengaruh pertumbuhan, leverage, profitabilitas, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 5(1), 56–65. https://doi.org/10.24912/jmk.v5i1.22513

Widoatmodjo, S. (2005). Cara sehat investasi di pasar modal: Pengantar menjadi investor profesional. Elex Media Komputindo.

Wismantara, S. Y., & Darmayanti, N. P. A. (2017). Pengaruh nilai tukar, suku bunga dan inflasi terhadap indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 6(8), 4391–4421. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Manajemen/article/view/31426

Artikel Serupa

<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.