Sekuritisasi Data Sensor Pada Aplikasi Internet of Things (IoT) Dengan Menggunakan Blockchain Ethereum Di Jaringan Testnet
Isi Artikel Utama
Abstrak
Internet of Things (IoT) and blockchain are two technologies which are pioneer nowadays and in the future. IoT become pioneer because our goverment sets Industrial Revolution 4.0 which signifies the IoT technology. For blockchain, it is a technology which has a significant development. These two technologies have a good future. The innovation in this design is combining these two technologies. IoT has a problem in securitization, but blockchain has an advantage in security. So, by combining these technologies, the problem could be resolved. This design used microcontroller ESP32. It will collect three data sets, i.e. altitude, pressure and temperature. The data will be sent through Internet to Ethereum blockchain network in Ropsten TestNet. The Data will store in state variables. Twenty data have been sent and tested. The data has been verified to be stored in Ethereum Virtual Machine because the data could be verified through etherscan.io. So, the conclusion is this design could prove that blockchain could be used to data securitization in IoT.
Internet of Things (IoT) dan blockchain merupakan dua teknologi yang akan menjadi pioneer saat ini dan di masa mendatang. Pioneer saat ini karena pemerintah menetapkan Revolusi Industri 4.0 yang salah satu titik beratnya adalah IoT. Untuk blockchain, saat ini merupakan teknologi yang mengalami perkembangan signifikan. Kedua teknologi ini menjanjikan. Salah satu hal yang dapat menjadi inovasi adalah menggabungkan keduanya. IoT memiliki permasalahan pada sekuriti, sedangkan blockchain memiliki keunggulan dalam hal sekuriti. Dengan demikian, menggunakan teknologi blockchain untuk aplikasi IoT akan menjadi solusi. Alat yang dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32. Alat ini akan mengakuisis data dari tiga buah sensor, yaitu sensor ketinggian, tekanan dan suhu. Data-data ini dikirim melalui Internet ke jaringan blockchain Ethereum di TestNet Ropsten. Data tersebut akan disimpan di state variables. Dua puluh data dikirim dan berhasil disimpan di Ethereum Virtual Machine. Ini terbukti dengan setiap data yang dikirim dapat divalidasi dan terekam di etherscan.io. Dengan demikian, perancangan alat ini berhasil membuktikan bahwa IoT dapat menggunakan blockchain untuk sekuritisasi data.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Hak Penulis
Sebagai Penulis Jurnal, Anda memiliki hak untuk berbagai kegunaan untuk artikel Anda, termasuk penggunaan oleh institusi atau perusahaan yang mempekerjakan Anda. Hak penulis dapat dilaksanakan tanpa perlu izin khusus. Penulis yang menerbitkan dalam jurnal TESLA: Jurnal Teknik Elektro memiliki hak luas untuk menggunakan karya-karya mereka untuk tujuan pengajaran dan ilmiah tanpa perlu mencari izin, termasuk: digunakan untuk pengajaran di kelas oleh penulis atau lembaga penulis dan presentasi di pertemuan atau konferensi dan mendistribusikan salinan kepada peserta; gunakan untuk pelatihan internal oleh perusahaan penulis; distribusi ke kolega untuk penggunaan penelitian mereka; digunakan dalam kompilasi karya penulis selanjutnya; termasuk dalam tesis atau disertasi; penggunaan kembali sebagian atau kutipan dari artikel dalam karya lain (dengan pengakuan penuh atas artikel final); persiapan karya turunan (selain untuk tujuan komersial) (dengan pengakuan penuh atas artikel akhir); posting sukarela di situs web terbuka yang dioperasikan oleh penulis atau lembaga penulis untuk tujuan ilmiah (harus mengikuti CC dengan Lisensi SA).
Penulis dapat menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, dan mencampur, memodifikasi, dan membuat materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial, tetapi mereka harus memberikan kredit yang sesuai (mengutip artikel atau konten), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Jika Anda mencampur, memodifikasi, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kembali kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.
Perjanjian Transfer Hak Cipta (untuk Penerbitan)
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pemahaman bahwa jika diterima untuk publikasi, publikasi hak cipta dari artikel tersebut akan diberikan / ditransfer ke TESLA: Jurnal Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai Penerbit Jurnal. Setelah menerima artikel, penulis akan diminta untuk menyelesaikan 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' (lihat informasi lebih lanjut tentang ini). E-mail akan dikirim ke penulis terkait yang mengkonfirmasi penerimaan naskah beserta formulir 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' dengan versi online dari perjanjian ini.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Editor dan Dewan Penasihat Nasional dari Dewan Penasihat, berupaya sebaik mungkin untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah, menyesatkan, opini atau pernyataan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TESLA: Jurnal Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Ingat, meskipun kami meminta transfer hak cipta, penulis jurnal kami tetap (atau diberikan kembali) hak ilmiah yang signifikan seperti yang disebutkan sebelumnya.
Formulir Copyright Transfer Agreement (CTA) dapat diunduh di sini: [TESLA Copyright Transfer Agreement Form (CTA): Journal of Electrical Engineering 2020]
Formulir hak cipta harus ditandatangani secara elektronik dan dikirim ke Kantor Editorial dalam bentuk email asli di bawah ini:
Ir. Wahidin Wahab, MSc, PhD. (Pemimpin Redaksi)
Kantor Editorial TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Jl. Letjen S. Parman No. 1 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia 11440
Tel: 085156207206 (a.n Sofyan maulana)
E-mail: tesla@ft.untar.ac.id
Cara Mengutip
Referensi
S. Smith, Internet of Things connected devices to triple by 2021, reaching over 46 billion units, in Juniper Research, 2016.
K. Rawlinson. Hp study reveals 70 percent of internet of things devices vulnerable to attack. [Online]. Available: http://www8.hp.com/us/en/ hp-news/press-release.html?id=1744676#.WUrrwWgrKM8, diakses pada tanggal 29 Agustus 2018 pada jam 21.00 WIB.
K. Christidis and M. Devetsikiotis, Blockchains and Smart Contracts for the Internet of Things, IEEE Access, vol. 4, 2016, pp. 2292 – 2303.
P. Danzi, et. al., Analysis of the Communication Traffic for Blockchain Synchronization of IoT Devices, IEEE International Conference on Communications (ICC), 2018.
J. Pan and E. Alqrem, EdgeChain: An Edge-IoT Framework and Prototype Based on Blockchain and Smart Contracts, https://arxiv.org/abs/1806.06185, 2018, diakses pada tanggal 29 Agustus 2018 pada jam 22.00 WIB.
U. Guin, P. Cui and A. Skjellum, Ensuring Proof-of-Authenticity of IoT Edge Devices using Blockchain Technology, The 2018 IEEE International Conference on Blockchain, 2018.
A. Dorri, et. al., Blockchain for IoT Security and Privacy: The Case Study of a Smart Home, IEEE Percom Workshop on Security Privacy and Trust in The Internet of Thing, 2017.
S. F. T. O. Mendonca, J. F. S. Junior and F. M. R. Alencar, The Blockchain-based Internet of Things Development: Initiatives and Challenges, ICSEA, 2017, pp. 28-33.
J. Kogure, et. al., The Blockchain-based Internet of Things Development: Initiatives and Challenges, Fujitsu Scientific & Technical Journal, vol. 53, no. 5, pp 56-61, 2017.
A. Dorri, et. al., LSB: A Lightweight Scalable BlockChain for IoT Security and Privacy, https://arxiv.org/abs/1712.02969, 2017, diakses pada tanggal 20 September 2018 pada jam 23.00 WIB.
A. Narayanan et al., Bitcoin and Cryptocurrency Technologies: A Comprehensive Introduction, Princeton University Press, 2016.
