EDUKASI KESEHATAN DI KELURAHAN TOMANG JAKARTA BARAT DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENGELOLAAN PENYAKIT TIDAK MENULAR

Yoanita Widjaja, Enny Irawaty, Rebekah Malik
| Abstract views: 160 | views: 171

Abstract

Beberapa penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, stroke, penyakit jantung koroner termasuk 10 penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Faktor risiko penyakit tersebut diantaranya yaitu hipertensi, dislipidemia, obesitas, merokok, dan inaktivitas fisik. Faktor risiko dapat dicegah dan diatasi dengan menjalani pola hidup sehat. Namun, masyarakat Indonesia khususnya warga Kelurahan Tomang kurang menyadari pentingnya hidup sehat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan melalui edukasi pentingnya hidup sehat sehingga masyarakat termotivasi untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan menularkannya pada keluarga serta masyarakat. Metode pelaksanaan, berupa  pemeriksaan kesehatan bagi warga masyarakat, yaitu pemeriksaan antropometri, tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol.Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan , dilakukan edukasi/penyuluhan. Hasil kegiatan ini dari 83 peserta (warga),  bahwa  terbanyak (62.7%) yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas , kemudian asam urat tinggi sebanyak 25,3% kolesterol tinggi sebanyak 16,9%, peningkatan tekanan darah sebanyak 10,8%, dan pengukuran  kadar gula darah sewaktu tinggi sebanyak 4,8%, Semua diberikan edukasi mengenai manfaat aktivitas fisik, diet seimbang, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mencegah maupun mengatasi penyakit tidak menular terutama penyakit metabolik. Kesimpulan yang dapat dikemukakan bahwa edukasi ini memberikan pengetahuan, membuka wawasan, serta meningkatkan motivasi warga peserta mengenai pentingnya modifikasi pola hidup untuk mencegah timbulnya penyakit tidak menular, khususnya penyakit metabolik, dan komplikasinya. Kelebihan berat badan hingga obesitas merupakan faktor risiko terbanyak yang ditemukan. Berdasarkan hal tersebut, masalah kelebihan berat badan pada masyarakat dapat menjadi fokus kegiatan.

Keywords

Penyakit metabolik; Penyakit tidak menular; Edukasi; Kelurahan Tomang

Full Text:

PDF

References

Erwinanto, Santoso A, Putranto JNE, Tedjasukmana P, Sukmawan R, Suryawan R, et al. (2017). Panduan Tata Laksana Dislipidemia 2017. PERKI, Jakarta.

Ikatan Dokter Indonesia. (2014). Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. IDI, Jakarta.

Indonesian Society of Hypertension. (2019). Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. InaSH, Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Penyakit Tidak Menular (PTM) Penyebab

Kematian Terbanyak di Indonesia. Diakses tanggal 30 Agustus 2019. Tersedia dari: http://www.depkes.go.id/article/view/1637/penyakit-tidak-menular-ptm-penyebab-kematian-terbanyak-di-indonesia.html

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Germas Wujudkan Indonesia Sehat.

Diakses tanggal 29 Agustus 2019. Tersedia dari: http://www.depkes.go.id/article/view/16111500002/germas-wujudkan-indonesia-sehat.html

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Badan

Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta. Diakses tanggal 12 Juli 2019. Tersedia dari: http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Potret Sehat Indonesia dari Riskesdas 2018.

Diakses tanggal 29 Agustus 2019. Tersedia dari: http://www.depkes.go.id/article/view/18110200003/potret-sehat-indonesia-dari-riskesdas-2018.html

Perhimpunan Reumatologi Indonesia. (2018). Pedoman Diagnosis dan Pengelolaan Gout 2018. Perhimpunan Reumatologi Indonesia, Jakarta.

Soegondo. (2002). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Soelistijo SA, Novida H, Rudijanto A, Soewondo P, Suastika K, Manaf A, et al. (2015). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2015. PB. PERKENI, Jakarta.

World Health Organization. (2018). Noncommunicable diseases (NCDs). Diakses tanggal 21 Desember 2018. Tersedia dari: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs355/en/.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.