REACTIVATION OF THE REMOTE CONTROLLED WEAPON STATION (RCWS) SYSTEM AS AN EMBEDDED SYSTEM-BASED DEFENSE TECHNOLOGY INNOVATION
Isi Artikel Utama
Abstrak
Soldier safety in modern military operations demands weapons systems capable of safe and precise This study presents the reactivation of a previously non-functional Remote Controlled Weapon Station (RCWS) by implementing a Proportional Control (P-control) system using the Teensy 3.5 microcontroller to regulate motor movement on the azimuth and elevation axes. The RCWS system was developed using a distributed multi-microcontroller architecture, in which the Teensy 3.5 serves as the main controller connected to the Arduino Mega 2560 Pro for joystick management and the Arduino Nano for reading the 1024 PPR rotary encoder. The setpoint values were obtained from the joystick, while the actual position was measured by the rotary encoder to calculate the error and generate a proportional PWM control signal. Experimental results indicate that a larger error between the setpoint and actual position produces a higher PWM signal, enabling the system to deliver linear, stable, and precise motor responses. Furthermore, the implementation of limit control on the elevation axis (420 ≤ θ₂ ≤ 600) effectively prevents excessive movement and protects the mechanical structure. Overall, the reactivated RCWS operates in real-time with stable serial communication, and proven reliability, offering potential for further development through the integration of PID control, fuzzy logic, or computer vision tracking to enhance the performance of remote weapon control systems.
Abstrak
Keselamatan prajurit dalam operasi militer modern menuntut sistem persenjataan yang mampu beroperasi secara aman dan presisi. Penelitian ini membahas reaktivasi sistem Remote Controlled Weapon Station (RCWS) yang sebelumnya tidak berfungsi, dengan fokus pada penerapan kontrol proporsional (P-control) berbasis mikrokontroler Teensy 3.5 untuk mengatur pergerakan motor pada sumbu azimut dan elevasi. Sistem RCWS dirancang menggunakan arsitektur terdistribusi berbasis multi mikrokontroler, di mana Teensy 3.5 berperan sebagai pengendali utama yang terhubung dengan Arduino Mega 2560 Pro sebagai pengelola joystick dan Arduino Nano sebagai pembaca rotary encoder 1024 PPR. Nilai setpoint diperoleh dari joystick, sedangkan posisi aktual dibaca oleh rotary encoder untuk menghitung error dan menghasilkan sinyal kendali PWM secara proporsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin besar error antara setpoint dan posisi aktual, semakin besar pula sinyal PWM yang dihasilkan, sehingga sistem mampu memberikan respon motor yang linier, stabil, dan presisi. Penerapan mekanisme limit control pada sumbu elevasi (420 ≤ θ₂ ≤ 600) berhasil mencegah pergerakan berlebih dan menjaga keamanan mekanik sistem. Secara keseluruhan, sistem RCWS yang direaktivasi berhasil beroperasi secara real-time dengan komunikasi serial yang stabil, serta dapat dikembangkan lebih lanjut menggunakan metode PID control, fuzzy logic, atau computer vision tracking untuk meningkatkan performa sistem kendali senjata jarak jauh
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Penulis
Sebagai Penulis Jurnal, Anda memiliki hak untuk berbagai kegunaan untuk artikel Anda, termasuk penggunaan oleh institusi atau perusahaan yang mempekerjakan Anda. Hak penulis dapat dilaksanakan tanpa perlu izin khusus. Penulis yang menerbitkan dalam jurnal TESLA: Jurnal Teknik Elektro memiliki hak luas untuk menggunakan karya-karya mereka untuk tujuan pengajaran dan ilmiah tanpa perlu mencari izin, termasuk: digunakan untuk pengajaran di kelas oleh penulis atau lembaga penulis dan presentasi di pertemuan atau konferensi dan mendistribusikan salinan kepada peserta; gunakan untuk pelatihan internal oleh perusahaan penulis; distribusi ke kolega untuk penggunaan penelitian mereka; digunakan dalam kompilasi karya penulis selanjutnya; termasuk dalam tesis atau disertasi; penggunaan kembali sebagian atau kutipan dari artikel dalam karya lain (dengan pengakuan penuh atas artikel final); persiapan karya turunan (selain untuk tujuan komersial) (dengan pengakuan penuh atas artikel akhir); posting sukarela di situs web terbuka yang dioperasikan oleh penulis atau lembaga penulis untuk tujuan ilmiah (harus mengikuti CC dengan Lisensi SA).
Penulis dapat menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, dan mencampur, memodifikasi, dan membuat materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial, tetapi mereka harus memberikan kredit yang sesuai (mengutip artikel atau konten), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Jika Anda mencampur, memodifikasi, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kembali kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.
Perjanjian Transfer Hak Cipta (untuk Penerbitan)
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pemahaman bahwa jika diterima untuk publikasi, publikasi hak cipta dari artikel tersebut akan diberikan / ditransfer ke TESLA: Jurnal Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai Penerbit Jurnal. Setelah menerima artikel, penulis akan diminta untuk menyelesaikan 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' (lihat informasi lebih lanjut tentang ini). E-mail akan dikirim ke penulis terkait yang mengkonfirmasi penerimaan naskah beserta formulir 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' dengan versi online dari perjanjian ini.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Editor dan Dewan Penasihat Nasional dari Dewan Penasihat, berupaya sebaik mungkin untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah, menyesatkan, opini atau pernyataan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TESLA: Jurnal Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Ingat, meskipun kami meminta transfer hak cipta, penulis jurnal kami tetap (atau diberikan kembali) hak ilmiah yang signifikan seperti yang disebutkan sebelumnya.
Formulir Copyright Transfer Agreement (CTA) dapat diunduh di sini: [TESLA Copyright Transfer Agreement Form (CTA): Journal of Electrical Engineering 2020]
Formulir hak cipta harus ditandatangani secara elektronik dan dikirim ke Kantor Editorial dalam bentuk email asli di bawah ini:
Ir. Wahidin Wahab, MSc, PhD. (Pemimpin Redaksi)
Kantor Editorial TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Jl. Letjen S. Parman No. 1 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia 11440
Tel: 085156207206 (a.n Sofyan maulana)
E-mail: tesla@ft.untar.ac.id
Referensi
[1] I. Dehtiarov, P. Leontiev, D. Miroshnychenko, V. Lanchynskyi, and P. Buhaiets, “Design and Research of the Ground Robotic System Structure for Weapons Remote Control,” Eastern-European J. Enterp. Technol., vol. 6, no. 1(126), pp. 52–60, 2023, doi: 10.15587/1729-4061.2023.292432.
[2] M. Dorczuk, “Modern weapon systems equipped with stabilization systems: division, development objectives, and research problems,” Sci. J. Mil. Univ. L. Forces, vol. 197, no. 3, pp. 651–659, 2020, doi: 10.5604/01.3001.0014.3959.
[3] J. F. Dolasinki, “Remote Controlled Weapon Stations - Development of Thought and Technology,” Probl. Mechatronics Armament Aviat. Saf. Eng., vol. 11, no. 3, pp. 87–100, 2020, doi: 10.5604/01.3001.0014.3710.
[4] M. Svalstedt, “Modeling and Simulation of a Remote Controlled Weapon Station,” M.Sc. thesis, KTH Royal Institute of Technology, School of Engineering Sciences (SCI), TRITA-SCI-GRU; 2022:356, Stockholm, Sweden, 2022. Available: https://kth.diva-portal.org/smash/get/diva2%3A1752017/FULLTEXT01.pdf. Accessed: 28-Oct-2025.
[5] W. Lu, “Limit-protection method for the workspace of a parallel power head,” Strojniški vestnik – Journal of Mechanical Engineering, vol. 68, no. 10, pp. 560–570, 2022, doi: 10.5545/sv-jme.2022.69
[6] PJRC, “Teensy® 3.5 (Development Board) – Specifications,” PJRC. Available: https://www.pjrc.com/store/teensy35.html. Accessed: 23-Oct-2025.
[7] J. W. Simatupang, B. Prasetyo, and M. I. A. Galina, “Prototipe Mesin Penjual Air Mineral Otomatis berbasis Arduino Mega 2560 dan RFID-RC522,” ELKOMIKA, vol. 10, no. 2, pp. 484–499, 2022, doi: https://doi.org/10.26760/elkomika.v10i2.484
[8] RobotDyn, “MEGA 2560 PRO (Embed) CH340G/ATmega2560-16AU — Product Page,” RobotDyn. Available: https://robotdyn.com/mega-2560-pro-embed-ch340g-atmega2560-16au.html. Accessed: 27-Oct-2025.
[9] M. Dadić, P. Mostarac, R. Malarić, and J. Konjevod, “Digital compensation of a resistive voltage divider for power measurement,” Electron., vol. 10, no. 6, pp. 1–14, 2021, doi: 10.3390/electronics10060696.
[10] A. Abu Al-Hija’a, B. J. Szekeres, and M. Andó, “Comparative evaluation of voltage conversion and encoder pulse detection methods for controlling a model high-bay warehouse,” Discov. Appl. Sci., vol. 7, no. 2, 2025, doi: 10.1007/s42452-025-06523-2.
[11] J. Long, “Performance analysis of proportional feedback control and integral control in DC motors and speed control,” Theor. Nat. Sci., vol. 26, no. 1, pp. 81–88, 2023, doi: 10.54254/2753-8818/26/20241023.
[12] D. Mosconi, M. M. Silva, and A. A. G. Siqueira, “Optimal tuning of a proportional controller for DC motor position control via Fibonacci Search Method,” J. Mechatronics Eng., vol. 4, no. 1, pp. 12–21, 2021, doi: 10.21439/jme.v4i1.88.


