STUDI KOMPARATIF MODEL OCB DI UNIVERSITAS GALUH-CIAMIS, GARUT, DAN KUNINGAN YANG BERDAMPAK KEPADA KINERJA UNIVERSITAS

Vina S Marinda, Yusep Budiansyah, Shendy Amalia
| Abstract views: 168 | views: 171

Abstract

Private universities face obstacles in achieving maximum performance, this is shown by their accreditation scores. The accreditation score of majors at private universities in Ciamis, Garut, Kuningan is mostly B and C. The obstacles in achieving maximum performance may be due to the behavior of their human resources management. OCB is an HR behavior that provides benefits for the organization and cannot be developed as a formal role obligation or in the form of contracts that are indicated at these universities. This study aims to determine OCB and university performance at Galuh-Ciamis University, Garut, and Kuningan and the OCB model that has an impact on university performance. Quantitative and qualitative approaches are used in this study. Meanwhile, the research methods are comparative studies and development research. Comparative studies compare similarities and differences in the facts and properties of the object under study. Development research is used to develop the OCB model that impacts university performance.This study shows that Galuh-Ciamis University has OCB quality of 78.46% (good), university performance quality of 75.60% (good) and OCB influence on university performance of 21.3% while the remaining 78.7% is influenced by other variables. Garut University has OCB quality of 79.17% (good), university performance quality of 75.08% (good) but close to ‘good enough’ and OCB's influence on university performance is 28.6% while the remaining 71.4% is influenced by other variables. Kuningan University has OCB quality of 80.86% (good), university performance quality of 79.24% (good) and OCB's influence on university performance of 65.1% while the remaining 34.9% is influenced by other variables. OCB also has an influence on university performance, however the influence of OCB on the organizational performance of each university is different, so the OCB model was developed for maximum university performance


ABSTRAK: Universitas swasta menghadapi kendala dalam mencapai kinerja universitasnya, ini ditujukan oleh nilai akreditasi di universitas swasta. Nilai akreditasi program studi di universitas swasta di Ciamis, Garut, Kuningan sebagian besar B dan C. Kendala dalam mencapai kinerja uiversitas mungkin disebabkan oleh perilaku SDMnya. OCB merupakan perilaku SDM yang memberikan manfaat bagi organisasi dan tidak bisa ditumbuhkan sebagai kewajiban peran formal atau dengan bentuk kontrak yang ditunjukan di universitas-universitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui OCB dan kinerja universitas di Universitas Galuh-Ciamis, Garut, dan Kuningan serta model OCB yang berdampak pada kinerja universitas tersebut. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sedangkan metode penelitiannya adalah studi komparatif dan penelitian pengembangan. Studi komparatif membandingkan persamaan serta perbedaan fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang diteliti. Penelitian pengembangan digunakan untuk mengembangkan model OCB yang berdampak kepada kinerja universitas. Penelitian ini menujukan, Universitas Galuh-Ciamis memiliki OCB dengan kualitas 78,46% (baik), kinerja universitas dengan kualitas 75,60% (baik) dan pengaruh OCB terhadap kinerja universitas sebesar 21,3% sedangkan sisanya 78,7,6% pengaruh variabel lain. Universitas Garut memiliki OCB dengan kualitas 79,17% (baik), kinerja universitas dengan kualitas 75,08% (baik) namun mendekati cukup baik dan pengaruh OCB terhadap kinerja universitas sebesar 28,6% sedangkan sisanya 71,4% pengaruh variabel lain. Universitas Kuningan memiliki OCB dengan kualitas 80,86% (baik), kinerja universitas dengan kualitas 79,24% (baik) dan pengaruh OCB terhadap kinerja universitas sebesar 65,1% sedangkan sisanya 34,9% pengaruh variabel lain. OCB sama-sama memiliki pengaruh terhadap kinerja universitas namun besar pengaruh OCB terhadap kinerja organisasi setiap universitas berbeda, sehingga dikembangkanlah model OCB agar kinerja universitas maksimal.

Keywords

Comparative study;OCB; and university performance;;Studi komparatif;OCB;dan kinerja universitas

Full Text:

PDF

References

BAN PT. (2011). Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi-Buku III Pedoman Penyusunan Borang. BAN PT. Jakarta.

Hessel Nogi S, Tangkilisan. (2005). Manajemen Publik. PT. Gramedia Widiasarana. Jakarta

Organ, D., W. (2006). Organizational Citizenship Behavior. Ilustration Edition, Sage Publication, Inc.

Robbins, S., P. & Judge, T., A. (2007). Organizational Behavior. 12th Edition. Pearson- International.

Riduwan. (2005). Metode dan Teknik Menyusun Tesis, Alfabeta. Bandung.

Rivai, Veithzal. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan Dari Teori ke Praktik. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Robbins, Stephen P. (2006). Perilaku Organisasi. Edisi kesepuluh. PT Indeks Kelompok Gramedia. Jakarta.

Robbins, Stephen P. dan Timothy A. Judge. (2008). Perilaku Organisasi Edisi ke-12. Salemba Empat. Jakarta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Alfabeta. Bandung.

Yatiani, Ningsih. (2013). Pengembangan Organizational Citizenship Behavior untuk meningkatkan Kinerja Puskesmas. Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan., Vol.11, No. 1, Jan-Apr 2013:21-25.

Khuram Shahzad. (2011). Development of Model OCB: A Comparative Study of University Teachers from a Development and a Developed Country, Pakistan Research Repository.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.