Pembentukan Identitas Diri Para Pelaku Cover Dance K-Pop di Jakarta

Dwi Sabrina, Lusia Savitri Retno Utami
| Abstract views: 128 | views: 101

Abstract

No doubt the development of popular culture is very fast in the world, especially the K-Pop industry. Due to rapid development of K-Pop and more fans, innovations have begun to emerge in showing the love of fans towards K-Pop. One of them is K-Pop cover dance activities. This study discusses "The Formation of the Identity of K-Pop Cover Dance Performers in Jakarta" and uses observation and interview data collection methods to find out more about how the formation of K-Pop cover actors' self-identity formation. The theory used is their dramatism on the front stage and also the backstage. In this study the authors can see that each individual communicates themselves in different ways and not all cover dance performers perform their front stage roles up to their backstage life. The formation of the identity of the cover dance actors can change to follow the environment where they are and with whom they communicate. However, not a few also feel that his life as a cover dance on stage imitates and becomes someone else's figure carried to their   daily from various aspects such as family, experience and also the community.



Tidak dipungkiri perkembangan budaya populer sangat pesat di dunia terutama K-Pop. Akibat perkembangan K-Pop yang pesat dan penggemarnya yang semakin banyak, mulai bermunculan inovasi dalam menunjukkan kecintaan dari penggemar terhadap K-Pop. Salah satunya adalah kegiatan cover dance K-Pop. Penelitian ini membahas tentang “Pembentukan Identitas Diri Para Pelaku Cover Dance K-Pop di Jakarta” dengan menggunakan teori dramatisme mereka pada front stage dan juga back stage. Dalam penelitian ini penulis dapat melihat bahwa setiap individu mengkomunikasikan diri mereka dengan cara yang berbeda-beda dan tidak semua pelaku cover dance melakukan peran front stage mereka hingga ke kehidupan backstage mereka. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data observasi dan wawancara untuk mengetahui lebih dalam mengenai bagaimana pembentukan identitas diri para pelaku cover dance K-Pop. Pembentukan identitas diri para pelaku cover dance dapat berubah mengikuti lingkungan dimana mereka berada dan dengan siapa mereka berkomunikasi. Namun, tidak sedikit juga yang merasa bahwa kehidupannya sebagai seorang cover dance di atas panggung yang meniru dan menjadi sosok orang lain terbawa hingga ke kehidupan sehari-hari mereka dari berbagai macam aspek seperti keluarga, pengalaman dan juga komunitas. 

Keywords

Pop Culture; Self Identity; Dramatism; Budaya Populer; Identitas Diri; Dramatisme

Full Text:

PDF

References

Afrizal. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Pustaka Setia.

Erikson, Erik H. (1989). Identitas dan Siklus Hidup Manusia Bunga Rampai I . Jakarta: Gramedia.

Heryanto, Ariel. (2019). Identitas dan Kenikmatan Politik Budaya Luar Indonesia. Jakarta: Gramedia

Fiske, John. (2011). Memahami Budaya Populer. Yogyakarta: Jalasutra.

Sabka, Fasa. Setyanto, Yugih, & Winduwati, Septia. (2018): Pengungkapan Identitas Diri Melalui Komunikasi Non Verbal Artifaktual Pada Komunitas Crossdress Cosplay Jepang. Jurnal

Komunikasi, 2 (2), 345-351. Desember 2018. Terarsip di : https://journal.untar.ac.id/index.php/koneksi/article/view/3905/2291

Suciati. (2017). Komunikasi Dalam Multi Perspektif. Yogyakarta : Buku Literal

Copyright (c) 2020 Koneksi
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.