PERSEPSI PENGEMUDI TERHADAP BANGUNAN PELENGKAP JALAN DI TOL CIPULARANG

Ni Luh Putu Shinta, M.I. Dewi Linggasa, Hendy Limawan, Antonius Antonius
| Abstract views: 61 | views: 27

Abstract

Jalan tol merupakan jalan yang dibangun khusus untuk mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lainnya dengan lalulintas yang padat. Salah satunya adalah Tol Cipularang telah digunakan sejak tahun 2005 dan dari tahun ke tahun jumlah kendaraan yang melalui Tol Cipularang terus bertambah. Dengan semakin ramainya kendaraan yang melalui Tol ini maka resiko terjadinya kecelakaan akan bertambah juga. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan tersebut adalah bangunan pelengkap jalan yaitu rambu lalu lintas , marka dan median jalan. Penelitian ini dilakukan dengan mendata persepsi pengemudi tentang rambu , marka jalan dan median jalan yang sekaligus sebagai bangunan peredam sialau yang ada di Tol Cipularang. Untuk Rambu dan Marka setelah mendata persepsi pengemudi maka dibandingkan dengan keadaan rambu dan marka jalan yang faktual ada di Tol Cipularang. Untuk Median jalan setelah kita mengetahui persepsi pengemudi terhadap bahan median yang paling aman untuk peredam silau, kenyamanan serta keindahan di jalan tol, maka pengolahan data persepsi pengemudi yang dalam bentuk kuisioner dilakukan dengan program SPSS. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah ketidaktersediaan rambu dan marka jalan tidak mempengaruhi pengemudi untuk mencapai tujuan dengan selamat dan pangemudi cenderung memilih bahan beton sebagai median sekaligus peredam silau.

Keywords

Tol Cipularang, rambu, marka dan median jalan, SPSS

Full Text:

PDF

References

Anwar Hidayat. Penjelasan dan Teori Uji Kruskal Wallis H. https://www.statistikian.com/2014/

/uji-kruskall-wallis-h.html. Diakses tanggal 15 November 2017

Azwar, S. (1997). Reliabilitas dan Validitas (Ed. 3).

Azwar, S. (2011). Tes Prestasi: Fungsi dan pengembangan pengukuran prestasi belajar.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

BANKS,J.h. 2002. Introduction to Transportation Engineering 2nd ed., New York: McGraw - Hill

Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga, Standar Konstruksi dan Bangunan,

Tentang Geometri Jalan Bebas Hambatan Untuk Jalan Tol, No. 007/BM/2009

Direktorat Jenderal Bina Marga. 1992. Standar Perencanaan Geometrik untuk Jalan Perkotaan.

Jakarta.

Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Edisi Ketujuh.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Indra Jaya. Alinyemen Vertikal.https://www.academia.edu/28910302/Alinyemen_Vertikal.

Diakses tanggal 29 september 2017.

Jacobs, L. C. (1991). Test Reliability. IU Bloomington evaluation service &testing. Diakses pada

tanggal 7 November 2017 dari www.indiana.edu.

Lampiran Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. (2012). “Nomor 05/PRT/M/2012 Tentang

Pedoman Penanaman Pohon Pada Sistem Jaringan Jalan”. Jakarta.

Lawrence L. Lapin. (1983). “Probability and Statistics for Modern Engineering”. United States

of America: San Josẻ State Unversity.

Karsaman, Rudy Hermawan.2007.”Audit Keselamatan Jalan Tol di Indonesia” dalam jurnal

Teknik Sipil. Vol. 14 No. 3, September 2007.PT.Prenhallindo.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Perhubungan Republik

Indonesia No PM 13 Tahun 2014 tentang Rambu Lalu Lintas, Jakarta: Menteri

Perhubungan Republik Indonesia.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Perhubungan Republik

Indonesia No PM 34 Tahun 2014 tentang Marka Jalan. Jakarta: Menteri Perhubungan

Republik Indonesia. Anastasi, A., & Urbina, S. (1998). Tes Psikologi (Edisi Terjemahan).

Jakarta.

Neuman, W. L. (2007). Basic of social research: Qualitative and quantitative approaches, second

edition. Pearson Education, Inc.

Nishimura, Masahiro. 2017. " Application of Road Safety Audits in Japan Organizational Culture

and Absorptive Capacity Perspective", Jurnal of Safety Studies.

Macrothink Institute.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. (2011). “Nomor 19/PRT/M/2011 Tentang Persyaratan

Teknis Jalan Dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan”. Jakarta: Berita Negara Republik

Indonesia Tahun 2011 Nomor 900.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2005). “Nomor 15 Tentang Jalan Tol”. Jakarta:

Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 32.

Peraturan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia . (2014), PM No. 12 Tentang Rambu

Lalu lintas.

Peraturan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia . (2014), PM No. 34 Tentang Marka Jalan

Rochaety E. (2007). Metodologi Penelitian Bisnis: Dengan Aplikasi SPSS, Edisi Pertama. Penerbit

Mitra Wacana Media: Jakarta.

Shinta E.S., Ni Luh. (2012). “Pengaruh Rancangan Peredam Silau Terhadap Jarak Pandang (Studi

Kasus Tol Cipularang)”. Jakarta.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D.

Bandung: Alfabeta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.