IMPLEMENTATION OF ESP32-CAM AND TELEGRAM BOT FOR AUTOMATIC CUSTOMER ARRIVAL DETECTION SYSTEM
Isi Artikel Utama
Abstrak
This study discusses the development of an automated system for detecting customer arrivals using the ESP32-CAM device integrated with a Telegram bot. The system is designed to detect movement through a PIR (Passive Infrared) sensor, which automatically triggers the ESP32-CAM to capture images when activity is detected. The captured images are then sent via the Telegram bot to the mobile devices of staff or business owners. The detection algorithm starts with the initialization of the PIR sensor to monitor movement, then the ESP32-CAM automatically takes pictures when movement is detected. These images are then sent through the Telegram bot to the mobile devices. Testing was performed repeatedly, with measurements of optimal detection range, notification delivery speed, and a user satisfaction survey regarding the system. The results of the tests show that the ESP32-CAM and PIR sensor have an optimal detection range of 1 to 7.5 meters. However, testing was not conducted beyond 7.5 meters as the maximum distance of the room at the location is 7.5 meters. Additionally, the survey results indicate that users find the system easy to use and very helpful in improving service productivity. The research methodology involved system design, with stages ranging from design to the implementation of the automated customer arrival detection system. The hardware used includes the ESP32-CAM and PIR sensor, while the software focuses on configuring the Telegram bot as the communication medium. Implementation was carried out by integrating the hardware and software so that the system could function properly. Further testing was done to evaluate the reliability of the system, particularly in detecting movement and sending notifications with images. The improvement and follow-up plan includes enhancing the detection range of the PIR sensor, testing the system under various environmental conditions such as low light and larger areas, as well as developing facial recognition integration to improve the accuracy of customer detection. The conclusion of this study shows that the system works as intended, with the ESP32-CAM and PIR sensor having an optimal detection range of 1 to 7.5 meters. The system effectively detects customer arrivals and automatically sends images to the Telegram bot, enabling business owners to monitor activities remotely without physical presence, thereby improving response times and the quality of customer service
Abstrak
Penelitian ini membahas pengembangan sistem otomatis untuk mendeteksi kedatangan pelanggan dengan menggunakan perangkat ESP32-CAM yang terintegrasi dengan bot Telegram. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi pergerakan melalui sensor PIR (Passive Infrared), yang akan memicu ESP32-CAM secara otomatis untuk mengambil gambar saat ada aktivitas terdeteksi. Gambar yang diambil kemudian dikirimkan melalui bot Telegram ke perangkat seluler staf atau pemilik usaha. Algoritma deteksi dimulai dengan inisialisasi sensor PIR yang memantau pergerakan, lalu ESP32-CAM secara otomatis mengambil gambar saat gerakan terdeteksi. Gambar tersebut kemudian dikirim melalui bot Telegram ke perangkat seluler. Pengujian dilakukan secara berulang dengan data pengukuran jarak optimal, kecepatan pengiriman notifikasi, serta survei kepuasan pengguna terhadap sistem ini. Hasil pengujian dari penelitian ini menunjukkan bahwa ESP32-CAM dan sensor PIR memiliki jangkauan deteksi optimal pada rentang 1 hingga 7,5 m. Namun, untuk jarak lebih dari 7,5 m, tidak dilakukan pengujian lebih lanjut karena jarak maksimum dari ruangan di lokasi adalah 7,5 m. Selain itu, survei menunjukkan bahwa pengguna merasa sistem ini mudah digunakan dan sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas pelayanan. Metodologi penelitian berupa perancangan sistem, yang mempunyai tahapan, yaitu mulai dari perancangan hingga implementasi sistem deteksi otomatisasi kedatangan pelanggan. Perangkat keras yang digunakan meliputi ESP32-CAM dan sensor PIR, sementara perangkat lunak berfokus pada konfigurasi bot Telegram sebagai media komunikasi. Implementasi dilakukan dengan mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak agar sistem dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Selanjutnya, pengujian dilakukan untuk mengevaluasi keandalan sistem, terutama dalam mendeteksi pergerakan dan mengirimkan notifikasi dengan gambar. Rencana perbaikan dan tindak lanjut meliputi peningkatan jangkauan deteksi sensor PIR, pengujian sistem pada berbagai kondisi lingkungan seperti pencahayaan rendah dan area yang lebih luas, serta pengembangan integrasi pengenalan wajah untuk meningkatkan akurasi deteksi pelanggan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem bekerja sesuai dengan tujuan, dengan ESP32-CAM dan sensor PIR memiliki jangkauan optimal pada rentang 1 hingga 7,5 m. Sistem ini terbukti mendeteksi kedatangan pelanggan dan mengirimkan gambar secara otomatis ke bot Telegram, memungkinkan pemilik usaha untuk memantau aktivitas dari jarak jauh tanpa kehadiran fisik, sehingga meningkatkan respons dan kualitas layanan pelanggan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Penulis
Sebagai Penulis Jurnal, Anda memiliki hak untuk berbagai kegunaan untuk artikel Anda, termasuk penggunaan oleh institusi atau perusahaan yang mempekerjakan Anda. Hak penulis dapat dilaksanakan tanpa perlu izin khusus. Penulis yang menerbitkan dalam jurnal TESLA: Jurnal Teknik Elektro memiliki hak luas untuk menggunakan karya-karya mereka untuk tujuan pengajaran dan ilmiah tanpa perlu mencari izin, termasuk: digunakan untuk pengajaran di kelas oleh penulis atau lembaga penulis dan presentasi di pertemuan atau konferensi dan mendistribusikan salinan kepada peserta; gunakan untuk pelatihan internal oleh perusahaan penulis; distribusi ke kolega untuk penggunaan penelitian mereka; digunakan dalam kompilasi karya penulis selanjutnya; termasuk dalam tesis atau disertasi; penggunaan kembali sebagian atau kutipan dari artikel dalam karya lain (dengan pengakuan penuh atas artikel final); persiapan karya turunan (selain untuk tujuan komersial) (dengan pengakuan penuh atas artikel akhir); posting sukarela di situs web terbuka yang dioperasikan oleh penulis atau lembaga penulis untuk tujuan ilmiah (harus mengikuti CC dengan Lisensi SA).
Penulis dapat menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, dan mencampur, memodifikasi, dan membuat materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial, tetapi mereka harus memberikan kredit yang sesuai (mengutip artikel atau konten), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Jika Anda mencampur, memodifikasi, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kembali kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.
Perjanjian Transfer Hak Cipta (untuk Penerbitan)
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pemahaman bahwa jika diterima untuk publikasi, publikasi hak cipta dari artikel tersebut akan diberikan / ditransfer ke TESLA: Jurnal Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai Penerbit Jurnal. Setelah menerima artikel, penulis akan diminta untuk menyelesaikan 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' (lihat informasi lebih lanjut tentang ini). E-mail akan dikirim ke penulis terkait yang mengkonfirmasi penerimaan naskah beserta formulir 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' dengan versi online dari perjanjian ini.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Editor dan Dewan Penasihat Nasional dari Dewan Penasihat, berupaya sebaik mungkin untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah, menyesatkan, opini atau pernyataan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TESLA: Jurnal Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Ingat, meskipun kami meminta transfer hak cipta, penulis jurnal kami tetap (atau diberikan kembali) hak ilmiah yang signifikan seperti yang disebutkan sebelumnya.
Formulir Copyright Transfer Agreement (CTA) dapat diunduh di sini: [TESLA Copyright Transfer Agreement Form (CTA): Journal of Electrical Engineering 2020]
Formulir hak cipta harus ditandatangani secara elektronik dan dikirim ke Kantor Editorial dalam bentuk email asli di bawah ini:
Ir. Wahidin Wahab, MSc, PhD. (Pemimpin Redaksi)
Kantor Editorial TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Jl. Letjen S. Parman No. 1 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia 11440
Tel: 085156207206 (a.n Sofyan maulana)
E-mail: tesla@ft.untar.ac.id
Referensi
[1] Kotler Philip and Keller Lane Kevin, Critical Thinking. Boston, 2016. [Online]. Available: http://www.pearsonmylabandmastering.com
[2] V. Mittal et al., “Customer satisfaction, loyalty behaviors, and firm financial performance: what 40 years of research tells us,” Mark Lett, vol. 34, no. 2, pp. 171–187, Jun. 2023, doi: 10.1007/s11002-023-09671-w.
[3] E. Eslami, N. Razi, M. Lonbani, and J. Rezazadeh, “Unveiling IoT Customer Behaviour: Segmentation and Insights for Enhanced IoT-CRM Strategies: A Real Case Study,” Sensors, vol. 24, no. 4, Feb. 2024, doi: 10.3390/s24041050.
[4] M. Kelvin Difa and J. Endri, “Implementasi Sistem Pengenalan Wajah Sebagai Automatic Door Lock Menggunakan Modul ESP32 CAM,” PATRIA ARTHA Technological Journal •, vol. 5, 2021.
[5] N. Hafiz, O. Candra Briliyant, D. Febriyan Priambodo, M. Hasbi, and S. Siswanti, “Remote Penetration Testing with Telegram Bot,” vol. 10, no. 3, pp. 705–715, 2023, doi: 10.29207/resti.v7ix.xxx.
[6] M. Hasanujjaman, M. Z. Chowdhury, and Y. M. Jang, “Sensor Fusion in Autonomous Vehicle with Traffic Surveillance Camera System: Detection, Localization, and AI Networking,” Sensors, vol. 23, no. 6, Mar. 2023, doi: 10.3390/s23063335.
[7] I. Tuncer, “Customer Experience in the Restaurant Industry,” 2020, pp. 254–272. doi: 10.4018/978-1-7998-1989-9.ch012.
[8] Y. Lesmana et al., “Review of Motion Sensors as a Home Security System and approach to the Internet of Things Project,” Internet of Things and Artificial Intelligence Journal, vol. 1, no. 4, pp. 265–275, Nov. 2021, doi: 10.31763/iota.v1i4.533.
[9] R. Suriansha, “PENGARUH CUSTOMER EXPERINCE DI ERA DIGITALISASI TERHADAP RETENSI PELANGGAN PADA INDUSTRI RETAIL,” vol. 12, no. 4, p. 2023.
[10] H. Kurniawan and S. Hariyanto, “Designing Home Security With Esp32-Cam and IoT-Based Alarm Notification Using Telegram,” bit-Tech, vol. 6, no. 2, pp. 95–102, Dec. 2023, doi: 10.32877/bt.v6i2.932.


