Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z
Main Article Content
Abstract
Individu yang mengalami fenomena Fear of Missing Out (FoMO) cenderung merasa takut akan tertinggal mengenai informasi, tren, dan pengalaman menyenangkan yang dialami oleh orang-orang disekitarnya. Akibatnya individu yang mengalami hal tersebut tidak dapat menahan diri dari keinginan untuk terus menerus terhubung dengan orang lain terutama melalui media sosial. Salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan hal tersebut adalah rendahnya harga diri individu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self-esteem dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada generasi z yang menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan alat ukur self-esteem yang sudah diadaptasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara yang menggunakan teori Rosenberg dan Online Fear of Missing Out (On-FoMO) untuk mengukur Fear of Missing Out (FoMO). Data diolah menggunakan SPSS versi 25, data tidak terdistribusi normal maka digunakan Spearman Corellation (r = 0.591, p = 0.000). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara self-esteem dan Fear of Missing Out (FoMO) pada generasi z yang aktif menggunakan media sosial.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan jurnal ini setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan pekerjaan secara bersamaan berlisensi di bawah Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis mampu untuk masuk ke dalam terpisah, pengaturan kontrak tambahan untuk distribusi non-eksklusif versi diterbitkan jurnal pekerjaan (misalnya, posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online.
References
Abas, M., & Pambudhi, Y. A. (2023). Self Esteem dan Sindrom Fear Of Missing Out (FOMO) Mahasiswa Psikologi. 4(1), 69–77.
Abel, J. P., Buff, C. L., & Burr, S. A. (2016). Social Media and the Fear of Missing Out: Scale Development and Assessment. Journal of Business & Economics Research (JBER), 14(1), 33–44. https://doi.org/10.19030/jber.v14i1.9554
Andrea, B., Gabriella, H., & Tímea, J. (2016). Y and Z generations at workplaces. Journal of Competitiveness, 6(3), 90–106. https://doi.org/10.7441/joc.2016.03.06
Fitri, H., Hariyono, D. S., & Arpandy, G. A. (2024). Pengaruh Self-Esteem Terhadap Fear Of Missing Out (Fomo) pada Generasi Z Pengguna Media Sosial. Jurnal Psikologi, 1(4), 21. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2823
Mandas, Astrid Lingkan and Khoirotus Silfiyah, "Social Self-Esteem dan Fear of Missing Out Pada Generasi Z Pengguna Media Sosial", Sinestesia, vol. 12, no.1, 2022, pp. 19-27.
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014
Richter, K. (2018). Digital Commons @ ACU Digital Commons @ ACU Electronic Theses and Dissertations Electronic Theses and Dissertations Spring 5-2018 Fear of Missing Out, Social Media Abuse, and Parenting Styles Fear of Missing Out, Social Media Abuse, and Parenting Styles. https://digitalcommons.acu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1085&context=etd
Siddik, S., Mafaza, M., & Sembiring, L. S. (2020). Peran Harga Diri terhadap Fear of Missing Out pada Remaja Pengguna Situs Jejaring Sosial. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 10(2), 127. https://doi.org/10.26740/jptt.v10n2.p127-138