RANCANG BANGUN ALAT MONITORING ELEKTROKARDIOGRAM (ECG) PORTABEL BERBASIS ARDUINO
Isi Artikel Utama
Abstrak
Electrocardiogram is a medical device to measure heart rhythm and electrical activity of the heart. Electrocardiogram is recommended for patients who have symptoms of chest pain, palpitations, heart rhythm disturbances (arrhythmias), shortness of breath, dizziness, weakness, and fatigue quickly to find out what diseases are lodged in the body need direct examination, especially checking heart rhythm. However, some hospitals or puskesmas located in remote areas do not have these tools because of various factors, especially the price of the tool is too expensive. This research is a research development tool for monitoring human heart rate using the AD8232 sensor which functions to read heart rate rhythm, by attaching a lead or receiver of heart electricity to a predetermined part of the body based on the theory of the Einthoven triangle. The results showed that the average error percentage was 1.99%. By using several sampling frequencies, namely, 250 Hz, 500 Hz, and 1000 Hz for 1000 sampling data ECG (Electrocardiogram) signals, results were obtained from cross-correlation testing with a level of data accuracy between the sender and receiver of data of 100 percent. Furthermore, the android application to store heart rate rhythm data and create heart rate rhythm username data
ABSTRAK
Elektrokardiogram merupakan alat medis untuk mengukur irama jantung dan aktivitas listrik jantung. Elektrokardiogram direkomendasikan kepada pasien yang memiliki gejala nyeri dada, jantung berdebar, gangguan irama jantung (aritmia), sesak nafas, pusing, badan lemas, dan cepat lelah untuk mengetahui penyakit apa saja yang bersarang didalam tubuh perlu adanya pemeriksaan secara langsung, terutama memeriksa irama jantung. Akan tetapi, sebagian rumah sakit atau puskesmas yang berada pada daerah terpencil tidak memiliki alat tersebut karena berbagai faktor terutama harga dari alat tersebut terlalu mahal. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan alat monitoring denyut jantung manusia menggunakan sensor AD8232 yang berfungsi untuk membaca irama detak jantung, dengan cara menempelkan lead atau alat penerima implus listrik jantung pada bagian tubuh yang telah ditentukan berdasarkan teori segitiga Einthoven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase nilai rata-rata error sebesar 1,99%. Dengan menggunakan beberapa frekuensi sampling yaitu, 250 Hz, 500 Hz, dan 1000 Hz untuk 1000 data sampling sinyal ECG (Electrocardiogram), didapatkan hasil dari pengujian cross-correlation dengan tingkat keakurasian data antara pengirim dan penerima data sebesar 100 persen. Selanjutnya aplikasi android untuk menyimpan data irama detak jantung serta membuat data nama pengguna irama detak jantung.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Penulis
Sebagai Penulis Jurnal, Anda memiliki hak untuk berbagai kegunaan untuk artikel Anda, termasuk penggunaan oleh institusi atau perusahaan yang mempekerjakan Anda. Hak penulis dapat dilaksanakan tanpa perlu izin khusus. Penulis yang menerbitkan dalam jurnal TESLA: Jurnal Teknik Elektro memiliki hak luas untuk menggunakan karya-karya mereka untuk tujuan pengajaran dan ilmiah tanpa perlu mencari izin, termasuk: digunakan untuk pengajaran di kelas oleh penulis atau lembaga penulis dan presentasi di pertemuan atau konferensi dan mendistribusikan salinan kepada peserta; gunakan untuk pelatihan internal oleh perusahaan penulis; distribusi ke kolega untuk penggunaan penelitian mereka; digunakan dalam kompilasi karya penulis selanjutnya; termasuk dalam tesis atau disertasi; penggunaan kembali sebagian atau kutipan dari artikel dalam karya lain (dengan pengakuan penuh atas artikel final); persiapan karya turunan (selain untuk tujuan komersial) (dengan pengakuan penuh atas artikel akhir); posting sukarela di situs web terbuka yang dioperasikan oleh penulis atau lembaga penulis untuk tujuan ilmiah (harus mengikuti CC dengan Lisensi SA).
Penulis dapat menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, dan mencampur, memodifikasi, dan membuat materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial, tetapi mereka harus memberikan kredit yang sesuai (mengutip artikel atau konten), memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Jika Anda mencampur, memodifikasi, atau membuat materi, Anda harus mendistribusikan kembali kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya.
Perjanjian Transfer Hak Cipta (untuk Penerbitan)
Penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pemahaman bahwa jika diterima untuk publikasi, publikasi hak cipta dari artikel tersebut akan diberikan / ditransfer ke TESLA: Jurnal Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai Penerbit Jurnal. Setelah menerima artikel, penulis akan diminta untuk menyelesaikan 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' (lihat informasi lebih lanjut tentang ini). E-mail akan dikirim ke penulis terkait yang mengkonfirmasi penerimaan naskah beserta formulir 'Perjanjian Transfer Hak Cipta' dengan versi online dari perjanjian ini.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, Editor dan Dewan Penasihat Nasional dari Dewan Penasihat, berupaya sebaik mungkin untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah, menyesatkan, opini atau pernyataan diterbitkan dalam jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TESLA: Jurnal Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Ingat, meskipun kami meminta transfer hak cipta, penulis jurnal kami tetap (atau diberikan kembali) hak ilmiah yang signifikan seperti yang disebutkan sebelumnya.
Formulir Copyright Transfer Agreement (CTA) dapat diunduh di sini: [TESLA Copyright Transfer Agreement Form (CTA): Journal of Electrical Engineering 2020]
Formulir hak cipta harus ditandatangani secara elektronik dan dikirim ke Kantor Editorial dalam bentuk email asli di bawah ini:
Ir. Wahidin Wahab, MSc, PhD. (Pemimpin Redaksi)
Kantor Editorial TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Jl. Letjen S. Parman No. 1 Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia 11440
Tel: 085156207206 (a.n Sofyan maulana)
E-mail: tesla@ft.untar.ac.id
Referensi
C. W. Tsao et al., “Heart Disease and Stroke Statistics—2023 Update: A Report From the American Heart Association,” Circulation, vol. 147, no. 8, Feb. 2023, doi: 10.1161/CIR.0000000000001123.
E. J. Benjamin et al., “Heart Disease and Stroke Statistics—2019 Update: A Report From the American Heart Association,” Circulation, vol. 139, no. 10, Mar. 2019, doi: 10.1161/CIR.0000000000000659.
G. Cosoli, S. Spinsante, F. Scardulla, L. D’Acquisto, and L. Scalise, “Wireless ECG and cardiac monitoring systems: State of the art, available commercial devices and useful electronic components,” Measurement, vol. 177, p. 109243, Jun. 2021, doi: 10.1016/j.measurement.2021.109243.
E. Paket, K. Ozlem, H. Elmoughni, A. Atalay, O. Atalay, and G. Ince, “ECG Monitoring System Using Textile Electrodes,” in 2020 28th Signal Processing and Communications Applications Conference (SIU), IEEE, Oct. 2020, pp. 1–4. doi: 10.1109/SIU49456.2020.9302506.
M. Etemadi, O. T. Inan, J. A. Heller, S. Hersek, L. Klein, and S. Roy, “A Wearable Patch to Enable Long-Term Monitoring of Environmental, Activity and Hemodynamics Variables,” IEEE Trans Biomed Circuits Syst, vol. 10, no. 2, pp. 280–288, Apr. 2016, doi: 10.1109/TBCAS.2015.2405480.
Z.-H. -, R. Qureshi, M. Nawaz, F. Yar, N. Tunio, and M. Uzair, “Analysis of ECG Signal Processing and Filtering Algorithms,” International Journal of Advanced Computer Science and Applications, vol. 10, no. 3, 2019, doi: 10.14569/IJACSA.2019.0100370.
R. M. Merchant et al., “Part 1: Executive Summary: 2020 American Heart Association Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care,” Circulation, vol. 142, no. 16_suppl_2, Oct. 2020, doi: 10.1161/CIR.0000000000000918.
M. Dominguez, “Electrocardiogram (ECG).” Accessed: Apr. 01, 2024. [Online]. Available: https://step1.medbullets.com/cardiovascular/108017/electrocardiogram-ecg
D. Permana, “DESAIN DAN IMPLEMENTASI PERANCANGAN ELEKTROKARDIOGRAF (EKG) BERBASIS BLUETOOTH”, Accessed: Apr. 01, 2024. [Online]. Available: https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ahjop/article/view/309
T. Ajam, “Electrocardiography.” Accessed: Apr. 01, 2024. [Online]. Available: https://emedicine.medscape.com/article/1894014-overview?form=fpf#showall
CaseyTheRobot, “AD8232 Heart Rate Monitor Hookup Guide.” Accessed: Apr. 01, 2024. [Online]. Available: https://learn.sparkfun.com/tutorials/ad8232-heart-rate-monitor-hookup-guide/all
Texas Instruments, “ADS1115: Ultra-Small, Low-Power, I2C-Compatible, 860-SPS, 16-Bit ADCs.” Accessed: Apr. 01, 2024. [Online]. Available: https://www.ti.com/product/ADS1115
P. Daponte, L. De Vito, G. Iadarola, and F. Picariello, “ECG Monitoring Based on Dynamic Compressed Sensing of Multi-Lead Signals,” Sensors, vol. 21, no. 21, p. 7003, Oct. 2021, doi: 10.3390/s21217003.
N. Das and M. Chakraborty, “Performance analysis of FIR and IIR filters for ECG signal denoising based on SNR,” in 2017 Third International Conference on Research in Computational Intelligence and Communication Networks (ICRCICN), IEEE, Nov. 2017, pp. 90–97. doi: 10.1109/ICRCICN.2017.8234487.
W. Xiao, L. Yu, R. Joseph, and V. Giurgiutiu, “Fatigue-Crack Detection and Monitoring through the Scattered-Wave Two-Dimensional Cross-Correlation Imaging Method Using Piezoelectric Transducers,” Sensors, vol. 20, no. 11, p. 3035, May 2020, doi: 10.3390/s20113035.


