PENDAMPINGAN PEMETAAN JARINGAN INFRASTRUKTUR DAN OPTIMALISASI TATA RUANG KAWASAN THE LEARNING FARM SEBAGAI PUSAT EDU-AGROWISATA

Isi Artikel Utama

Nurina Yasin
Lia Rosmala Schiffer
Veronika Widi Prabawasari
Haryono Putro
Agus Suparman
Wahyu Prakosa
Doddy Ari Suryanto
Didiek Pramono
Thomas Yuni Gunarto
Lilik Setiawan

Abstrak

Sektor pertanian Indonesia menghadapi tantangan produktivitas dan regenerasi petani, sehingga model Edu-
Agrowisata menjadi solusi strategis untuk memberikan nilai tambah ekonomi dan edukasi. Penelitian ini bertujuan
menyusun perencanaan tata ruang dan infrastruktur dasar yang responsif terhadap kondisi topografi curam di kawasan
The Learning Farm (TLF), Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan teknis
eksperimental melalui pemetaan udara menggunakan drone DJI Mavic 2 Pro yang diolah dengan aplikasi
DroneDeploy dan ArcGIS untuk menghasilkan peta Digital Elevation Model (DEM). Hasil analisis spasial
menunjukkan kawasan seluas 2,4 hektar ini memiliki rentang elevasi 846 hingga 870 mdpl dengan perbedaan ketinggian ekstrem sebesar 24 meter. Kondisi morfologi tersebut diarahkan pada zonasi lahan yang menempatkan
bangunan pada area stabil di dataran tinggi dan lahan pertanian pada area produktif di lereng. Infrastruktur air bersih
dirancang menggunakan sistem gravitasi (Gravity-Fed System) dengan menempatkan tandon utama pada elevasi
tertinggi (±868 mdpl) guna mencapai efisiensi energi dan biaya operasional. Selain itu, sistem drainase jalan
diintegrasikan dengan badan air alami untuk mengendalikan limpasan air dan memitigasi risiko erosi serta banjir.
Simpulan penelitian menegaskan bahwa transformasi TLF menjadi pusat Edu-Agrowisata berkelanjutan didukung
oleh manajemen utilitas yang menghormati karakteristik alami lahan. Perencanaan ini menjamin keseimbangan antara
efisiensi operasional pertanian, konservasi lingkungan, dan kenyamanan fasilitas edukasi. 


ABSTRACT
Indonesia's agricultural sector faces productivity and regeneration challenges, making the Edu-Agrotourism model
a strategic solution to provide economic and educational value. This study aims to develop spatial planning and basic
infrastructure designs responsive to the steep topographic conditions of The Learning Farm (TLF) in Cianjur
Regency. The method employed a participatory and technical experimental approach using aerial mapping via a DJI
Mavic 2 Pro drone, processed with DroneDeploy and ArcGIS to generate Digital Elevation Model (DEM) maps.
Spatial analysis reveals that the 2.4-hectare area has an elevation range of 846 to 870 masl with an extreme height
difference of 24 meters. These morphological conditions dictate land zoning that places buildings on stable ground
in the highlands and agricultural activities in productive sloped areas. Clean water infrastructure is designed as a
Gravity-Fed System, positioning the main reservoir at the highest elevation (±868 masl) to achieve energy and
operational cost efficiency. Furthermore, the roadside drainage system is integrated with natural water bodies to
control runoff and mitigate erosion and flooding risks. The study concludes that TLF's transformation into a
sustainable Edu-Agrotourism center is supported by utility management that respects the natural characteristics of
the land. This planning ensures a balance between agricultural operational efficiency, environmental conservation,
and the comfort of educational facilities.


 


 


 

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yasin, N., Lia Rosmala Schiffer, Veronika Widi Prabawasari, Haryono Putro, Agus Suparman, Wahyu Prakosa, … Lilik Setiawan. (2025). PENDAMPINGAN PEMETAAN JARINGAN INFRASTRUKTUR DAN OPTIMALISASI TATA RUANG KAWASAN THE LEARNING FARM SEBAGAI PUSAT EDU-AGROWISATA. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 8(3), 686–695. https://doi.org/10.24912/jbmi.v8i3.35653
Bagian
Articles

Referensi

Bitty, S. E., Hendratta, L. A., Thambas, A. H., & Malingkas, G. (2024). Manajemen risiko pada sistem penyediaan air minum (SPAM) perpipaan dengan metode failure mode and effect analysis dan fault tree analysis. Paduraksa: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 13(2), 138-147. https://doi.org/10.22225/pd.13.2.10108.138-147

Darmawan, I., Mangidi, U., Muriadin, M., & Balaka, R. (2024). Evaluasi dan Optimalisasi Penyediaan Air Bersih Berbasis Masyarakat (Studi Kasus: Kawasan Langara Pesisir, Kab. Konawe Kepulauan). Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ), 5(1), 241-253. https://doi.org/10.54297/sciej.v5i1.593

Fedrina, R., Saira, F. K., & Wicaksono, M. A. (2025). Agrotourism development strategy through SWOT analysis in Agro Edukasi Wisata Ragunan. JELAJAH: Journal of Tourism and Hospitality, 6(2), 15–26. https://doi.org/10.33830/jelajah.v6i2.12121

Hoban, A. (2019). Water sensitive urban design approaches and their description. In A. K. Sharma,

T. Gardner, & D. Begbie (Eds.), Approaches to water sensitive urban design (pp. 25–47). Woodhead Publishing. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-812843-5.00002-2

Kurniawan, R., Ginting, G., Maria, M., Kosasih, F. R., Febrianti, R., & Nasoha, M. (2023). Pemetaan Rintisan Tata Kelola Wisata Menggunakan Drone Di Desa Kuripan. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(3), 756-765. https://doi.org/10.30653/JPPM.V8I3.480

Motloch, J. L. (2023). Introduction to Landscape Design (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Putri, S. A. P., & Naziah, A. (2024). Analisis Kualitas Air Baku dan Air Produksi Setelah Proses Pengolahan di PDAM Tirta Keumueneng Kota Langsa. Jurnal Hadron, 6(1), 16-20. https://doi.org/10.33059/jh.v6i1

Saihu, E. U. K. . ., Purba, A. ., & Sarkowi, M. (2023). Pemanfaatan Teknologi drone Guna Pemetaan Kesesuaian Ruang Untuk Perencanaan Lingkungan Perumahan di

Perkotaan. Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung, 4(1), 13–18. https://doi.org/10.23960/jpi.v4n1.92

Saudah, N., Syafi’i, N. M., Wantoro, A., & Sangadah, B. R. (2025). Regenerasi petani di Kabupaten Kebumen: Analisis tantangan dan arah strategi kebijakan pembangunan pertanian berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 6(1), 325–336. https://doi.org/10.47687/snppvp.v6i1.1780

Slamet, B., dkk. (2023). Pemanfaatan Drone Untuk Pemetaan Dalam Mendukung Data Desa Presisi Di Desa Rumah Sumbul Sibolangit. Talenta Conference Series: Agricultural and Natural Resources, 6(1), 7-13.

Tota-Maharaj, K., Ajibade, O. O., Arachchi, S., Hills, C. D., & Rathnayake, U. (2025). Sustainable drainage systems (SuDS) for rainwater harvesting and stormwater management in temporary humanitarian settlements. Nature-Based Solutions, 7, 100227.

https://doi.org/10.1016/j.nbsj.2025.100227

Tjahjaningsih, Y. S., Andayani, S., & Wijayanto, A. B. (2019). Pengadaan Air Bersih Dengan Pemanfaatan Teknologi Tenaga Gravitasi Di Dusun Pelan Kerep Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo. Empowering: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3, 21-29, https://doi.org/10.32528/emp.v3i0.2397

Wahyunto, W., Hikmatullah, H., & Suryani, E. (2021). Pedoman Penilaian Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Pertanian Strategis Tingkat Semi Detail. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Wigati, R., Maddeppungeng, A., & Krisnanto, I. (2015). Studi Analisis Kebutuhan Air Bersih Pedesaan Sistem Gravitasi Menggunakan Software Epanet 2. 0. Konstruksia, 6(2), 1-9.

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.