Pengaruh pengetahuan tentang dismenorea terhadap penanganannya pada mahasiswi kedokteran Universitas Tarumanagara
Main Article Content
Abstract
Pada masa pubertas, menstruasi menjadi tanda kematangan organ seksual. Namun, saat menstruasi biasanya muncul keluhan nyeri yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari (dismenorea). Kejadian dismenorea di Indonesia diperkirakan mencapai 55% di kalangan wanita usia produktif. Pengetahuan mengenai dismenorea pada mahasiswi adalah hal sangat penting sehingga mereka dapat mengetahui dan memiliki perilaku penanganan dismenorea yang baik. Tujuan studi ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap dismenorea dengan perilaku penanganananya. Studi ini bersifat analitik observasional dengan metode cross-sectional. Pengambilan 194 mahasiswi Kedokteran Universitas Tarumangara angkatan 2020-2022 sebagai subjek studi menggunakan teknik consecutive non-random sampling. Pengambilan data pengetahuan dan penanganan dismenorea menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Data yang didapatkan mayoritas subjek memiliki pengetahuan baik (71,6%) dan perilaku positif terhadap penanganan dismenorea (61,9%). Analisis secara statistik didapatkan hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penanganan dismenorea (p-value = 0,022 dan 0,046). Mahasiswi yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik pada umumnya juga memiliki perilaku penanganan yang positif (nilai PRR = 1,43 dan 1,88).
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Tarumanagara Medical Journal (TMJ) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan bekerja secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepengarangan dari karya asli dan publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif jurnal versi pekerjaan yang dipublikasikan (misalnya, memposting ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Setiap teks yang dikirim harus disertai dengan "Perjanjian Transfer Hak Cipta" yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Unduh
References
Agustin M. Hubungan antara tingkat dismenore dengan tingkat stres pada mahasiswi Akper AsSyafi’iyah Jakarta. Jurnal Afiat Kesehatan dan Anak. 2018;4(2):603-12.
Proverawati A, Misaroh S. Menarche menstruasi pertama penuh makna. Yogyakarta: Nuha Medika; 2017.
Purba FS, Sarumpaet SM, Jemadi. Faktor-faktor yang berhubungan dengan dismenore pada siswi di SMK Negeri 10 Medan tahun 2013. Jurnal Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi. 2013;2(5).
Hatmanti NM. Tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2015;8(1):58-67.
Setyowati H. Akupresur untuk kesehatan wanita berbasis hasil penelitian. Magelang: UNIMMA Press; 2018.
Notoatmodjo. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta; 2007
Rahmawati T. Hubungan tingkat pengetahuan dismenorea mahasiswi Pendidikan Biologi UIN Walisongo Semarang terhadap sikap mengatasi dismenorea primer. [Skripsi]. Semarang: Pendidikan Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Walisongo; 2016.
Meylawati LE, Anggraeni F. Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dalam mengatasi dismenorea primer pada remaja. Jurnal Wacana Kesehatan. 2021;6(1):33-8.
Salamah U. Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap perilaku penanganan dismenore. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia. 2019; 9(3):123–7.