ANALISIS FAKTOR SUKU BUNGA DAN JUMLAH UANG BEREDAR YANG BERPENGARUH TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PERBANKAN

Abdul Rozak
| Abstract views: 516 | views: 283

Abstract

The purpose of this study is to analyze the interest rate and money supply factors on the fluctuations in shares price of state-owned banks listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2011-2015. The research method used is descriptive and verificative explanatory research. Empirically, the results of the study indicate that the Bank Indonesia interest rate (BI-rate) and the circulation of money as a result of the amount of lending to the public have had a significant impact on the fluctuations in share prices of state banks. T test result shows that if the interest rate increases by 1 unit assuming the other variables are fixed, it will increase the stock price by 1,352. Then if the value of the money supply increases by 1 unit assuming the other variables are fixed, it will increase the stock price by 67,737. Meanwhile, ANOVA test results with a significance level of 0.000 obtained the calculated F value of 54.15> from the F crit of 3.16. Thus together the interest rates and money supply variables have a significant effect on stock prices in the banking sector. The implications of this study will provide the public with a broad understanding and conducive investment climate regarding the existence of a major factor in influencing macro price volatility.

ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini yakni melakukan analisis faktor suku bunga dan jumlah uang beredar terhadap gejolak harga saham perbankan persero yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011–2015. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan deskriptif dan verifikatif. Secara empiris, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat suku bunga Bank Indonesia(BI-rate) dan beredarnya uang sebagai akibat jumlah penyaluran kredit kepada masyarakat telah memberikan dampak signifikan terhadap gejolak harga saham perbankan persero. Hasil uji t menunjukkan bahwa apabila nilai tingkat suku bunga meningkat 1 satuan dengan asumsi variabel lain adalah tetap, maka akan meningkatkan harga saham sebesar 1.352. Kemudian jika nilai jumlah uang beredar meningkat 1 satuan dengan asumsi variabel lain adalah tetap, maka akan meningkatkan harga saham sebesar 67.737. Sementara hasil uji ANOVA dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 diperoleh nilai F hitung sebesar 54.15 > dari F tabel sebesar 3.16. Dengan demikian secara bersama-sama variabel tingkat suku bunga dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap harga saham sektor perbankan persero. Implikasi dari penelitian ini akan memberikan pemahaman yang luas serta iklim investasi yang kondusif kepada masyarakat mengenai adanya faktor utama dalam mempengaruhi volatilitas harga saham secara makro.

Keywords

Interest Rates; Money Supply; Stock Prices;;Tingkat Suku Bunga; Jumlah Uang Beredar; Harga Saham

Full Text:

PDF

References

Aditya, Anak Agung Gde & Ni Gusti Putu Wirawati. (2013). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Suku Bunga SBI Pada Indeks Harga Saham Gabungan di BEI : Jurnal Akuntansi Udayana Vol. 3 No. 2, 421-435

Divianto. (2013). Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga SBI, dan Nilai Kurs USD Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI : Jurnal Ekonomi dan Informasi Akuntansi (JENIUS) Vol.3 No. 2, 165-197

Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang : Badan Penerbit UNDIP.

Kumalasari, Dewi. (2016). Pengaruh Nilai Tukar (Kurs) USD/IDR, Tingkat Suku Bunga SBI, Inflasi dan Jumlah Uang Yang Beredar (M2) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia : Jurnal Akademika Vol.14 No. 1, 8-15

Nazir, Muhamad. (2003). Teori Makro Ekonomi. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Novianto, Aditya. (2011). Analisis Pengaruh Nilai Tukar Dollar / Rupiah, Tingkat Suku Bunga, Inflasi dan Jumlah Uang Yang Beredar Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Semarang : UNDIP.

Nugroho, Heru. (2008). Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs dan Jumlah Uang Yang Beredar Terhadap Indeks LQ45 Periode 2002-2007. Tesis Studi Magister Manajemen. Semarang : UNDIP.

Rasyad, R. (2003). Metode Statistika Deskriptif Untuk Umum. Jakarta : Penerbit Grasindo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.