Penerapan Ornamen Pepatraan Pada Interior Lobby Hotel Wyndham Garden Kuta Beach

Main Article Content

Kathleen Herwanto
Muhammad Nashir Setiawan
Ika Yuni Purnama

Abstract

Ornamen Bali merupakan salah satu elemen ragam hias yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan Bali. Ornamen tersebut memiliki peran yang mendalam serta mencerminkan nilai-nilai budaya, nilai religi, dan sejarah masyarakatnya. Setiap ornamen yang digunakan dalam seni Bali tidak hanya menjadi hiasan semata, tetapi juga sarat dengan makna filosofis dan nilai-nilai kehidupan. Salah satu jenis ornamen Bali  adalah pepatraan. Ornamen pepatraan sebagai representasi bentuk alam, terutama tumbuhan dan ditampilkan dengan pola yang berulang. Penulisan ini untuk mengkaji ornamen Pepatraan yang diterapkan pada interior lobby hotel Wyndham sebagai identitas lokal yang kuat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif berupa sebuah metode penelitian yang menghasilkan informasi rinci dalam bentuk deskripsi. Ornamen pepatraan terdiri dari beberapa jenis yaitu Patra Punggel, Patra Cina, Patra Ulanda, Patra Samblung, Patra Banci, Dan Patra Sari. Penerapan ornamen pepatraan pada interior lobby, sebagai area publik yang berfungsi sebagai ruang penyambutan atau menghubungkan pintu masuk dengan bagian ruang lainnya dalam bangunan. Ornamen pepatraan tidak hanya bersifat dekoratif semata, tetapi juga memiliki makna yang melibatkan perlindungan terhadap kehidupan manusia. Dengan menyajikan ornamen pepatraan, bangunan tersebut menciptakan lingkungan yang memberikan perlindungan dari rasa takut, panas, haus, dan aspek-aspek lainnya yang dapat memengaruhi kesejahteraan manusia. Sehingga, penggabungan ornamen pepatraan pada interior lobby tidak hanya memperindah tampilan ruang, tetapi juga menciptakan atmosfer yang nyaman dan aman bagi para tamu hotel.

Article Details

Section
Articles

References

Angelina, A., Irawan, H., & Mariana, M. (2021). The Application of Balinese Decorative Pattern in Lobby and Guest Rooms at the Amnaya ’ s Kuta Hotel & Resort Interiors. 570(Icebsh), 1132–1137.

MAHARLIKA, F. (2018). Studi Multikultural Pada Ornamen Bali Pepatraan: Patra Cina. Serat Rupa Journal of Design, 2(1), 67. https://doi.org/10.28932/srjd.v2i1.478

Nediari, A. (2014). Sebagai Upaya Konservasi Budaya Bangsa Khususnya pada Perancangan Interior hasil dan pembahasan Provinsi Bali. Humaniora, 5(1), 521–540.

Rahman, A. P., Listiani, A., Susanti, E., Halim, M., Sena, P. G., & Sharfina, S. E. (2020). ANTARA: Antisipasi Bencana dengan Huntara. Nuansa Cendekia. https://books.google.co.id/books?id=oy0MEAAAQBAJ

Suardina, N., Suardana, I. W., & Laba, I. N. (2022). Patra Punggel dalam Telaah Konsep Penciptaan Seni Visual. Panggung, 31(4), 504–517. https://doi.org/10.26742/panggung.v31i4.1907

Suparta, I. M. (2015). Jenis Hiasan Tatahan Bade. Imaji, 8(1). https://doi.org/10.21831/imaji.v8i1.6651

Suryada, I. G. A. B. (2014). Ornamen-Ornamen Bermotif Kedok Wajah dalam Seni Arsitektur Tradisional Bali. Jurnal Permukiman Natah, 12(2), 9–20.

Waisnawa, I. M. J. (2013). Ornamen Bali Dalam Desain Interior Hotel Ari Putri. Imaji, 11(2).

Wayan, N., Utami, A., Luh, N., & Niti, G. (2021). ORNAMEN TRADISIONAL BALI PADA INTERIOR BANGUNAN GEDUNG. 4, 167–180.

Widianti, A. K., & Studyanto, A. B. (2017). Membaca Makna Ornamen Pepatraan Meja dan Kursi di Ruang Pengadilan Kerthagosa Klungkung Bali. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 1(1), 152. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i1.345

Yupardhi, T. H., Sn, S., & Des, M. (2014). Oleh : I Made Jayadi Waisnawa , S . Sn ., M . Sn ( 0010098401 ).