PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI BERBASIS MASYARAKAT DI KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU KECAMATAN PANCORAN MAS KOTA DEPOK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT

Sri Sulasminingsih, Noegrahini L Noegrahini L, Marlina Marlina
| Abstract views: 96 | views: 61

Abstract

Household waste in the form of organic and non-organic materials can be utilized as material with economic value. Community Engagement Program is carried out in RW. 03 Kelurahan Rangkap Jaya Baru, Depok City aims to (1) increase public awareness of the importance of managing and managing waste independently, (2) increasing community knowledge and insight that waste processing units do not cause air pollution, sources of disease, and discomfort, (3) increase community knowledge and insights on various techniques for making compost independently, and (4) providing training to the community on processing waste into compost that has economic value. As an effort to manage solid waste, this is to reduce the problem of garbage, recycling of waste, the use of waste as organic fertilizer. The method used is to provide training on waste management and its application in daily life. Organic material can be used as compost by using integrated waste treatment technology, which is carried out in a practical, clean, and odorless form so that it is very safe to use for household scale. While non-organic materials can be directly utilized as materials that can be recycled. The output targets of the PKM program are (1) the community has begun to realize the importance of independent waste management and processing, (2) the community has the knowledge and ability of processing waste into goods that have economic value, and (3) the creation of active community participation in solving the problem of waste by providing temporary shelter at the family, RT and RW levels, so as to create an environment that is clean, comfortable and free from garbage pollution.

ABSTRAK:

Sampah rumah tangga berupa bahan organik dan non-organik dapat dimanfaatkan menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan  di RW. 03 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru Kota Depok bertujuan untuk (1) meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pengelolaan dan pengolahan sampah secara mandiri, (2) meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat bahwa unit pengolah sampah tidak menyebabkan polusi udara, sumber penyakit, dan ketidaknyamanan, (3) meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang berbagai teknik pembuatan kompos secara mandiri, dan (4) memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang pengolahan sampah menjadi kompos yang memiliki nilai ekonomis. Sebagai upaya pengelolaan sampah ini adalah untuk mengurangi permasalahan sampah, daur ulang sampah, pemanfaatan sampah sebagai pupuk organic.. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan tentang pengelolaan sampah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahan organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos dengan menggunakan teknologi pengolahan sampah terpadu, pengolahan sampah yang dilakukan bentuknya praktis, bersih, dan tidak berbau sehingga sangat aman digunakan untuk skala rumah tangga. Sedangkan bahan non-organik dapat langsung dimanfaatkan sebagai bahan yang dapat didaur ulang. Target luaran program PKM ini adalah (1) masyarakat mulai menyadari akan pentingnya pengelolaan dan pengolahan sampah secara mandiri, (2) masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan tentang teknik pengolahan sampah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis, dan (3) terciptanya peran serta masyarakat secara aktif dalam memecahkan masalah sampah dengan menyediakan tempat penampungan sampah sementara baik ditingkat keluarga, RT dan RW, sehingga tercipta suatu lingkungan yang bersih, nyaman dan terbebas dari pencemaran sampah


Keywords

waste sorting; non-organic waste; organic matter; compost;;pilah sampah; sampah non organik; bahan organik; kompos.

Full Text:

PDF

References

Azwar, Azrul. 1990. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan, Yayasan Mutiara, Jakarta.

Basriyanta. 2007. Memanen Sampah. Yogyakarta. Kanisius

Budi, Hieronymus Santoso. 1998. Pupuk Kompos. Yogyakarta. Kanisius

Dwiyanto. BM, 2011, Metode Peningkatan Partisipasi Masyarakat dan Penguatan Sinergi dan Pengelolaan Sampah Perkotaan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol 12, No. 2, Desember 2011

George, Hillary dan Samuel, 1999. Integrated Solid Waste Management Engineering Principles and Management Issues.

Hadiyanto dkk, 2011. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Daha Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan Vol. 9. No. 1. April 2011

Kusnawati, dkk, 2012. Pemberdayaan Masyarakat Pengelolaan Sampah di Dusun Mrican Sleman. Jurnal Health and Sport. Vol. 5. No. 3. Agustus 2012

Sejati, K. 2009. Pengolahan Sampah Terpadu Dengan Sistem Node, Sub Point, dan Center Point. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Copyright (c) 2020 Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia

Refbacks

  • There are currently no refbacks.