Potensi Biomassa Gasifikasi:Alternatif Berkelanjutan Dalam Menghasilkan Energi Listrik Untuk Masa Depan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penggunaan sumber energi yang berkelanjutan menjadi semakin penting dalam menjawab tantangan energi di masa depan. Salah satu alternatif yang menjanjikan adalah biomassa gasifikasi, yang merupakan proses konversi biomassa menjadi gas sintesis atau gas metana. Potensi biomassa gasifikasi sebagai sumber energi listrik telah menarik perhatian para peneliti dan praktisi energi.Studi ini bertujuan untuk menggambarkan potensi biomassa gasifikasi sebagai alternatif berkelanjutan dalam menghasilkan energi listrik untuk masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode systematic review. Penelitian systematic review dilakukan dengan penelaahan dengan kriteria tertentu secara terstruktur untuk mengetahui evidence base. Hasil analisis menunjukkan bahwa biomassa gasifikasi memiliki potensi yang signifikan sebagai sumber energi listrik yang berkelanjutan. Biomassa yang dapat digunakan dalam gasifikasi meliputi limbah pertanian, limbah hutan, limbah industri, dan tanaman energi khusus yang ditanam secara khusus untuk tujuan energi. Keuntungan utama biomassa gasifikasi termasuk ketersediaan yang melimpah, sifat terbarukan, dan kemampuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain itu, biomassa gasifikasi juga dapat diintegrasikan dengan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon untuk mengurangi emisi CO2 lebih lanjut. Biomassa gasifikasi memiliki potensi besar sebagai alternatif berkelanjutan dalam menghasilkan energi listrik untuk masa depan. Efisiensi termal gasifikasi biomassa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembakaran langsung biomassa atau penggunaan pembangkit listrik tenaga uap konvensional. Faktor pendukung pemanfaatan biomassa gasifikasi meliputi potensi sumber daya yang melimpah, pengelolaan limbah, reduksi emisis gas rumah kaca.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Penulis
Sebagai Penulis Jurnal, Anda memiliki hak untuk berbagai kegunaan untuk artikel Anda, termasuk penggunaan oleh institusi atau perusahaan yang mempekerjakan Anda. Hak penulis dapat dilaksanakan tanpa perlu izin khusus. Penulis yang menerbitkan dalam jurnal TESLA: Jurnal Teknik Elektro memiliki hak luas untuk menggunakan karya-karya mereka untuk tujuan pengajaran dan ilmiah tanpa perlu mencari izin, termasuk: digunakan untuk pengajaran di kelas oleh penulis atau lembaga penulis dan presentasi di pertemuan atau konferensi dan mendistribusikan salinan kepada peserta; gunakan untuk pelatihan internal oleh perusahaan penulis; distribusi ke kolega untuk penggunaan penelitian mereka; digunakan dalam kompilasi karya penulis selanjutnya; termasuk dalam tesis atau disertasi; penggunaan kembali sebagian atau kutipan dari artikel dalam karya lain (dengan pengakuan penuh atas artikel final); persiapan karya turunan (selain untuk tujuan komersial) (dengan pengakuan penuh atas artikel akhir); posting sukarela di situs web terbuka yang dioperasikan oleh penulis atau lembaga penulis untuk tujuan ilmiah (harus mengikuti CC dengan Lisensi SA).
Penulis dapat menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, dan mencampur, memodifikasi, dan membuat materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial, tetapi mereka harus memberikan kredit yang sesuai (mengutip artikel atau konten), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Jika Anda mencampur, memodifikasi, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kembali kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.
Perjanjian Transfer Hak Cipta (untuk Penerbitan)
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pemahaman bahwa jika diterima untuk publikasi, publikasi hak cipta dari artikel tersebut akan diberikan / ditransfer ke TESLA: Jurnal Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai Penerbit Jurnal. Setelah menerima artikel, penulis akan diminta untuk menyelesaikan 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' (lihat informasi lebih lanjut tentang ini). E-mail akan dikirim ke penulis terkait yang mengkonfirmasi penerimaan naskah beserta formulir 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' dengan versi online dari perjanjian ini.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Editor dan Dewan Penasihat Nasional dari Dewan Penasihat, berupaya sebaik mungkin untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah, menyesatkan, opini atau pernyataan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TESLA: Jurnal Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Ingat, meskipun kami meminta transfer hak cipta, penulis jurnal kami tetap (atau diberikan kembali) hak ilmiah yang signifikan seperti yang disebutkan sebelumnya.
Formulir Copyright Transfer Agreement (CTA) dapat diunduh di sini: [TESLA Copyright Transfer Agreement Form (CTA): Journal of Electrical Engineering 2020]
Formulir hak cipta harus ditandatangani secara elektronik dan dikirim ke Kantor Editorial dalam bentuk email asli di bawah ini:
Ir. Wahidin Wahab, MSc, PhD. (Pemimpin Redaksi)
Kantor Editorial TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Jl. Letjen S. Parman No. 1 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia 11440
Tel: 085156207206 (a.n Sofyan maulana)
E-mail: tesla@ft.untar.ac.id
Referensi
Y. Zhang, I. Khan, and M. W. Zafar, “Assessing environmental quality through natural resources, energy resources, and tax revenues,” Environ. Sci. Pollut. Res., vol. 29, no. 59, pp. 89029–89044, Dec. 2022, doi: 10.1007/s11356-022-22005-z.
G. Yadav, T. Mathimani, M. Sekar, R. Sindhu, and A. Pugazhendhi, “Strategic evaluation of limiting factors affecting algal growth – An approach to waste mitigation and carbon dioxide sequestration,” Sci. Total Environ., vol. 796, Nov. 2021, doi: 10.1016/j.scitotenv.2021.149049.
S. Algarni, V. Tirth, T. Alqahtani, S. Alshehery, and P. Kshirsagar, “Contribution of renewable energy sources to the environmental impacts and economic benefits for sustainable development,” Sustain. Energy Technol. Assessments, vol. 56, p. 103098, Mar. 2023, doi: 10.1016/J.SETA.2023.103098.
L. Parinduri and T. Parinduri, “Konversi Biomassa Sebagai Sumber Energi Terbarukan,” J. Electr. Technol., vol. 5, no. 2, pp. 88–92, 2020, [Online]. Available: https://www.dosenpendidikan.
Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional, “Laporan Analisis Nerasa Energi Nasional,” Sekr. Jenderal Dewan Energi Nas., vol. 1, no. 1, pp. 1–108, 2022.
S. A. Arsita, G. E. Saputro, and S. Susanto, “Perkembangan Kebijakan Energi Nasional dan Energi Baru Terbarukan Indonesia,” J. Syntax Transform., vol. 2, no. 12, pp. 1779–1788, Dec. 2021, doi: 10.46799/JST.V2I12.473.
V. Schnorf, E. Trutnevyte, G. Bowman, and V. Burg, “Biomass transport for energy: Cost, energy and CO2 performance of forest wood and manure transport chains in Switzerland,” J. Clean. Prod., vol. 293, p. 125971, Apr. 2021, doi: 10.1016/J.JCLEPRO.2021.125971.
Y. Wu et al., “Applications of catalysts in thermochemical conversion of biomass (pyrolysis, hydrothermal liquefaction and gasification): A critical review,” Renew. Energy, vol. 196, pp. 462–481, Aug. 2022, doi: 10.1016/J.RENENE.2022.07.031.
P. R. Havilah, A. K. Sharma, G. Govindasamy, L. Matsakas, and A. Patel, “Biomass Gasification in Downdraft Gasifiers: A Technical Review on Production, Up-Gradation and Application of Synthesis Gas,” Energies 2022, Vol. 15, Page 3938, vol. 15, no. 11, p. 3938, May 2022, doi: 10.3390/EN15113938.
H. MacDonald, E. Hope, K. de Boer, and D. W. McKenney, “Sentiments toward use of forest biomass for heat and power in canadian headlines,” Heliyon, vol. 9, no. 2, p. e13254, Feb. 2023, doi: 10.1016/J.HELIYON.2023.E13254.
T. Plankenbühler, D. Müller, and J. Karl, “An adaptive and flexible biomass power plant control system based on on-line fuel image analysis,” Therm. Sci. Eng. Prog., vol. 40, p. 101765, May 2023, doi: 10.1016/J.TSEP.2023.101765.
J. A. Kumar et al., “Agricultural waste biomass for sustainable bioenergy production: Feedstock, characterization and pre-treatment methodologies,” Chemosphere, vol. 331, p. 138680, Aug. 2023, doi: 10.1016/J.CHEMOSPHERE.2023.138680.
N. Sasaki, “Timber production and carbon emission reductions through improved forest management and substitution of fossil fuels with wood biomass,” Resour. Conserv. Recycl., vol. 173, p. 105737, Oct. 2021, doi: 10.1016/J.RESCONREC.2021.105737.
P. Addai, A. K. Mensah, E. Sekyi-Annan, and E. O. Adjei, “Biochar, compost and/or NPK fertilizer affect the uptake of potentially toxic elements and promote the yield of lettuce grown in an abandoned gold mine tailing,” J. Trace Elem. Miner., vol. 4, p. 100066, Jun. 2023, doi: 10.1016/J.JTEMIN.2023.100066.
N. Shabani, S. Akhtari, and T. Sowlati, “Value chain optimization of forest biomass for bioenergy production: A review,” Renew. Sustain. Energy Rev., vol. 23, pp. 299–311, 2013, doi: 10.1016/j.rser.2013.03.005.
Z. N. Milovanović, D. L. Branković, and V. Z. Janičić Milovanović, “Efficiency of condensing thermal power plant as a complex system—An algorithm for assessing and improving energy efficiency and reliability during operation and maintenance,” Reliab. Model. Ind. 4.0, pp. 233–325, Jan. 2023, doi: 10.1016/B978-0-323-99204-6.00005-4.
Y. Yu et al., “Steam explosion of lignocellulosic biomass for multiple advanced bioenergy processes: A review,” Renew. Sustain. Energy Rev., vol. 154, p. 111871, Feb. 2022, doi: 10.1016/J.RSER.2021.111871.
C. T. K. Kho, J. Ahmed, S. Kashem, and Y. L. Then, “A comprehensive review on PV configurations to maximize power under partial shading,” IEEE Reg. 10 Annu. Int. Conf. Proceedings/TENCON, vol. 2017-December, pp. 763–768, Dec. 2017, doi: 10.1109/TENCON.2017.8227962.
S. L. Narnaware and N. L. Panwar, “Biomass gasification for climate change mitigation and policy framework in India: A review,” Bioresour. Technol. Reports, vol. 17, p. 100892, Feb. 2022, doi: 10.1016/J.BITEB.2021.100892.
K. Kang, N. B. Klinghoffer, I. ElGhamrawy, and F. Berruti, “Thermochemical conversion of agroforestry biomass and solid waste using decentralized and mobile systems for renewable energy and products,” Renew. Sustain. Energy Rev., vol. 149, p. 111372, Oct. 2021, doi: 10.1016/J.RSER.2021.111372.
Ankush Halba, Praveen Kumar, and Vidyarthi, “Gasification as a potential solution for forest fires in the Indian Himalayan Region: A review,” Bioresour. Technol. Reports, vol. 19, p. 101162, Sep. 2022, doi: 10.1016/J.BITEB.2022.101162.
H. Shahbeig, A. Shafizadeh, M. A. Rosen, and B. F. Sels, “Exergy sustainability analysis of biomass gasification: a critical review,” Biofuel Res. J., vol. 9, no. 1, 2022, doi: 10.18331/BRJ2022.9.1.5.
R. van Dinter, B. Tekinerdogan, and C. Catal, “Automation of systematic literature reviews: A systematic literature review,” Information and Software Technology, vol. 136. 2021. doi: 10.1016/j.infsof.2021.106589.
U. F. Al-afifi, E. Syam, and E. Piter, “Perhitungan Potensi Energi Listrik Pada Sekam Padi Melalui Metode Gasifikasi,” SainETIn J. Sains, Energi, Teknol. dan Ind., vol. 4, no. 2, pp. 48 – 56–48 – 56, Mar. 2020, doi: 10.31849/SAINETIN.V4I2.4329.
Y. Zhang et al., “Gasification Technologies and Their Energy Potentials,” Sustain. Resour. Recover. Zero Waste Approaches, pp. 193–206, Jan. 2019, doi: 10.1016/B978-0-444-64200-4.00014-1.
A. Kozlov, O. Marchenko, and S. Solomin, “The modern state of wood biomass gasification technologies and their economic efficiency,” Energy Procedia, vol. 158, pp. 1004–1008, Feb. 2019, doi: 10.1016/J.EGYPRO.2019.01.244.
Kazuyuki, Murakami, et al. Biomass and Coal Co-combustion in the ASEAN Region (Phase 2). 2021.
Abeth Novria Sonjaya, A. N. S. Analisis Simulasi Gasifikasi Sampah Padat Kota Dengan Fixed Bed Downdraft Gasifier (Studi Kasus Tpa Putri Cempo Surakarta). 2022. PhD Thesis. Universitas Jayabaya.
Wahid, Abdul, Et Al. Exergy Analysis Of Coal-Fired Power Plants In Ultra Supercritical Technology Versus Integrated Gasification Combined Cycle. 2020.
Adistia, Nurul Amandha, et al. "Potensi energi panas bumi, angin, dan biomassa menjadi energi listrik di Indonesia." TESLA: Jurnal Teknik Elektro 22.2 (2020): 105-116.


