STUDI IMPLEMENTASI PERSEBARAN STASIUN BIKESHARE PADA LOKASI EKSISTING DI KAWASAN SCBD SENAYAN, JAKARTA

Angelika Fortuna Dewi Rusdy Putri, Liong Ju Tjung, Priyendiswara A.B. Priyendiswara
| Abstract views: 25 | views: 21

Abstract

 

Abstrak

Masifnya pembangunan infrastruktur transportasi yang berbasis transit menandakan bahwa saat ini terdapat urgensi untuk menggiatkan penggunaan sustainable transportation di perkotaan, khususnya bagi kota dengan tingkat kemacetan yang tinggi seperti Jakarta. MRT dan konsep Transit Oriented Development (TOD) menjadi platform yang diharapkan untuk menjadi solusi untuk mencapai pembangunan kota yang berkelanjutan. Di Jakarta, salah satu  kawasan yang ditetapkan menjadi Kawasan TOD adalah Kawasan SCBD Senayan yang memiliki 2 stasiun MRT yaitu Stasiun Istora Mandiri dan Stasiun Senayan. Kawasan SCBD Senayan yang ditetapkan berdasarkan RPJMD PT MRT Jakarta 2017 – 2022 merupakan segitiga emas Jakarta yang identik dengan distrik komersial kelas atas dan menjadi salah satu pusat bisnis terbesar di Jakarta. Meskipun merupakan kawasan yang well developed, kawasan ini belum cukup mengakomodir penggunaan transportasi yang sustainable karena tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Untuk mendukung penggunaan transportasi berbasis transit seperti MRT dan Transjakarta di Kawasan SCBD Senayan, studi ini mengkaji desain spasial stasiun Dockless Bikeshare yang dapat menjadi bagian dalam transportasi publik dengan metode field approach untuk mendesain persebaran stasiun bikeshare pada lokasi-lokasi eksisting yang juga terintegrasi dengan titik transit di Kawasan SCBD Senayan. Desain spasial ini memberikan first to last mile solution, artinya jika pengguna transportasi umum sampai di titik transit, maka perjalanan selanjutnya dilakukan dengan menggunakan sepeda pinjam (bikeshare) untuk sampai ke tempat tujuannya.

The massive development of transit oriented transportation indicates that there is rather an urgency to practice sustainable transportation in cities, especially in cities with severe congestion like Jakarta. MRT and Transit Oriented Development (TOD) become platforms that are hoped to be a solution in a sake of reaching the sustainable urban development. In Jakarta, one of the districts that is set to be a TOD area is Senayan SCBD Area with 2 MRT stations, which are Istora Mandiri and Senayan. Senayan SCBD area is legalized under the RPJMD of PT MRT Jakarta 2017-2022. Although the area is considered well developed, it is insufficient to accommodate the use of sustainable transportation due to high numbers of private use of motorized transportation. To support a-transit-based transportation like MRT and Transjakarta in Senayan SCBD Area, this study attempts to research how Dockless Bikeshare can potentially be a part of public transportation with field approach method to spatially design the bikeshare station in existed locations that are also integrated with public transit. The spatial design allows the first to last mile solution, so once people reach the transit, they can continue to get into their destination by using the bikeshare.

   

Keywords

berkelanjutan; dockless bikeshare; infrastruktur; transportasi

Full Text:

PDF

References

Dana Y., J. M. (2018). The Bikeshare Planning Guide. New York: Institute of Transportation and Development Policy.

Deng H. L. S. (2018). Can Private and Public Bike-Share Coexist? A Cautionary Tale from China. Sustainable Transport - ITDP China, 1-2.

Dorina P. D. S. (2015). Sustainable Urban Transport in the Developing World: Beyond Megacities. MDPI Sustainability, 1-3.

Edmonton, C. o. (2012). Transit Oriented Development Guidelines. Edmonton: Edmonton City Council.

Indonesia, I. (2018). RAPAT FINALISASI Uji Coba Bike Share di Kota Jakarta. Central Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia: Institute of Transportation and Development Policy.

Jakarta, B. D. (2018, July 12). RPJMD DKI Jakarta 2017-2022. Diambil kembali dari https://bappeda.jakarta.go.id

Kenyon, A. (2017). TOD Standard 3.0. New York: Institute of Transportation and Development Policy.

Pransiska, L. (2019, June 14). Kompas. Diambil kembali dari otomotif.kompas.com: https://otomotif.kompas.com/read/2019/06/14/100200815/pemerhati-transportasi-perlu-pembatasan-motor-di-sudirman-thamrin

Tiga Program Strategis PT MRT Jakarta di RPJMD 2017-2022. (2018, 4 5). Diambil kembali dari jakartamrt.co.id: https://www.jakartamrt.co.id/2018/04/05/tiga-program-strategis-pt-mrt-jakarta-di-rpjmd-2017-2022/


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.