AUTOMATED ROOM LIGHTING AND FAN SYSTEM FOR ENERGY EFFICIENCY IN SMART HOMES
Isi Artikel Utama
Abstrak
Energy waste can be caused by the uncontrolled use of electronic devices. This study develops an ESP32-based automation system to optimize the automatic operation of room lighting and fans as an effort toward energy saving and the smart home concept. The research method is system design, divided into two main parts: system 1, which regulates lighting using PIR and BH1750 sensors, and system 2, which controls a fan and desk lamp using an ultrasonic sensor, DHT11, and an AS608 fingerprint sensor. Both systems communicate through ESP-NOW to ensure coordination in device operation. The ESP32-based system was chosen for its capability of integrating wireless connectivity, relatively low power consumption, and support for multiple communication protocols, making it suitable for smart home applications. In addition, the use of biometric sensors provides added value in the form of personalized control, which is rarely found in similar studies, making the system not only efficient but also adaptive to users’ specific needs. Experimental results show that the system can adjust lighting and fan speed according to designed scenarios and user preferences. The room lighting was maintained within the range of 260 lux to 385 lux when occupied, and the fan remained active when the temperature exceeded 25°C to support air circulation, but automatically turned off when the temperature fell below 25°C to save energy. The key finding of this study is that energy savings can be achieved through condition-based load control, reduction of unnecessary power consumption, and personalization via fingerprint sensors. The integration of ESP-NOW and biometrics makes this design an innovative approach toward a user-oriented, energy-efficient smart home.
Abstrak
Pemborosan energi salah satunya dapat disebabkan oleh penggunaan perangkat elektronik yang tidak terkontrol. Penelitian ini mengembangkan sistem otomatisasi berbasis ESP32 untuk mengoptimalkan penggunaan lampu ruang dan kipas angin secara otomatis, sebagai upaya penghematan energi menuju konsep smart home. Metoda penelitian berupa perancangan sistem dengan dua bagian utama, yaitu sistem 1 yang mengatur pencahayaan menggunakan sensor PIR dan BH1750, serta sistem 2 yang mengontrol kipas dan lampu meja dengan sensor ultrasonik, DHT11, dan sensor sidik jari AS608. Kedua sistem berkomunikasi melalui ESP-NOW untuk memastikan koordinasi dalam pengoperasian perangkat. Pemilihan sistem berbasis ESP32 didasarkan pada kemampuannya dalam integrasi konektivitas nirkabel, konsumsi daya yang relatif rendah, serta dukungan terhadap berbagai protokol komunikasi sehingga sesuai untuk aplikasi smart home. Selain itu, penggunaan sensor biometrik memberikan nilai tambah berupa personalisasi kontrol yang jarang ditemukan pada penelitian sejenis, menjadikan sistem ini tidak hanya efisien tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan spesifik pengguna. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menyesuaikan pencahayaan dan kecepatan kipas sesuai skenario yang dirancang dan preferensi pengguna. Lampu ruang diatur selalu berada pada rentang 260 lux sampai dengan 385 lux, jika ruangan digunakan dan kipas angin tetap menyala jika suhu melebihi 25°C, untuk membantu sirkulasi udara, tetapi jika suhu turun di bawah 25°C, kipas mati untuk menghemat daya. Temuan penting penelitian ini adalah bahwa penghematan energi dapat dicapai melalui pengendalian beban listrik berbasis kondisi aktual, pengurangan konsumsi daya yang tidak diperlukan, serta penerapan personalisasi dengan sensor sidik jari. Integrasi ESP-NOW dan biometrik menjadikan rancangan ini sebagai inovasi menuju konsep smart home hemat energi dan berorientasi pengguna.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Penulis
Sebagai Penulis Jurnal, Anda memiliki hak untuk berbagai kegunaan untuk artikel Anda, termasuk penggunaan oleh institusi atau perusahaan yang mempekerjakan Anda. Hak penulis dapat dilaksanakan tanpa perlu izin khusus. Penulis yang menerbitkan dalam jurnal TESLA: Jurnal Teknik Elektro memiliki hak luas untuk menggunakan karya-karya mereka untuk tujuan pengajaran dan ilmiah tanpa perlu mencari izin, termasuk: digunakan untuk pengajaran di kelas oleh penulis atau lembaga penulis dan presentasi di pertemuan atau konferensi dan mendistribusikan salinan kepada peserta; gunakan untuk pelatihan internal oleh perusahaan penulis; distribusi ke kolega untuk penggunaan penelitian mereka; digunakan dalam kompilasi karya penulis selanjutnya; termasuk dalam tesis atau disertasi; penggunaan kembali sebagian atau kutipan dari artikel dalam karya lain (dengan pengakuan penuh atas artikel final); persiapan karya turunan (selain untuk tujuan komersial) (dengan pengakuan penuh atas artikel akhir); posting sukarela di situs web terbuka yang dioperasikan oleh penulis atau lembaga penulis untuk tujuan ilmiah (harus mengikuti CC dengan Lisensi SA).
Penulis dapat menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, dan mencampur, memodifikasi, dan membuat materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial, tetapi mereka harus memberikan kredit yang sesuai (mengutip artikel atau konten), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Jika Anda mencampur, memodifikasi, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kembali kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.
Perjanjian Transfer Hak Cipta (untuk Penerbitan)
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pemahaman bahwa jika diterima untuk publikasi, publikasi hak cipta dari artikel tersebut akan diberikan / ditransfer ke TESLA: Jurnal Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai Penerbit Jurnal. Setelah menerima artikel, penulis akan diminta untuk menyelesaikan 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' (lihat informasi lebih lanjut tentang ini). E-mail akan dikirim ke penulis terkait yang mengkonfirmasi penerimaan naskah beserta formulir 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' dengan versi online dari perjanjian ini.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Editor dan Dewan Penasihat Nasional dari Dewan Penasihat, berupaya sebaik mungkin untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah, menyesatkan, opini atau pernyataan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TESLA: Jurnal Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Ingat, meskipun kami meminta transfer hak cipta, penulis jurnal kami tetap (atau diberikan kembali) hak ilmiah yang signifikan seperti yang disebutkan sebelumnya.
Formulir Copyright Transfer Agreement (CTA) dapat diunduh di sini: [TESLA Copyright Transfer Agreement Form (CTA): Journal of Electrical Engineering 2020]
Formulir hak cipta harus ditandatangani secara elektronik dan dikirim ke Kantor Editorial dalam bentuk email asli di bawah ini:
Ir. Wahidin Wahab, MSc, PhD. (Pemimpin Redaksi)
Kantor Editorial TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Jl. Letjen S. Parman No. 1 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia 11440
Tel: 085156207206 (a.n Sofyan maulana)
E-mail: tesla@ft.untar.ac.id
Referensi
[1] T. Tjahjono, and D. Maulina, “KELALAIAN MANUSIA (HUMAN ERROR) DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS: ANALISIS BERDASARKAN PEMROSESAN INFORMASI,” Journal of Indonesia Road Safety, Vol 1, No 1, pp. 30-38, April 2018.
[2] D. Almanda, K. Krisdianto, and E. Dermawan, “MANAJEMEN KONSUMSI ENERGI LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN LM 35,” elektum, vol. 14, no. 1, p. 16, Apr. 2017, doi: 10.24853/elektum.14.1.16-22.
[3] E. Setyaningsih and Y. Calvinus, “PERANCANGAN DAN REALISASI AUTOMATIC DIMMING LIGHT PADA LABORATORIUM PENDIDIKAN.” Jurnal TESLA, Vol 24, No 1, Maret 2022.
[4] R. S. Rinaldi, Y. R. Lase, and M. K. A. Rosa, “Perancangan Sistem Otomatisasi Penyalaan Lampu, Kipas angin dan Proyektor Dalam Ruang Kelas,” vol. 11, 2021.
[5] I. Marzuki, “Perancangan dan Pembuatan Sistem Penyalaan Lampu Otomatis Dalam Ruangan Berbasis Arduino Menggunakan Sensor Gerak dan Sensor Cahaya,” Jurnal Penelitian Ilmu Teknik dan Terapan, vol. 10, no. 1, pp. 10–16, 2019.
[6] M. Nizam, H. Yuana, and Z. Wulansari, “MIKROKONTROLER ESP 32 SEBAGAI ALAT MONITORING PINTU BERBASIS WEB,” Jurnal Mahasiswa Teknik Indonesia (JATI) Vol 6, No 2, pp. 767-772 , September 2022.
[7] “The demonstration device for remote light control via the Internet by using MQTT protocol and Dual-Chip ESP32,” Journal of Thu Dau Mot University, pp. 118–129, Sep. 2022, doi: 10.37550/tdmu.ejs/2022.03.313.
[8] D. Urazayev, A. Eduard, D. Zorbas, and M. Ahsan, “Indoor Performance Evaluation of ESP-NOW.” [Online]. Available: https://github.com/espressif/esp-now
[9] Z. Zhu, “Frontiers in Computing and Intelligent Systems The Electronic Lock of Fingerprint Identification,” Frontiers in Computing and Intelligent Systems, vol. 5, no. 3, pp. 65–68, 2023.
[10] I. G. M. N. Desnanjaya, A. A. G. B. Ariana, I. M. A. Nugraha, I. K. A. G. Wiguna, and I. M. U. Sumaharja, “Room Monitoring Uses ESP-12E Based DHT22 and BH1750 Sensors,” Journal of Robotics and Control (JRC), vol. 3, no. 2, pp. 205–211, Mar. 2022, doi: 10.18196/jrc.v3i2.11023.
[11] R. Sudrajat and F. Rofifah, “Rancang Bangun Sistem Kendali Kipas Angin dengan Sensor Suhu dan Sensor Ultrasonik Berbasis Arduino Uno,” remik, vol. 7, no. 1, pp. 555–564, Jan. 2023, doi: 10.33395/remik.v7i1.12082.
[12] R. Aulia, R. A. Fauzan, and I. Lubis, “Pengendalian Suhu Ruangan Menggunakan Fan dan DHT11 Berbasis Arduino,” CESS (Journal of Computer Engineering System and Science), vol. 6, no. 1, pp. 30, Jan. 2021.
[13] N. E. Wijanarko, S. Pradana, and E. Yadie, “Rancang Bangun Sistem Alat Praktikum MOSFET di Laboratorium Elektronika Daya,” PoliGrid, vol. 2, no. 2, p. 62, Dec. 2021, doi: 10.46964/poligrid.v2i2.711.
[14] T. Suhendra, A. Uperiati, D. A. Purnamasari, and A. H. Yunianto, “Jurnal Sustainable: Jurnal Hasil Penelitian dan Industri Terapan,” Jurnal Sustainable: Jurnal Hasil Penelitian dan Industri Terapan, vol. 7, no. 2, pp. 78–85, Oct. 2018.
[15] SNI 6197-2020, “Standar Nasional Indonesia Konservasi energi pada sistem pencahayaan,” 2020, [Online]. Available: www.bsn.go.id
[16] SNI 6196-2020, “Standar Nasional Indonesia Konservasi energi sistem tata udara pada bangunan gedung,” 2020, [Online]. Available: www.bsn.go.id
[17] D. Setiawan, J. Yos Sudarso Km, K. Kunci, and A. Uno, “SISTEM KONTROL MOTOR DC MENGGUNAKAN PWM ARDUINO BERBASIS ANDROID SYSTEM,” Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, vol. 15, no. 1, pp. 7–14, 2017.
[18] P. Astuti and H. Masdi, “Sistem Kendali Kecepatan Motor BLDC Menggunakan PWM Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno,” JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia, vol. 3, no. 1, pp. 120–135, Jan. 2022, doi: 10.24036/jtein.v3i1.216.
[19] R. Verma and A. Singh, “Design and implementation of an ESP32-based smart home system,” IOSR Journal of Electronics and Communication Engineering, vol. 19, no. 6, pp. 23–28, 2021.
[20] The Spruce, “Smart bulbs indoors: Tips and energy savings,” 2022. [Online]. Available:
[21] American Council for an Energy-Efficient Economy (ACEEE), “Energy impacts of smart home technologies,” 2018.


