EFEKTIVITAS MEDIA ILUSTRASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL BARONG DAN RANGDA DALAM MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA SISWA SMA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan keberlanjutan dari dua tahap sebelumnya yang telah menghasilkan modifikasi visualisasi karakter Barong sebagai maskot festival SMA serta produksi topeng Barong untuk mendukung penyelenggaraan festival. Pada tahap ini, fokus diarahkan pada penguatan pemahaman siswa mengenai kisah filosofis Barong yang melambangkan pertarungan abadi antara kebaikan dan kejahatan. Selama ini, keterbatasan siswa terletak pada pemahaman narasi, di mana maskot dan topeng Barong hanya dipahami sebatas simbol visual tanpa makna budaya yang menyeluruh. Kegiatan ini ilustrasi pertarungan abadi kebaikan dan kejahatan berbasis kearifan lokal sebagai media informasi budaya nusantara untuk siswa SMA ini bertujuan menghadirkan ilustrasi grafis berbasis kearifan lokal dilengkapi dengan narasi singkat sebagai sarana edukasi budaya. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan pengumpulan data literatur mengenai kisah Barong, modifikasi visual cerita, pembuatan sketsa, pemindahan ke media watercolor paper ukuran A2, pewarnaan menggunakan campuran cat air, akrilik, dan tinta, serta digitalisasi ilustrasi dengan penambahan judul dan narasi. Hasil karya berupa ilustrasi poster grafis kemudian dipresentasikan kepada siswa SMA dengan menggunakan instrumen evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Selain itu, observasi keterampilan dan angket sikap digunakan untuk mengetahui dampak kegiatan terhadap aspek sikap kebudayaan, dan rasa keterikatan terhadap identitas Nusantara. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (51% menjadi 89%), keterampilan (44% menjadi 87%), dan sikap budaya (67% menjadi 93%). Siswa tidak hanya memahami simbolisme Barong dan Rangda, tetapi juga menunjukkan rasa bangga, keterikatan budaya, dan keterlibatan dalam proses kreatif. Ilustrasi terbukti menjadi media edukasi yang efektif, komunikatif, dan relevan untuk memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/
Referensi
Aulinda, I. F. (2020). Menanamkan budaya literasi pada anak usia dini di era digital. Tematik, 6(2), 88-93.
Cahyani, A. W. P., & Subrata, H. (2024). Pengembangan Media Bigbook Bahasa Jawa Berbasis Kearifan Lokal Pada Pembelajaran Mendongeng Di Kelas Iv Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(4).
Choliq, A. (2020). Memaknai Kembali Kearifan Lokal Dalam Kehidupan Sehari-hari. Djkn. Kemenkeu. Go. Id. https://www. djkn. kemenkeu. go. id/kanwil-suluttenggomalut/baca-artikel/13057/Memaknai-Kembali-Kearifan-Lokal-Dalam-Kehidupan-Sehari-hari. html.
Hasanica, N., Ramic-Catak, A., Mujezinovic, A., Begagic, S., Galijasevic, K., & Oruc, M. (2020). The effectiveness of leaflets and posters as a health education method. Materia socio-medica, 32(2), 135.
Kartika Sari, P., Rostini, D., Ahmad, A., Fajarianto, O., & Yulistiani, N. (2020). The Effect Of Poster Media On Students’ Learning Motivation In Social Science For Primary Students.(ICELS 2019), 371–375.
Kasemsarn, K., & Nickpour, F. (2025). Digital Storytelling in Cultural and Heritage Tourism: A Review of Social Media Integration and Youth Engagement Frameworks. Heritage, 8(6), 200.
Magenta, E. A., Kurniawan, R. A., Muslihah, I., & Rachman, A. (2024). Animasi Nyi Roro Kidul Melalui Augmented Reality Upaya Melestarikan Budaya Cerita Rakyat. DIVAGATRA-Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain, 4(2), 266-277.
Mayar, F., Putra, F. W., Monia, F. A., Kosassy, S. O., Fadli, R. P., & Arinalhaq, R. (2023). Project-Based Learning Model Development Using Flipped Classroom for Drawing Learning in College. JOIV: International Journal on Informatics Visualization, 7(4), 2415-2420.
Nadya, N., & Chiktra, J. M. (2021). Kajian Visual Karakter Nusantara bernama Barong dan Rangda dalam Penggalian Potensi Ideation Produk Kreatif. Jurnal Desain, 9(1), 80-91.
Nofal, E. (2023). Participatory design workshops: interdisciplinary encounters within a collaborative digital heritage project. Heritage, 6(3), 2752-2766.
Santoso, S., Negara, I. H. P., Damayanti, N. K. L. P., Putri, Y. R., Purnomo, O. R., & Gago, M. S. (2021). Kegiatan “Festival Anak Negeri” sebagai Wadah Pengembangan Bakat Siswa di Tengah Pandemi Covid-19. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 2(2), 287-294.
Wicaksono, S., Amzy, N., & Saptodewo, F. (2019). Visualisasi Karakter Jaka Budug. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 1(02), 154-161.
Zort, Ç., Karabacak, E., Öznur, Ş., & Dağlı, G. (2023). Sharing of cultural values and heritage through storytelling in the digital age. Frontiers in Psychology, 14, 1104121.