Michael Ong, Dewi Ratnaningrum
| Abstract views: 49 | views: 55


Millennials are currently the most prominent age demographic in Indonesia, a generation that has the highest number of people compared to other age groups that wholly consist of peope in productive age. As the prominent demographic group, their behaviour and lifestyle is an important trend that needs to be observed. Their 2 most dominant lifestlye are: 1. Food, a big part of their lifestyle, Millennials spend most of their money on food, especially on dining out, and; 2. Sedentary Lifestyle, 84% of Jakarta citizen’s profession can be categorized as a job with passive physical activity, furthermore the advancement of digital technology has made daily activity less active. These things needs to be paid attention to, as both of them are the main cause of obesity, which itself is a major cause of 4 of 5 illness that caused death in Indonesia, and can be observed in 37.1% of adults in Jakarta. To mitigate this, a program is designed to solve this issue preventively, by instilling a healthy bevahiour in their daily life. The chosen design method is typology. Function-wise it is based on wellness center, which promotes health not only by medicine but also through building a healthy lifestyle. Shape-wise, is to design a building which passively promotes healthy lifestyle by its shape. Based on these, the proposed program is Integrated Health Facility, which is an integrative medicine based  facility. The main focus of this program is diet nutrition and physical activiy, with the main program categorized as food, pyhsical activity, clinic, and health community. Stair is the main concept, used as the main circulation and split level design, to passively encourage physical activity.



Generasi Millennial adalah sebuah generasi yang sedang mendominasi di Indonesia, sebagai generasi yang keseluruhannya merupakan usia produktif dengan persentase terbesar dibandingkan dengan generasi usia lainnya. Sebagai generasi yang dominan, gaya hidup dan perilaku mereka layak menjadi perhatian. Dua hal yang dominan adalah: 1. Makanan, sebuah bagian besar dari gaya hidup mereka, terlihat dari pengeluaran Generasi Millennial untuk makanan, khususnya untuk makan di luar, merupakan pengeluaran terbesar mereka, dan; 2. Sedentary Lifestyle, 84% profesi penduduk Jakarta merupakan profesi yang tidak aktif, selain itu dengan kemajuan teknologi digital membuat aktivitas sehari-hari semakin menjadi kurang aktif. Kedua gaya hidup ini perlu menjadi perhatian, karena keduanya merupakan penyebab utama dari Obesitas, yaitu penyebab 4 dari 5 penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia, serta diderita oleh 37.1% penduduk dewasa Jakarta. Sebagai upaya penyelesaian dari masalah ini, sebuah program dan fasilitas dirancang untuk menyelesaikan masalah ini secara preventif, yaitu melalui menumbuhkan kebiasaan gaya hidup sehat. Metode perancangan yang digunakan adalah tipologi. Secara fungi mengikuti trend wellness center, yaitu kesehatan tidak hanya melalui pengobatan, tetapi juga melalui gaya hidup sehat. Selain itu secara bentuk, yaitu menghasilkan bangunan yang melalui bentuknya mendorong gaya hidup sehat. Berdasarkan ini, bangunan yang dihasilkan adalah Integrated Health Facility, yaitu sebuah fasilitas kesehatan yang secara menyeluruh. Fokus utama dari fasilitas ini merupakan nutrisi (makanan) dan aktivitas fisik, dengan program utama yang ditawarkan dapat dikategorikan menjadi makanan, aktivitas fisik, klinik serta komunitas kesehatan. Tangga menjadi konsep utama dari bangunan, yaitu sebagai sirkulasi dan permainan split level, untuk mendorong aktivitas fisik secara pasif.


Gaya Hidup; Generasi Millennial; Integrated Health; Obesitas; Preventif

Full Text:



Carlson, E. (2008). The Lucky Few: Between the Greatest Generation and the Baby Boom.Springer

Debora, Y. (2017). Ke Mana Mengalirnya Uang Para Millennial?. Diperoleh dari https://tirto.id/ke-mana-mengalirnya-uang-para-milenial-cv76.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. (2018). Data Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Usia per Kelurahan. Diperoleh dari http://data.jakarta.go.id/dataset/data-jumlah-penduduk-provinsi-dki-jakarta-berdasarkan-kelompok-usia-per-kelurahan/resource/3c672c08-a94c-4e57-8ce9-67e3d357d1d0.

Fry, R. (2018).Millennials projected to overtake Baby Boomers as America's largest generation. Diperoleh dari: https://web.archive.org/web/20190309173020/http://www.pewresearch.org/fact-tank/2018/03/01/millennials-overtake-baby-boomers/

Frohnwieser, A., Hopf, R., & Oberzaucher, E. (2013). Human walking behavior: the effect of pedestrian flow and personal space invasions on walking speed and direction. Human Ethology Bulletin, 28(3), 20-28.

Hidayah, A. (2018). Buat Ngopi Habiskan Sejuta, Ini Potret Gaya Hidup Millennial Jakarta. Diperoleh dari https://www.moneysmart.id/konsumtif-dan-boros-jadi-gaya-hidup-milenial-jakarta/.

Houle, B. (2013). How Obesity Relates to Socioeconomic Status. Diperoleh dari https://www.prb.org/obesity-socioeconomic-status/

Katadata. (2016). 20 Profesi Warga Jakarta, Apa yang Dominan?. Diperoleh dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/09/08/26-persen-warga-jakarta-bekerja-sebagai-karyawan.

Kennedy, R. A., Boreham, C. A., Murphy, M. H., Young, I. S., & Mutrie, N. (2007). Evaluating the effects of a low volume stairclimbing programme on measures of health-related fitness in sedentary office workers. Journal of sports science & medicine, 6(4), 448.

Kobus, R. L., Skaggs, R. L., Bobrow, M., Kliment, S. A., Thomas, J., & Payette, T. M. (2008). Building type basics for healthcare facilities (Vol. 13). John Wiley & Sons.

Kopec, D. A. (2006). Environmental psychology for design. New York: Fairchild.

Lau, D. C., Douketis, J. D., Morrison, K. M., Hramiak, I. M., Sharma, A. M., & Ur, E. (2007). 2006

Mboi, N., Surbakti, I. M., Trihandini, I., Elyazar, I., Smith, K. H., Ali, P. B., & Glenn, S. D. (2018). On the road to universal health care in Indonesia, 1990–2016: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2016. The Lancet, 392(10147), 581-591.

Mckenna, C. (2013).Welcome to the Wellness Center: A New Breed of Recreation Design.Diperoleh dari: https://www.archdaily.com/421042/the-wellness-center-a-new-breed-of-recreation-design

Nandini, W. (2018). 1 dari 4 Penduduk Dewasa Mengalami Obesitas. Diperoleh dari https://katadata.co.id/infografik/2018/04/05/1-dari-4-penduduk-dewasa-mengalami-obesitas.

National Health Service.of the United Kingdom. (2019). Obesity. Diperoleh dari https://www.nhs.uk/conditions/obesity/

Prasad, Sunand. (2012). Typology: Hospital. Diperoleh dari https://www.architectural-review.com/essays/typology/typology-hospitals/8629443.article

Richard J. Diedrich, & Stephen A. Kliment. (2005). Building type basics for recreational facilities. John Wiley & Sons.

Saussier, J. (2018). Millennials Supertrend: Investing in Fun, Health, and Leisure. Diperoleh dari https://www.credit-suisse.com/corporate/en/articles/news-and-expertise/millennials-supertrend-investing-in-fun-health-and-leisure-201809.html.

Sutanto, A., dan Andani, L.(2018).Dear Millennials, Dialogue Between Type and Behaviour. Jakarta.

Tate, D. F., Jeffery, R. W., Sherwood, N. E., & Wing, R. R. (2007). Long-term weight losses associated with prescription of higher physical activity goals. Are higher levels of physical activity protective against weight regain?. The American journal of clinical nutrition, 85(4), 954-959.

The University of Arizona: Andrew Weil Center for Integrative Medicine. (2019). What is Integrative Medicine. Diperoleh dari https://integrativemedicine.arizona.edu/about/definition.html.

Tjahjono, G. (2000). Metode Perancangan Suatu Pengantar Untuk Arsitek dan Perancang. Jakarta: Universitas Indonesia.

World Health Organization.(2018). Obesity and overweight. Diperoleh dari https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


  • There are currently no refbacks.