Pengaruh pemberian jus tomat dan jus buah naga terhadap kadar gula pasien diabetes di Puskesmas III Kelurahan Peguyangan Kaja
Main Article Content
Abstract
Diabetes melitus ialah keadaan kadar gula darah dalam tubuh berlebih akibat kurangnya insulin. Jus tomat dan jus buah naga merupakan terapi nutrisi yang diaplikasikan untuk menangani penyakit diabetes melitus. Tomat (Solanum lypersicum) memiliki kandungan likopen yang memiliki fungsi untuk menangkal radikal bebas dan buah naga (Hylocereus undatus) memiliki banyak kandungan antioksidan dan serat. Kedua buah ini banyak diklaim dapat menurunkan kadar gula darah. Tujuan studi ini adalah mengetahui pengaruh pemberian jus tomat dan jus buah naga terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas III Kelurahan Peguyangan Kaja. Studi dilakukan dengan desain quasi eksperimental melalui two group pretest-posttest design pada Januari-Maret 2021. Data diolah dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon signed-ranks. Hasil studi didapatkan rerata kadar gula darah sebelum dilakukan pemberian jus buah naga yaitu 181±29,15 mg/dL, setelah dilakukan pemberian jus buah naga kadar gula darah turun menjadi 162±25,22 mg/dL (p-value = 0,003). Rerata kadar gula darah sebelum dilakukan pemberian jus tomat yaitu 173±33,53 mg/dL, setelah pemberian jus kadar gula darah turun menjadi 157 mg/dL±22,34 mg/dL (p-value = 0,001). Pemberian jus buah naga dan jus tomat memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar gula darah pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas III Kelurahan Peguyangan Kaja.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Tarumanagara Medical Journal (TMJ) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan bekerja secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan dari karya asli dan publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif jurnal versi pekerjaan yang dipublikasikan (misalnya, memposting ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Setiap teks yang dikirim harus disertai dengan "Perjanjian Transfer Hak Cipta" yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Unduh
References
Triyono SDK, Herdiyanto YK. Konsep Sehat Dan Sakit Pada Individu Dengan Urolithiasis (Kencing Batu) Di Kabupaten Klungkung, Bali. Jurnal Psikologi Udayana. 2017;4(2): 263-76.
International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. International Diabetes Federation.: Brussels, Belgium, 2015.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Infodatin). Jakarta, 2019.
Febiola DP, Huzaifah Z. Pengaruh Pemberian Jus Tomat Terhadap Kadar Gula Darah Pada Klien Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Dinamika Kesehatan. 2018;9(2):278–85.
Astuti YD, Rahayuningsih HM. Pengaruh Pemberian Jus Tomat Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Prediabetes. Journal of Nutrition College. 2013;2(1):111–7.
Jiwintarum Y, Fauzi I, Diarti MW, Santika IN. Penurunan Kadar Gula Darah Antara Yang Melakukan Senam Jantung Sehat Dan Jalan Kaki. Jurnal Kesehatan Prima. 2019;13(1):1–9.
Sujarweni VW. Metode Penelitian : Lengkap, Praktis dan Mudah di Pahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. 2014.
Amir SMJ, Wungouw H, Pangemanan D. Kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Bahu kota Manado. e-Biomedik 2015;3(1):32-40.
Trisnawati SK, Setyorogo S. Faktor Resiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2013;5(1):6–11.
Pahlawati A, Nugroho PS. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Usia dengan Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda Tahun 2019. Borneo Studies and Research. 2019;1(1): 1–5.
Zheng Z, Yin Y, Lu R, Jiang Z. Lycopene Ameliorated Oxidative Stress and Inflammation in Type 2 Diabetic Rats. J Food Sci. 2019;84(5):1194–200.
Sudiarto S, Rusmono W. Potensi Jus Tomat Menurunkan Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) Pada Pasien Diabetes Militus. Mahakam Nursing Journal.2018;2(4):176-82.
Wiardani NK, Moviana Y, Puryana IGPS. Jus Buah Naga Merah Menurunkan Kadar Glukosa Darah Penderita DMT2. Jurnal Skala Husada. 2014;11(1):59–66.
Hadi T, Sulendri NKS, Luthfiyah F, Cahyaningrum A. Pemberian Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pasien DM di Wiayah Kerja Puskesmas Tanjung Karang. Jurnal Gizi Prima 2018;3(2):131–8.
Widyastuti AN, Etika RN. Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah (hylocereus polyrhizus) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Pria Prediabetes. Journal of Nutrition College. 2015;4(2):126-32.